Tunggu Realisasi Agenda Prioritas Jokowi, Lebih Baik Pastikan Pelantikan Presiden Aman, Nelayan Tidak Turun Aksi

Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Siswaryudi Heru: Tunggu Realisasi Agenda Prioritas Jokowi, Lebih Baik Pastikan Pelantikan Presiden Aman, Nelayan Tidak Turun Aksi.
Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Siswaryudi Heru: Tunggu Realisasi Agenda Prioritas Jokowi, Lebih Baik Pastikan Pelantikan Presiden Aman, Nelayan Tidak Turun Aksi.

Nelayan memilih untuk menunggu realisasi program-program prioritas pemerintahan Jokowi periode kedua, daripada turun aksi ke jalanan.

Meskipun, persoalan yang disampaikan pihak-pihak yang aksi sangat penting, namun nelayan Indonesia lebih baik bersikap memastikan pelantikan pasangan Presiden Joko Widodo-Ma’aruf Amin dengan aman, tanpa kisruh, agar ada garansi pelaksanaan program prioritas bagi nelayan bisa diwujudkan secara nyata.

Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Siswaryudi Heru meresponi berbagai aksi unjuk rasa yang terjadi dalam minggu ini.

“Memang, nelayan tidak turun aksi-aksi. Nelayan sedang fokus menantikan pelantikan Presiden yang aman dan tenang. Dengan begitu, nelayan hendak memastikan, dan akan menunggu realisasi program-program prioritas bagi nelayan,” tutur Siswaryudi Heru, di Jakarta, Rabu (25/09/2019).

Wakil Ketua Komite Tetap (Wakomtap) Hubungan Antar Lembaga Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ini mengatakan, meskipun dalam Pilpres 2019, basis-basis nelayan mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’aruf Amin, kepedulian dan simpati nelayan bagi saudara-saudara di sektor lain yang menyampaikan aspirasi dan perjuangannya lewat aksi-aksi unjuk rasa tidaklah pudar.

Hanya saja, lanjut Siswaryudi Heru, bagi nelayan Indonesia kini, kondisinya dalam tahap meminta jaminan agar proses-proses program prioritas nelayan itu bisa segera direalisasikan.

“Dan bagi nelayan, itu dimulai dari proses pelantikan Presiden yang aman dan tenang. Setelah itu, maka realisasi program-program prioritas bagi rakyat Indonesia, seperti bagi nelayan, hendaknya dilakukan dengan sungguh-sungguh,” terang Siswaryudi Heru.

Menurut Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan Pengurus Pusat Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) ini, sama dengan saudara-saudara sebangsa setanah air lainnya, yang bergerak di sektor-sektor tani, buruh, pemuda, mahasiswa dan lain sebagainya, kecintaan nelayan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak perlu diragukan.

Juga, perjuangan bersama dengan sektor-sektor lain, untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, juga berada dalam kerangka yang sama dengan nelayan Indonesia.

“Karena program untuk mensejahterahkan nelayan adalah salah satu agenda prioritas Presiden Joko Widodo-Ma’aruf Amin. Demikian pula di sektor lainnya. Sama-sama harus mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat,” ujar Siswaryudi Heru.

Oleh karena itu, lanjut dia, nelayan dan semua elemen masyarakat lainnya, hendaknya bergandengan tangan, untuk tidak membuat kisruh Indonesia. Memastikan pelantikan Presiden berlangsung aman dan tertib.

“Sebab, dari situ nanti tonggak dimulainya realisasi program-program pro rakyat sebagaimana dijanjikan di Pilpres lalu. Termasuk realisasi program prioritas untuk nelayan,” tutup Siswaryudi Heru.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan