Sita Moge dan Mobil Mewah, Jampidsus Terus Geber Pengusutan Mega Korupsi Jiwasrayagate

Sita Moge dan Mobil Mewah, Jampidsus Terus Geber Pengusutan Mega Korupsi Jiwasrayagate

- in HUKUM, NASIONAL
20
0
Sita Moge dan Mobil Mewah, Jampidsus Terus Geber Pengusutan Mega Korupsi Jiwasrayagate.Sita Moge dan Mobil Mewah, Jampidsus Terus Geber Pengusutan Mega Korupsi Jiwasrayagate.

Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus) terus menggeber pengusutan kasus Mega Korupsi Jiwasrayagate, yang ditaksir menimbulkan kerugian Negara hingga Rp 13,7 triliun.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Hari Setiyono mengatakan, untuk agenda Kamis, 16 Januari 2020, tim penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung kembali memanggil sebanyak tujuh orang untuk diperiksa dan dimintai keterangannya sebagai saksi dalam pengusutan kasus Mega Korupsi Jiwasrayagate.

Ketujuh orang yang dipanggil itu adalah, Direktur PT Millenium Capital Management, Fahyudi Djaniatmadja, Direktur PT Jasa Capital Asset Management, Rudolfus Pribadi Agung Sujagad, Direktur Pinnecle Investment, Guntur Surya Putra, Direktur PT Treasure Fund Investama, Dwinanto Amboro, Kepala Bagian Keuangan Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Candra Triana, Kepala Seksi Transaksi pada Bagian Keuangan Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya (persero), Adi Pratomo Aryanto dan Kepala Divisi Akuntansi danh Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Dicky Kurniawan.

“Yang dipanggil ada 7 orang, sedang yang sudah hadir tadi ada 4 orang,” tutur kapuspenkum Hari Setiyono.

Pada haru sebelumnya, yakni Rabu 15 Januari 2020, Tim penyidik Kejaksaan Agung menggeledah dua rumah eks petinggi Jiwasraya Hendrisman Rahim dan Hary Prasetyo. Kejagung juga membawa motor gede (moge) dan Mercedes-Benz.

Hari Setiyono menjelaskan, penyidik menggelar serangkaian kegiatan, antara lain ke tempat-tempat yang diduga nantinya akan bisa dilakukan penyitaan terhadap barang bukti maupun aset, yang nantinya bisa mengembalikan dugaan kerugian keuangan Negara.

Mobil Mercedes-Benz E 300 dan moge Harley-Davidson yang dibawa dari rumah di kawasan Jakpus sudah berada di kantor Kejagung. Tapi Hari Setiyono belum menyebut kepemilikan mobil dan moge tersebut.

“Ada beberapa tempat tadi dilaporkan masih berproses (penggeledahan), ada di tempat HP (Hary Prasetyo) kemudian di tempat HSR (Hendrisman), sementara itu yang kita periksa,” sambung Hari.

Dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya, Kejagung menetapkan total lima orang tersangka. Selain eks Dirut Jiwasraya Hendrisman dan eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, tiga orang tersangka lainnya adalah bos PT Hanson International Benny Tjokropsaputro, eks Kadiv Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, serta Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Adi Toegarisman menegaskan penetapan tersangka dilakukan penyidik Kejagung berdasarkan alat bukti. Kelima orang tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(JR)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like