Tiga Orang Terjaring OTT KPK, Jaksa Agung ‘Ngotot’ Bilang Tak Ada Jaksa Yang Diciduk

Tiga Orang Terjaring OTT KPK, Jaksa Agung ‘Ngotot’ Bilang Tak Ada Jaksa Yang Diciduk

- in NASIONAL
23
0
Jaksa Agung HM Prasetyo: Jangan mengada-ada. Yang pasti tidak ada jaksa ditangkap.

Setelah berjam-jam menunggu keterangan resmi dari Jaksa Agung HM Prasetyo terkait operasi tangkap tangan atau OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhirnya mantan politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu buka mulut ketika hendak pulang dari kantornya Kamis malam (31/03/2016).

Menurut Jaksa Agung, memang betul ada operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK, sebanyak tiga orang ditangkap. Setelah mengumpulkan informasi, lanjut HM Prasetyo, dia memastikan tidak ada satu orang pun jaksanya yang diciduk dalam operasi KPK itu.

“Memang KPK melakukan OTT, da nada tiga orang yang ditangkap Satgas KPK. Tetapi, tidak ada satu pun jaksa yang ditangkap itu,” ujar jaksa Agung HM Prasetyo kepada wartawan di depan kantornya di Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis malam (31/03/2016).

Jaksa Agung menuding, ada pihak-pihak tertentu yang ingin merusak kinerja dan citra pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh Kejaksaan, terutama oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang sedang mengusut perkara yang dikait-kaitkan dengan isu jaksa menerima suap dalam OTT KPK itu.

Prasetyo menyebut ada penumpang gelap yang hendak mengambil keuntungan dari penegakan hukum yang dilakukan Jaksanya di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

“Memang Kajati DKI dalam laporannya kepada saya, mereka sedang menangani suatu kasus. Jadi, ya tidak mustahil mungkin ada pun penumpang gelap yang sedang berusaha untuk memanfaatkan penanganan kasus yang dilakukan DKI. Itu saja ya. Sedang didalami nanti bagaimana hasilnya nanti akan diinformasikan oleh KPK,” kata Prasetyo.

Ketika wartawan meminta kepastian apakah sungguh taka da jaksa yang terlibat? Prasetyo dengan bersuara lantang menantang bahwa tidak ada jaksa yang tertangkap OTT KPK.

“Jangan mengada-ada eh (kalau ada jaksa yang terlibat, red) kejaksaan lihat saja besok. Yang pasti tidak ada jaksa ditangkap,” kata Prasetyo lantang.

Namun dia tetap akan menyerahkan penanganan kasus terkait OTT kepada KPK. “Kita bersifat objektif lah ya. Saya katakan tadi ini sedang di dalami,” kata Prasetyo.

Secara terpisah, Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut ada 2 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK hari ini. Namun operasi dilakukan terpisah dalam dua kasus yang berbeda yang keterangannya akan dirilis besok (Jumat, 01/04/2016).

“Betul 2 OTT, yang OTT malam konpersnya besok sore,” ucap Agus saat dikonfirmasi, Kamis (31/3/2016).

Agus menegaskan ada penyelenggara negara yang ikut ditangkap dalam kedua OTT tersebut. “Ada,” tegas Agus membenarkan.

Pada Kamis sore, sesaat setelah kabar OTT tersiar, Jamintel Kejagung Adi Toegarisman mendatangi KPK. Namun Toegarisman menolak menjelaskan koordinasi yang dilakukan bersama pihak KPK.

Koordinasi, kerjasama, operasi gabungan kami dengan KPK. Hasilnya liat besok. Hasilnya besok, besok disampaikannya. Tunggu ya,” kata Toegarisman saat keluar dari Gedung KPK.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Arminsyah juga membantah adanya jaksa yang terjaring OTT KPK.

“Saya sudah telepon Kasi Penkum (Kepala Seksi Penrangan Hukum)dan Asintel (Asisten Intelijen) Kejati DKI, mereka mengatakan semua ada lengkap, yang jelas tidak ada Jaksa yang ditangkap,” tutur Arminsyah.

Hingga saat ini KPK masih menutup rapat informasi tentang operasi tangkap tangan tersebut. Rencananya KPK akan menyampaikan informasi tersebut pada Jumat 1 April 2016 pukul 09.00 WIB.(JR-1)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Genjot Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM, Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi Ajak Tinggalkan ‘Kebiasaan Lama’

Telah dibaca: 2 Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia,