Sikat Korupsi Mafia Pelabuhan, Jaksa Gelar Penggeledahan dan Penyitaan, 4 Kota ‘Diubek-Ubek’

Sikat Korupsi Mafia Pelabuhan, Jaksa Gelar Penggeledahan dan Penyitaan, 4 Kota ‘Diubek-Ubek’

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, PROFIL
419
0
Sikat Korupsi Mafia Pelabuhan, Jaksa Gelar Penggeledahan dan Penyitaan, 4 Kota ‘Diubek-Ubek’. -Foto: Sikat Korupsi Mafia Pelabuhan, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan dan penyitaan secara serentak, di 4 kota, Jumat, 04 Maret 2022.(Ist)Sikat Korupsi Mafia Pelabuhan, Jaksa Gelar Penggeledahan dan Penyitaan, 4 Kota ‘Diubek-Ubek’. -Foto: Sikat Korupsi Mafia Pelabuhan, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan dan penyitaan secara serentak, di 4 kota, Jumat, 04 Maret 2022.(Ist)

Jaksa menggelar penggeledahan dan penyitaan di empat Kota, terkait dugaan korupsi Penyalahgunaan Kewenangan dan Penerimaan Uang, sehubungan dengan Penyalahgunaan Fasilitas Kawasan Berikat yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas Tahun 2015-2021 atau yang lebih dikenal dengan Korupsi Mafia Pelabuhan. 

Dalam penggeledahan dan penyitaan ini, sebanyak 4 Kota diubek-ubek oleh Tim Jaksa dari Kejaksaan Agung. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), Dr Ketut Sumedana menyampaikan, untuk mengusut dugaan korupsi mafia pelabuhan itu, pada Jumat, 04 Maret 2022, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan dan penyitaan secara serentak, di 4 kota. 

Mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bali (Wakajati Bali) ini menerangkan, penggeledahan dan penyitaan oleh Jaksa itu terlaksana berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Bandung Nomor: 4 / Pen.Pid.Sus / TPK / 2022 / PN.Bdg tanggal 04 Maret 2022, Tim Jaksa Penyidik melakukan penggeledahan dan penyitaan di Kota Bandung. 

Sehingga untuk wilayah Bandung, lanjut Ketut Sumedana, dilakukan penggeledahan dan penyitaan di rumah Leslie Grizian Hermawan, yang beralamat di Jalan Sadewa Nomor 11, RT 003/RW 002, Kelurahan Pamayonan, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat. 

Dari rumah Leslie Grizian Hermawan itu telah disita telepon genggam (handphone) dan 1 (satu) box dokumen terkait informasi tekstil. 

Kemudian, dari Rumah Zainal Mutaqin Bin Gunawan, yang beralamat di Kopo Mas Regency C No. 28 RT 002/001, Desa Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. 

“Dari rumah tersebut telah disita beberapa dokumen terkait dengan informasi tekstil, alat elektronik, telepon genggam atau handphone, dan barang bukti lainnya,” tutur Ketut Sumedana, dalam keterangan persnya, yang diterima Senin (07/03/2022). 

Selanjutnya, di Magelang. Penggeledahan dan penyitaan dilakukan berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Mungkid Nomor: 12/Pen.Pid/2022/PN.Mkd tanggal 04 Maret 2022. 

Tim Jaksa Penyidik melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap rumah Theresia Wersti Astika Sunaryo, yakni seorang Ibu Rumah Tangga, di Perumahan Danurejo Asri Blok H-01 RT006/RW003, Danurejo Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kota Magelang. 

“Dan dari Magelang, disita barang-barang elektronik berupa 7 buah flashdisk, 4 buah handphone, satu buah buku tabungan CIMB Niaga Cabang Magelang, serta beberapa lembar uang tunai dengan mata uang asing,” sebut Ketut Sumedana. 

Kota ketiga, yakni di Semarang. Penggeledahan dan penyitaan dilaksanakan berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Semarang Nomor: 3/Pen.Pid.Sus-TPK/3/2022/PN Smg tanggal 02 Maret 2022. 

Tim Jaksa Penyidik melakukan penggeledahan dan penyitaan pada Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Cukai Type Madya Pabean A Semarang, dan telah disita berupa barang-barang elektronik. 

Kota keempat, Jakarta Pusat, Penggeledahan dan penyitaan dilakukan berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 8/Pen.Pid.Sus/TPK/111/2022/PN.Jkt.Pst tanggal 04 Maret 2022. 

Tim Jaksa Penyidik melakukan penyitaan dan penggeledahan di Kota Jakarta, yaitu terhadap rumah Tjhin Sunardi selaku Direktur CV Mekar Inti Sukses, yang beralamat di Jalan Kebun Jeruk XIX No. 24 Kelurahan Mapar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat dan telah disita berupa barang-barang elektronik. 

Ketut Sumedana menerangkan, adapun barang yang disita oleh Tim Jaksa Penyidik akan digunakan sebagai barang bukti dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Kewenangan dan Penerimaan Uang sehubungan dengan Penyalahgunaan Fasilitas Kawasan Berikat yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas Tahun 2015 sampai 2021.(JRO)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan dan Penggelapan, Guru Besar UNHAS Ditahan Diam-diam di Polda Metro Jaya

Seorang Guru Besar Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, bernama