Klopp dan Ancelotti Berebut Laga Abadi Derby Merseyside

Klopp dan Ancelotti Berebut Laga Abadi Derby Merseyside

- in HIBURAN
114
0
Liga Inggris, Liverpool Vs Everton, Klopp dan Ancelotti Berebut Laga Abadi Derby Merseyside. - Derby Merseyside (Foto: The Guardian)Liga Inggris, Liverpool Vs Everton, Klopp dan Ancelotti Berebut Laga Abadi Derby Merseyside. - Derby Merseyside (Foto: The Guardian)

Pelatih LiverpoolJuergen Klopp berkeinginan akan mewujudkan impian tim berjuluk The Reds itu untuk memenangi Laga Abadi Derby Merseyside melawan Everton. 

Pertandingan pekan ke-25 kompetisi Liga Inggris itu dijadwalkan pada Minggu, 21 Februari 2021, pukul 00.30 WIB. 

The Reds akan menjamu The Toffees, julukan Everton, di Anfield, pertarungan abadi derby Merseyside diprediksi akan berlangsung dengan panas dan ketat. 

Kedua tim hanya terpaut selisih tiga poin di daftar klasemen, kedua tim sama-sama berpeluang meraih kemenangan pada laga derby ini. 

Liverpool menderita 3 kali kekalahan di pertandingan Liga Inggris, The Reds akan berusaha mengubah catatan buruk ini saat menghadapi The Toffees. 

Tim asuhan Juergen Klopp berhasil meraih kemenangan yang meningkatkan moral, mereka menekuk Leipzig di babak 16 besar Liga Champions pada tengah pekan kemarin. 

Everton tidak pernah menang dalam 3 laga Liga Domestik terakhir mereka, 2 kali kalah dan 1 kali imbang. Tim asuhan Carlo Ancelotti akan bertarung habis-habisan pada laga derby Merseyside. 

Catatan rekor pertemuan keduanya menjadi catatan yang cukup suram untuk The Toffees. Mereka terakhir meraih kemenangan melawan Liverpool di Goodison Park pada tahun 2010 silam. 

Liverpool berhasil meraih kemenangan 3 kali dan imbang 3 kali dari 6 pertemuan terakhir mereka dengan Everton. 

Pelatih Everton, Carlo Ancelotti berharap Dominic Calvert-Lewin kembali pada hari Sabtu. Penyerang timnas Inggris ini akan dipantau sebelum laga. 

“Kami lebih suka memberi Allan satu hari latihan daripada duduk di bangku cadangan. Kami berharap dia akan siap saat laga, Calvert-Lewin, kurasa bisa dimainkan,” ujar Carlo Ancelotti dalam cuitan Twitter resmi Everton. 

Kedua tim sedang jauh dari performa terbaik mereka, tetapi mereka cenderung mengabaikan fakta ini dalam laga derbyLiverpool mendapat ujian berat saat menaklukkan Leipzig, yang memberikan perlawanan sepanjang laga. 

Everton ditumbangkan 3-1 oleh tim bertabur bintang, Manchester City, pada laga sebelumnya. Mereka bisa gagal melawan Liverpool yang memiliki catatan apik saat laga derby melawan The Toffees di Anfield. 

Duel yang disebut sebagai derby Merseyside tersebut sering dianggap sebagai derby teramah. 

Pertandingan antara Liverpool melawan Everton memiliki beberapa nama. Awalnya, laga tersebut bertajuk City of Liverpool Derby. 

Kemudian, banyak yang menyebutnya sebagai derby Lancaster. Kini, sebutan yang lazim digunakan adalah derby Merseyside. 

Hal utama yang membedakan Derby Merseyside dari derby lainnya adalah hubungan erat antara kedua suporter. Kedua sisi memiliki jalinan kasih yang dibangun atas rasa hormat. 

Pada saat pertandingan, tidak ada pembagian tempat untuk masing-masing suporter. Mereka saling berbaur melihat pemain kesayangan berjuang meraih kemenangan. Tak heran, derby Merseyside dianggap sebagai derby paling ramah. 

Berikut ini adalah lima alasan lainnya kenapa Liverpool versus Everton jadi derby paling ramah. 

Satu Keluarga Beda Cinta. Sepak bola merupakan bagian kota Liverpool. Bersama dengan musik, sepak bola membuat Liverpool menjadi kota yang unik di Inggris. 

Pada banyak peristiwa di kota lain, satu keluarga biasanya akan mendukung satu klub. Kesetiaan kepada klub diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Namun, itu tidak terjadi di Liverpool. 

