Skandal Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa Direktur PT Millenium Capital Management

Skandal Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa Direktur PT Millenium Capital Management. – Foto: Pelapa Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), Hari Setiyono.(Net)
Skandal Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa Direktur PT Millenium Capital Management. – Foto: Pelapa Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), Hari Setiyono.(Net)

Kejaksaan Agung RI (Kejagung RI) melalui Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Pidsus) kembali melakukan pemeriksaan saksi terkait dengan kasus korupsi Jiwasraya, Jumat (23/10/2020).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI Hari Setiyono. Pemeriksaan dilakukan terhadap 4 orang saksi.

“Kita periksa empat orang saksi yang terkait dengan Korupsi Dalam Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 201,” ujar Hari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/10/2020).

Dalam pemeriksaan itu, lanjut Hari, saksi diperiksa dengan tersangka korporasi sebanyak satu orang dan saksi dengan dengan tersangka pribadi sebanyak tiga orang.

“Hari ini, kita memeriksa saksi Iswahydui Al Haq selaku Head of Compliance PT Ido Premier Sekuritas untuk tersangka PT Prospera Asset Management,” jelasnya.

Kemudian, untuk tersangka pribadi atas nama Pieter Rasiman diperiksa Fahyudi Djaniatmadja selaku Direktur PT Millenium Capital Management, Moudy Mangkey selaku nominee yang dipakai JHT dan Dwinanto Amboro selaku Direktur Utama PT Treasure Fund Investama.

Pemeriksaan empat orang saksi sebagai pengurus maupun sebagai karyawan koorporasi atau perusahaan manager investasi keterangan yang diambil dari saksi dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia.(JTM)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan