Tangani Kasus Berbau SARA, Kejaksaan Agung Terima SPDP Berita Hoax Twitter Dari Mabes Polri

Tangani Kasus Berbau SARA, Kejaksaan Agung Terima SPDP Berita Hoax Twitter Dari Mabes Polri.
Tangani Kasus Berbau SARA, Kejaksaan Agung Terima SPDP Berita Hoax Twitter Dari Mabes Polri.

Kejaksaan Agung menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor: B/70/V/2019/Dittipidsiber atas nama Tersangka inisial MN dari Direktur Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri (Dir.Tipidsiber Bareskrim Polri) dalam perkara dugaan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) dan/atau pemberitaan bohong (hoax) melalui media twitter.




Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri mengatakan, SPDP diterima pada Senin 27 Mei 2019.

Tersangka MN disangkakan melanggar Pasal 45A Ayat 2 junto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dikatakan Mukri, dengan diterimanya SPDP tersebut, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI telah menerbitkan surat perintah penunjukan Tim Jaksa Penuntut Umum yang beranggotakan 3 orang Jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan.




“Namun saat ini masih menunggu pengiriman berkas perkara dari Penyidik Direktorat Tipidsiber Bareskrim Polri,” ujar Mukri, Selasa (28/05/2019).(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*