Di Liverpool, bukan pemandangan aneh ketika suami istri berangkat bersamaan dari rumah, tetapi menggunakan warna syal yang berbeda. Sang ayah mengenakan syal merah warna kebanggaan Liverpool, sedangkan sang ibu melilitkan syal biru di lehernya pertanda sebagai suporter Everton. 

Derby Persahabatan. Banyak yang mengira laga Liverpool melawan Everton yang dilabeli sebagai derby persahabatan membuat duel tak berlangsung dengan tensi tinggi.  Namun, kenyataannya Derby Merseyside merupakan laga dengan kartu merah terbanyak di Premier League dalam 10 tahun terakhir. 

Namun, tensi tinggi tidak menjalar ke bangku penonton. Pada Derby Merseyside, biasanya pengamanan akan minim. Tidak banyak polisi yang diterjunkan untuk mengamankan pertandingan. 

Hal tersebut tak terlepas dari hubungan antar suporter yang baik. Selain itu, tidak banyak perbedaan antara pandangan politik dan sosial antara kedua tim. 

Tidak ada perselisihan seperti di Manchester, di mana satu klub dianggap berasal dari dalam kota dan yang lainnya merupakan pemberontak. 

Tumbuh Bersama. Jika menonton pertandingan secara langsung di Anfield atau Goodison Park, Anda akan melihat ribuan pria dan wanita, berusia 30 hingga 50 tahun, yang menjadi suporter setia hampir sepanjang hidup mereka. 

Orang-orang tersebut tumbuh pada periode 1980-an ketika Liverpool menjadi tim terbaik di Inggris dan Eropa. Selain itu, Everton juga mencapai puncak prestasi. 

Pada saat itu, sepak bola menjadi pelarian dari kenyataan dan depresi soal kondisi iklim sosial. Ada rasa saling menghormati antara suporter atas apa yang dicapai klubnya masing-masing. 

Mesra di Bursa Transfer. Sepanjang sejarah, telah terjadi lebih dari 30 transfer yang melibatkan kedua klub. Jumlah tersebut menjadi satu di antara yang terbanyak di mana transfer melibatkan dua tim dari satu kota. 

Pada 1970-an, ada 20 pemain Everton yang bergabung dengan Liverpool. Sementara itu, 10 pemain lainnya melakukan perjalanan yang sebaliknya. 

Abel Xavier adalah satu di antara pemain terakhir yang berganti klun. Pada 2002, ia menukar jersey biru dengan merah karena adanya permintaan dari Paul Gascoigne. 

Selain itu, ada juga Peter Beardsley yang dikirim oleh Graeme Souness ke everton dengan alasan yang masih menjadi tanda tanya. Ada juga pemain seperti Steve McMahon yang pernah bermain untuk kedua tim, tetapi tidak pindah secara langsung. 

Tragedi Hillsborough. Tragedi Hillsborough adalah tragedi kemanusiaan. Sebanyak 96 orang meninggal dunia pada hari itu karena kelalaian dan ketidakmampuan pihak keamanan. Ratusan orang lainnya juga terluka. 

Tragedi tersebut membuat denyut nadi kota Liverpool lumpuh. Banyak kesedihan karena mereka yang pergi menonton sepak bola tidak pernah kembali. 

Tragedi tersebut juga membuat suporter Everton bersedih. Mereka kehilangan sahabat dan saudara pada hari tersebut. 

Sejak saat itu, para suporter Everton turut bergandengan tangan untuk menuntut adanya tanggung jawab dari pihak terkait. Sementara itu, beberapa suporter Manchester City, Manchester United, dan Sunderland juga ikut beraksi. 

Tak heran, suporter Liverpool memiliki rasa hormat yang tinggi kepada penggemar Everton. Meski berbeda klub kesayangan, namun kota Liverpool bersatu untuk mencari titik terang tragedi Hillsborough. 

Jadi, duel antara Liverpool Vs Everton selalu istimewa, tak seperti derby lainnya. Mantan striker LiverpoolDjibril Cisse menyebut, laga Derby Merseyside antara Liverpool melawan Everton akan sangat terasa istimewa. Tidak seperti derby lainnya yang pernah ia rasakan. 

“Ini istimewa karena kedua stadion sangat dekat,” tutur Djibril Cisse seperti dilansir Fottball365. 

Bayangkan saja, lanjutnya, keistimewan laga ini adalah karena pendukung kedua kubu adalah saling berkeluarga, bersahabat dan saling akrab. 

“Akan tetapi yang membuatnya lebih istimewa adalah karena dalam keluarga yang sama Anda akan memiliki beberapa penggemar Liverpool dan beberapa penggemar Everton,” lanjut Djibril. 

