Tak Merasa Pernah Lakukan Rapat Pemecatan, Koordinator MPK PB HMI Bantah Saddam Al Jihad Lengser dari Ketua Umum

Tak Merasa Pernah Lakukan Rapat Pemecatan, Koordinator MPK PB HMI Bantah Saddam Al Jihad Lengser dari Ketua Umum.

Merasa tak pernah menggelar rapat untuk membahas dan memecat Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) R Saddam Al Jihad, Koordinator Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (MPK PB HMI) Muhammad Safi’i membantah dan menolak pemecatan itu. Hal itu disampaikan, Safi’i menyikapi dinamika yang menyatakan bahwa Ketua Umum PB HMI Saudara R Saddam Aljihad diberhentikan dari jabatannya melalui Sidang MPK PB HMI pada tanggal 9 Januari 2019. “Maka dengan ini saya selaku Koordinator Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (MPK PB HMI) menyatakan bahwa, itu tidak benar dikarenakan saya selaku Koordinator tidak pernah mengundang MPK PB HMI untuk melakukan sidang MPK,” tegas Muhammad Safi’i, dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Minggu (13/01/2019). M Safi’i mengatakan, saat itu mengundang Ketua Umum PB HMI pada tanggal 26 Desember 2018 untuk hadir di sidang MPK untuk diminta keterangan. Dan pada tanggal 5 Januari 2019 MPK PB HMI melakukan Sidang dengan mengundang Ketua Umum PB HMI Saddam Aljihad, Sekjend PB HMI Saudari Naila dan Saudara Robby Sahri Cs untuk dimintai keterangan terkait dengan gugatan yang masuk ke MPK. “Di luar dari tanggal tersebut, saya selaku Koordinator MPK tidak pernah mengundang untuk melakukan sidang MPK. Apabila ada yang mengatasnamakan Sidang MPK tanpa sepengetahuan dan dihadiri oleh Koordinator MPK, maka Sidang tersebut tidak sah dan hal tersebut bertentangan dengan pasal 43 ART HMI yang mengatur tentang struktur, Tata Kerja dan Persidangan Majelis Pengawas dan Konsultasi,” tegasnya. Sebagai koordinator MPK, lanjut Safi’i, dirinya menyarankan Ketua Umum PB HMI R Sadam Aljihad untuk tetap menjalankan aktivitas organisasi dan soal MPK akan diselesaikan secara internal di MPK PB HMI. “Menghimbau kepada seluruh kader HMI se-Indonesia untuk tetap menjalankan amanah organisasi dan tidak terpengaruh dengan berbagai informasi yang dapat mengganggu internal HMI,” tutupnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan