Usut Mega Skandal Korupsi Jiwasrayagate, 14 Orang Diperiksa, Petinggi Perusahaan Investasi Juga Digarap Penyidik Kejaksaan Agung

Usut Mega Skandal Korupsi Jiwasrayagate, 14 Orang Diperiksa, Petinggi Perusahaan Investasi Juga Digarap Penyidik Kejaksaan Agung.
Usut Mega Skandal Korupsi Jiwasrayagate, 14 Orang Diperiksa, Petinggi Perusahaan Investasi Juga Digarap Penyidik Kejaksaan Agung.

Untuk menindaklanjuti pengusutan mega skandal korupsi jiwasrayagatePenyidik Kejaksaan Agung kembali menggarap sejumlah petinggi perusahaan asuransi dan investasi. Paling tidak, sebanyak 14 orang dipanggil untuk diperiksa penyidik Pidsus ke Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Rabu (22/01/2020).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Hari Setiyono menuturkan, awalnya, 9 orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Jelang tengah hari pada Rabu 22 Januari 2020, bertambah menjadi 14 orang.




“Dari keempatbelas saksi tersebut, dapat dikelompokan menjadi tiga kelompok yaitu, saksi-saksi dari internal PT Asuransi Jiwasraya, yang masih aktif maupun yang sudah tidak menjabat lagi. Atau yang sudah mantan. Kelompok kedua, saksi-saksi dari pengelola saham atau managemen investasi. Dan, kelompok tiga, saksi-saksi dari lembaga pengelola transaksi investasi dalam hal ini Bursa Efek Jakarta,” tutur Hari Setiyono, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/01/2020).

Ke-14 orang saksi yang digarap penyidik di Gedung Bundar Kejaksaan Agung itu adalah, Direktur Maxima Integra Joko Haryono, Dirut PT Ciptadana Securitas Ferry Budiman, Koordinator Marketing PT OSO Managemen Inverstasi Ita Puspo, Mantan Bagian Pengembangan Dana PT Asuransi Jiwasraya Lusiana, Eks Kepala Divisi Investasi Tahun 2009 PT Asuransi Jiwasraya Dony S Karyadi, Direktur Milenium Capital Managemen Fahyudi Djaniatmadja, PT Jasa Capital Managemen Rudolfus Pribadi Agung Sujagad, Direktur PT GAP Asset Managemen Muhammad Karim, Direktur PT GAP Asset Managemen Soehartanto, Dirut PT Sinarmas Sekuritas Hermawan Hoesin, Eks Kepala Divisi Akuntansi PT Asuransi Jiwasraya Dicky Kurniawan, Kepala Divisi Akuntansi PT Asuransi Jiwasraya Ony Ardianto, Dari Bursa Efek Vera Florida dan Endra Febristyawan.




“Pemeriksaan pihak-pihak terkait dalam perkara ini masih akan terus dilakukan pemeriksaan baik sebagai saksi maupun ahli, guna mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi serta mengungkap peristiwa yang sebenarnya,” tutup Hari Setiyono.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan