Tak Pernah Serius Urus Papua, PP PMKRI: Jokowi Pembual Belaka

Tak Pernah Serius Urus Papua, PP PMKRI: Jokowi Pembual Belaka.
Tak Pernah Serius Urus Papua, PP PMKRI: Jokowi Pembual Belaka.

Presiden Joko Widodo dianggap belum serius mengurus Kawasan Timur Indonesia (KTI), khususnya Papua.

Selama ini, presiden yang didukung PDIP sebagai partai utamanya itu, masih hanya menjadikan Papua sebagai barang dagangan belaka. Selagi menguntungkan buat dia, maka akan dibicarakan. Jika sudah tidak, maka dilupakan, bahkan ditinggalkan.

Hal itu ditegaskan Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI), Juventus Prima Yoris Kago menaggapi kematian 29  orang dan puluhan korban luka-luka lainnya di Wamena, pada Senin (23/9/2019).

“Selama sebulan terakhir, Papua mencekam. Dan saya anggap Jokowi tak punya kehendak baik untuk menyelesaikan masalah Papua dengan jalan dialog damai,” ujar Juventus Prima Yoris Kago, Kamis (26/09/2019).

Dia menilai, semua omongan pemerintah selama ini terkait Papua, janji untuk membangun dialog damai dengan Papua, hingga pertemuan dengan tokoh-tokoh Papua itu hanya pencitraan politik Jokowi semata.

“Apa yang dibicarakan oleh presiden selama ini hanyalah bualan belaka untuk mencitrakan dirinya secara positif. Saya katakan itu bualan karena hari ini Papua masih berdarah,” ujarnya.

Dia meminta agar pemerintah segera membangun dialog secara serius dengan tokoh-tokoh Papua. Dialog dengan tokoh-tokoh Papua yang benar-benar merepresentasikan suku-suku yang ada di sana.

“Jangan asal-asal, karena itu sama seperti sedang mempermainkan martabat orang Papua,” ujar Juventus.

Juventus juga meminta agar pemerintahan Jokowi lebih menghormati hak asasi manusia dalam kepemimpinannya.

“Lima tahun berkuasa, tangan pak Jokowi berdarah karena banyak warga negara mati dibunuh. Ini bertentangan dengan semangat Pancasila dan demokrasi yang menghormati martabat manusia. Saya minta presiden hormati hak asasi manusia dalam proses pembangunan,” tegasnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan