Breaking News

Sudah 10 Lokasi Karhutla Disegel di Kalimantan Barat

Sudah 10 Lokasi Karhutla Disegel di Kalimantan Barat. Sudah 10 Lokasi Karhutla Disegel di Kalimantan Barat.

Sebanyak 10 lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) disegel di Kalimantan Barat. Penyegelan dilakukan oleh Ditjen Gakkum KHLK, pada Selasa, 14 Agustus 2019.

Ditjen Gakkum KLHK kembali menyegel 3 lokasi lahan terbakar pada areal konsesi PT MSL di Kabupaten Mempawah, PT TAS dan PT SPAS Kabupaten Ketapang. Total lahan terbakar yang disegel 200 hektar. Pekan yang lalu, Ditjen Gakkum KLHK telah juga menyegel lahan terbakar milik 7 perusahanan perkebunan dan HTI.

Dirjen Gakkum Rasio Ridho Sani menegaskan komitmen untuk mengatasi maraknya Karhutla. Saat ini, dikatakan Rasio Ridho Sani, pihaknya sudah memberikan surat peringatan kepada 110 pimpinan  perusahaan yang lokasinya terindikasi ada titik api.

“Dan kami menugaskan para pengawas, penyidik dan tim SPORC untuk menindak para pembakar lahan. Mereka harus dihukum seberat-beratnya,” katanya, dalam siaran persnya, Jumat (16/08/2019).

Rasio merinci, kebakaran lahan di areal konsesi IUPHHK-HTI milik PT MSL, di Kabupaten Mempawah, mencapai luas 40 hektar. Kebakaran lahan di lokasi konsesi PT TAS, Kecamatan Tanjung Baik Budi, Kabupaten Ketapang mencapai 100 hektar. Dan, kebakaran lahan di konsesi PT SPAS, di Kecamatan Sungai Putri, Kabupaten Ketapang, mencapai 60 hektar.

“Kebakaran hutan dan lahan sudah terjadi seminggu yang lalu dan masih berlangsung sampai hari ini,” ujarnya.

Komandan Brigade SPORC Gakkum Kalimantan Hari Novianto menuturkan, Tim Verifikasi Ditjen Gakkum memasang papan segel di lahan konsesi perusahaan yang terbakar. Sehingga perusahaan tidak bisa memanfaatkan lahan itu untuk aktivitas usaha.

“Kami sudah memanggil wakil 7 perusahaan yang lahannya sudah disegel sebelumnya untuk meminta klarifikasi terkait adanya kebakaran di areal perusahaan-perusahaan itu,” kata Hari Novianto.

Penyidik KLHK sudah menetapkan UB sebagai tersangka pembakar lahan seluas 270 hektar di Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Hari menegaskan, Balai Gakkum KLHK Kalimantan melalui fasilitas intelligence room di Pontianak setiap saat selama 24 jam per hari, 7 hari per minggu, memantau titik api dan kebakaran lahan-hutan terutama di areal perizinan perkebunan kelapa sawit, IUPHHK-HTI, dan IUPHHK-HA, di Kalbar.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*