Usut Dugaan Korupsi di Kantor Anak Buah Pasha Ungu, Geledah Kantor Dinas Sosial Kota Palu, Jaksa Penyidik Kejari Palu Sita Berbagai Dokumen

Usut Dugaan Korupsi di Kantor Anak Buah Pasha Ungu, Geledah Kantor Dinas Sosial Kota Palu, Jaksa Penyidik Kejari Palu Sita Berbagai Dokumen. Penggeledahan dan penyitaan sejumlah dokumen dari Kantor Dinas Sosial Kota Palu itu dilakukan pada Jumat, 01 November 2019.
Usut Dugaan Korupsi di Kantor Anak Buah Pasha Ungu, Geledah Kantor Dinas Sosial Kota Palu, Jaksa Penyidik Kejari Palu Sita Berbagai Dokumen. Penggeledahan dan penyitaan sejumlah dokumen dari Kantor Dinas Sosial Kota Palu itu dilakukan pada Jumat, 01 November 2019.

Sejumlah dokumen berkenaan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemalsuan Surat Setoran Pajak (SSP) diangkut Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Palu (Kejari Palu) dari kantor Dinas Sosial Kota Palu.

Jaksa tengah menyidik dugaan korupsi di Kantor Dinas yang merupakan anak buah dari Pasha Ungu itu.

Kota Palu kini dipimpin oleh Walikotanya Hidayat. Dengan Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin atau yang ngetop dikenal dengan Pasha Ungu. Pasha Ungu adalah penyanyi tenar di Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri menjelaskan, penyidik dari Kejari Palu telah melakukan penggeledahan dan penyitaan sejumlah dokumen dari kantor Dinas Sosial Kota Palu itu, guna pengembangan penyidikan kasus korupsi.

“Penggeledahan dan penyitaan sejumlah dokumen dari Kantor Dinas Sosial Kota Palu itu dilakukan pada Jumat, 01 November 2019,” tutur Mukri, di Komplek Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (04/11/2019).

Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Palu melakukan penggeledahan dan penyitaan dokumen itu, berdasar surat perintah penggeledahan nomor : Print – 2753/P.2.10/Fd.1/10/2019.

Tim Jaksa Penyidik Kejari Palu mendatangi kantor Dinas Sosial Kota Palu dalam rangka pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pemalsuan Surat Setoran Pajak (SSP) di Dinas Sosial Kota Palu periode tahun anggaran 2014-2016.

“Itu bagian dari proses pengumpulan alat-alat bukti,” ujar Mukri.

Proses pengumpulan alat-alat bukti itu dilakukan setelah diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan nomor: PRINT – 251/P.2.10/Fd.1/09/2019 tanggal 12 September 2019, dengan tersangka oknum bendahara pengeluaran Dinas Sosial Kota Palu, berinisal AN.

Dari kegiatan penggeledahan tersebut, juga dilakukan penyitaan beberapa dokumen oleh Jaksa Penyidik yang telah mendapat persetujuan penetapannya dari Pengadilan Negeri Palu.

Beberapa dokumen itu antara lain, Surat Pernyataan Jaminan, Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak oleh Inspektorat Kota Palu, Surat Pernyataan atas nama Tersangka AN, laporan setoran pajak dan buku kas barang. Semuanya diperoleh dari penggeledahan di Kantor Dinas Sosial Kota Palu yang beralamat di Jalan Bantilan, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

“Dari dokumen-dokumen yang telah disita tersebut, akan dipergunakan untuk melengkapi alat bukti surat dalam berkas perkara atas nama tersangka AN. Yang dalam waktu tidak terlalu lama akan dilimpahkan ke pengadilan, untuk proses penuntutannya,” ujar Mukri.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*