Sulitnya Pemenuhan Hak Kesehatan di Daerah, Pasien Sekarat Tak Mendapat Pelayanan Memadai di RSUD Dairi

Sulitnya Pemenuhan Hak Kesehatan di Daerah, Pasien Sekarat Tak Mendapat Pelayanan Memadai di RSUD Dairi

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL
20
0
Sulitnya Pemenuhan Hak Kesehatan di Daerah, Pasien Sekarat Tak Mendapat Pelayanan Memadai di RSUD Dairi. - Foto: Rumah Sakit Umum Daerah Dairi (RSUD Dairi), Sumatera Utara. (Ist)Sulitnya Pemenuhan Hak Kesehatan di Daerah, Pasien Sekarat Tak Mendapat Pelayanan Memadai di RSUD Dairi. - Foto: Rumah Sakit Umum Daerah Dairi (RSUD Dairi), Sumatera Utara. (Ist)

Pelayanan kesehatan masyarakat di daerah masih sangat jauh dari harapan masyarakat. Selain terjadinya kendala peralatan yang tak kunjung terpenuhi, sikap dan perilaku para pelayan kesehatan juga tidak menunjukkan pelayanan yang sesungguhnya bagi warga yang sangat membutuhkan.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Keluarga Pasien diping-pong dengan alasan yang tidak masuk akal. Padahal, anggota keluarga, yang merupakan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Dairi (RSUD Dairi) sedang sekarat.

Nando Togatorop, anggota keluarga Pasien yang membawa orang tuanya ke RSUD Dairi, tidak memperoleh pelayanan yang manusiawi.

Jadi, dituturkan Nando, pada Selasa 30 Maret 2021, pasien atas nama Togap Togatorop, yang adalah ayah kandung Nando Togatorop, dibawa ke RSUD Kabupaten Dairi untuk mendapatkan perawatan pada pukul 17.30 WIB.

Setelah dicek oleh dokter, pada pukul 19.30 WIB, pasien harus dirujuk ke RSUD Pirngadi Medan. Sebab, di RSUD Dairi tidak ada dokter yang menangani, serta minimnya peralatan.

Setelah dirujuk, pihak RSUD Dairi meminta pasien dan keluarganya untuk menunggu, karena tidak ada mobil Ambulance yang standby di RSUD.

“Kepala ruangan IGD, Halim Purba mengaku, mobil Ambulance di rumah sakit saat ini berjumlah 5 unit. Namun, tiga di antaranya tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan. Hanya dua yang dapat dioperasikan,” ungkap Nando Togatorop, Kamis (01/04/2021).

Nando melanjutkan, masih menurut pengakuan Halim, dua unit mobil Ambulance milik RSUD Dairi itu pun sedang tidak berada di tempat, karena sedang mengantarkan pasien rujukan lainnya ke Medan.

“Pihak RSUD Dairi pun meminta kami dan pasien menunggu, sampai mobil kembali ke RSUD Dairi,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, jika ingin segera dibawa ke RS rujukan di Medan, pihak Pasien bisa mencari mobil Ambulance lain atau menyewa dengan biaya Rp 1.500.000. “Masa RSUD Dairi seperti ini,” jelas Nando.(J-RO)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Warga Alami Patah Kaki Akibat Penertiban Anarkis di Pasar Sidikalang Dairi, Oknum Satpol PP Dipolisikan

Telah dibaca: 27 Pedang Pasar Tradisional Sidikalang, Kabupaten