Jika pada derby yang lain, kata dia, mendengar rencana laganya sudah saling memperlihatakan permusuhan, tidak demikian halnya dengan Derby Merseyside ini. 

“Ketika Anda mendengar kata derby, Anda berpikir tentang kebencian. Dua klub yang saling membenci, tetapi sebenarnya tidak demikian,” ujar Djibril Cisse lagi. 

Cisse membandingkan Derby Merseyside dengan derby-derby lain yang pernah dia rasakan. 

Cisse mengambil derby of the eternal rivals alias duel antara Panathinaikos dengan Olympiakos serta Le Classique alias pertandingan antara Paris Saint-Germain (PSG) dengan Olympique Marseille sebagai contoh. 

Seperti diketahui, Cisse pernah bermain di dua derbi tersebut saat membela Panathinaikos (2009-2011) dan Olympoique Marseille (2006-2009). 

Menurut Cisse, Derby Merseyside tidak seperti dua derby tersebut. Duel antara Liverpool melawan Everton selalu memberikan perasaan tersendiri bahkan setelah pertandingan berakhir, tidak seperti yang telah dia sebutkan tadi. 

“Bagi kami sebagai pemain, kami tahu pentingnya pertandingan ini, dan ini tidak sama dengan PSG-Marseille atau Panathinaikos-Olympiakos,” tutur Cisse. “Anda bisa merasakan perbedaannya selama seminggu penuh,” lanjutnya. 

Sebagai pendatang, lanjut Djibril Cisse, awalnya dirinya juga tak begitu faham makna dari istilah derby itu. 

“Sebagai pendatang, ketika pertama saya tiba di Liverpool tahun 2004, saya mendengar tentang derby ini, tetapi tidak begitu tahu tentang arti di baliknya. Kala itu saya cukup dekat dengan Steven Gerrard, dan dia memberi tahu saya tentang betapa pentingnya pertandingan ini,” kenangnya. 

Dengan merasakan langsung dan menyaksikannya, Djibril menjadi jatuh cinta dan mengaku siap selalu menjadi pendukung seratus persen bagi Liverpool. 

“Setelahnya, saya selalu siap memberikan 100 persen untuk memastikan bahwa Liverpool adalah klub yang memegang kota ini,” tandas sosok yang membela Liverpool ntara 2004 sampai 2007 itu. 

Prediksi Skor laga kali ini. Liverpool tidak terkalahkan dalam 24 pertandingan kandang terakhirnya melawan Everton di semua kompetisi. 

Liverpool selalu menang dalam 4 pertandingan kandang terakhirnya melawan EvertonLiverpool tanpa kemenangan dalam 5 pertandingan kandang terakhirnya di Premier League. 

Liverpool hanya mampu mencetak total 1 gol dalam 4 pertandingan kandang terakhirnya di Premier League, dan kebobolan total 6 gol. 

Mohamed Salah selalu mencetak 1 gol dalam 3 penampilan terakhirnya untuk Liverpool di semua kompetisi. 

Dominic Calvert-Lewin selalu mencetak gol dan/atau assist dalam 3 penampilan terakhirnya untuk Everton di semua kompetisi (3 gol, 1 assist). 

Everton tidak terkalahkan dalam 7 pertandingan tandang terakhirnya di Premier League. 

Everton selalu mencetak minimal 2 gol dalam 3 pertandingan tandang terakhirnya di Premier LeagueEverton tanpa kemenangan dalam 3 pertandingan terakhirnya di Premier League. 

Everton selalu kebobolan minimal 2 gol dalam 3 pertandingan terakhirnya di Premier League. Prediksi Skor akhir Liverpool 2-1 Everton.(JORO) 

Perkiraan Susunan Pemain 

Liverpool (4-3-3): AlissonRobertsonHenderson, Kabak, Alexander-Arnold; Jones, WijnaldumThiago; Mane, Firmino, Salah. Pelatih: Jurgen Klopp. 

Info skuad: Matip (cedera), Keita (cedera), Van Dijk (cedera), Jota (cedera), Gomez (cedera), Milner (cedera), Fabinho (meragukan). 

Everton (4-2-3-1): PickfordDigne, Keane, GodfreyHolgateDaviesDoucoureRicharlisonSigurdsson, James RodriguezCalvert-LewinPelatih: Carlo Ancelotti. 

Info skuad: Gbamin (cedera), Allan (meragukan), Calvert-Lewin (meragukan), Delph (meragukan), Mina (meragukan). 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

West Ham United Gol Bunuh Diri, Setan Merah Menang

Kemenangan tipis diraih Manchester United alias MU saat menghadapi West Ham United