Tim Doktor Turun Ke Toba, Magister Hukum UKI Jakarta Gelar Penyuluhan Hukum Dan Baksos

Tim Doktor Turun Ke Toba, Magister Hukum UKI Jakarta Gelar Penyuluhan Hukum Dan Baksos

- in DAERAH, DUNIA, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, POLITIK, PROFIL
228
0
Foto: Tim Magister Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta melakukan penyuluhan hukum di Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Toba, dan menggelar baksos atau bakti sosial dalam Kujungan Kasih ke Panti Karya Hephata HKBP di Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Rabu (28/12/2022).(Dok)Foto: Tim Magister Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta melakukan penyuluhan hukum di Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Toba, dan menggelar baksos atau bakti sosial dalam Kujungan Kasih ke Panti Karya Hephata HKBP di Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Rabu (28/12/2022).(Dok)

Magister Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta melakukan penyuluhan hukum di Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Rabu (28/12/2022) lalu.

Selain itu, para Doktor Hukum UKI itu juga menggelar baksos atau bakti sosial di Laguboti, Kabupaten Toba.

Penyuluhan hukum itu dalam rangka Tridharma Perguruan Tinggi, dari Program Pascasarjana Jurusan Magister Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta.

Hal itu demi memberikan pencerahan, agar masyarakat di Kabupaten Toba, dapat mengerti bagaimana melaksanakan Program Pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor pariwisata. Dan juga untuk pencegahan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Toba.

Sebab dalam hasil survei bahwa Kabupaten Toba termasuk salah satu kabupaten terbanyak peredaran gelap narkotika di Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu disampaikan Dr Manotar Tampubolon, SH, MH dalam penjelasannya untuk mewujudkan Kabupaten Toba sebagai destinasi wisata dunia yang maju, serta terhindar dari peredaran gelap narkotika dan seks bebas.

“Dengan perkembangan pesat jumlah wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara yang menikmati keindahan Kabupaten Toba, hendaknya disertai dengan upaya pencegahan peredaran gelap narkoba dan tempat tempat prostitusi, mengingat Kabupaten Toba yang kental kuat dengan adat istiadatnya serta religius,” tutur Dr Manotar Tampubolon, dalam keterangannya yang diterima Senin (02/01/2023).

Oleh karena itu, menurut Manotar Tampubolon, diharapkan peran serta masyarakat dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk secara bersama-sama melakukan pencegahan dengan mensosialisasikan betapa berbahayanya peredaran gelap dan penggunaan narkotika.

Foto: Tim Magister Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta melakukan penyuluhan hukum di Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Toba, dan menggelar baksos atau bakti sosial dalam Kujungan Kasih ke Panti Karya Hephata HKBP di Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Rabu (28/12/2022).(Dok)
Foto: Tim Magister Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta melakukan penyuluhan hukum di Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Toba, dan menggelar baksos atau bakti sosial dalam Kujungan Kasih ke Panti Karya Hephata HKBP di Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Rabu (28/12/2022).(Dok)

Di tempat yang sama, Dr Fernando Silalahi menyampaikan, timnya juga memberikan pengarahan agar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat saling bahu membahu melakukan pencegahan terhadap peredaran gelap narkoba tersebut.

Bahkan, Pengajar Pasca Saraja Hukum UKI itu menekankan, apa bila ada Aparat Penegak Hukum (APH) yang terlibat dalam peredaran gelap narkoba, maka segera laporkan dan viralkan, agar oknum tersebut segera ditangkap.

“Jangan ragu-ragu memviralkan, karena sekarang jaman sudah canggih. Bahkan ada istilah no viral no justice, jadi kalau ada yang melanggar hukum segera viralkan,” pungkas Dr Fernando Silalahi.

Di sesi lain, Dr Nelson Simanjuntak memaparkan, demi berkembangnya pariwisata di Balige sebagai Ibu Kota Kabupaten Toba, masyarakat bisa lebih kreatif dalam memasarkan produk-produk lokal guna menambah income penduduk setempat.

Kepala Dinas Kabupaten Toba, Rusti Hutapea, menerima pencerahan hukum para Dosen Program Magister Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta itu, yang didampingi oleh 3 orang mahasiswa yang sedang mengikuti pendidikan Program Magister Hukum UKI.

Seusai memberikan pencerahan hukum di Dinas Pariwisata Kabupaten Toba, Tim UKI yang  terdiri dari para Doktor Hukum itu, melanjutkan Kujungan Kasih ke Panti Karya Hephata HKBP di Laguboti, untuk membagikan sembako, dan sedikit uang tunai, guna meringankan beban saudara-saudara yang berkekurangan.(RED)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Urgen, Nelayan Butuh Wamen KKP Yang Ngerti Persoalan Dan Kebutuhan Sektor Perikanan

Presiden Joko Widodo diminta memperhatikan dengan seksama kondisi