Setuju, Kepala Desa Dan Tokoh-Tokoh Lokal Mesti Tolak Politik Uang, Bakal Calon Bupati Samosir Swangro Lumbanbatu Bertemu Raja Sonang Simbolon di Lumban Suhi-Suhi Toruan

Setuju, Kepala Desa Dan Tokoh-Tokoh Lokal Mesti Tolak Politik Uang, Bakal Calon Bupati Samosir Swangro Lumbanbatu Bertemu Raja Sonang Simbolon di Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (26/10/2019).
Setuju, Kepala Desa Dan Tokoh-Tokoh Lokal Mesti Tolak Politik Uang, Bakal Calon Bupati Samosir Swangro Lumbanbatu Bertemu Raja Sonang Simbolon di Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (26/10/2019).

Kaum muda, para Kepala Desa, Tokoh-Tokoh Masyarakat, Tokoh-Tokoh Agama, Tokoh-Tokoh Kepemudaan mestinya di barisan terdepan melakukan edukasi politik ke masyarakat bawah. Terutama untuk menolak politik uang atau money politic di berbagai kontestasi politik, seperti di Pilkada Serentak, yang akan dihelat pada Tahun 2020 mendatang.

Aktivis Muda Swangro Lumbanbatu menggalang kekuatan kalangan muda dan para kepala desa, untuk bersama-sama melakukan edukasi politik itu.

Swangro yang memberanikan diri maju sebagai bakal calon Bupati Samosir untuk Pilbub Samosir 2020 itu berharap, semua elemen masyarakat, terutama kalangan muda, untuk menjadi garda terdepan membangun kekuatan politik bersih, tanpa money politic di Pilkada Serentak.

Mantan Koordinator Wilayah I Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) meliputi Sumatera Utara-Nanggroe Atjeh Darussalam (Sumut-NAD) itu, mengajak kaum muda, tokoh muda Raja Simarmata, Kabupaten Samosir, Raja Sonang Simbolon untuk bergandengan tangan melakukan kerja-kerja advokasi dan penggalangan dukungan masyarakat. Demi kemajuan semua wilayah, terutama daerah-daerah yang akan melakukan kontestasi politik.

“Menjadi tanggung jawab besar, bagi saya, bagi kalangan muda, bagi para kaum millennials untuk membangun tanah kelahirannya,” tutur Swangro Lumbanbatu.

Hal itu ditegaskan Swangro Lumbanbatu yang aktif sebagai Aktivis Lingkungan di Sumut ini, saat bertemu dengan tokoh muda Raja Simarmata, Kabupaten Samosir, Raja Sonang Simbolon, di Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, di Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (26/10/2019).

“Jangan sampai kaum muda, dan kalangan millennials hanya ikut-ikutan terseret pada praktik dan tindakan-tindakan yang merusak demokrasi di Negara kita. Pemuda harus tegas, berani dan berkomitmen menolak money politics,” ujar Swangro Lumbanbatu.

Oleh karena itu, Swangro berharap, menuju kontestasi politik Pilgub Samosir 2020, kalangan muda, termasuk para kalangan muda yang juga bertarung di kontestasi-kontestasi lokal, seperti pemilihan Kepala Desa, Kepala Dusun atau kelompok-kelompok strategis di masyarakat, untuk sama-sama bergandengan tangan, mendukung kalangan muda yang melakukan perubahan positif bagi masyarakat, seperti tokoh-tokoh yang menolak politik uang.

“Mari generasi millenial kita bergotong-royong dalam membangun Kabupaten Samosir dengan konsep sustainable dan marsiadapari atau bergotong-royong,” ujar Swangro Lumbanbatu.

Masyarakat Lumban Suhi-suhi Toruan, Kabupaten Samosir, berdiskusi, berdialog dengan tokoh-tokoh muda mereka, terkait kontestasi Pilgub Samosir 2020.

Tokoh Muda Raja Simarmata, Raja Sonang Simbolon sepakat, kaum muda perlu menjadi motor penggerak, dan merebut posisi-posisi strategis, seperti Kepala Desa dan Bupati agar Kabupaten Samosir lebih maju.

“Orang muda harus kembali ke kampung halamannya untuk membangun tanah kelahirannya. Banyak hal yang bisa dilakukan para millennial. Mulai dari Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes, dengan menciptakan lapangan kerja, serta usaha-usaha kreatif, di sektor pertanian dan parawisata,” tutur Raja Sonang Simbolon, yang juga maju sebagai Calon Kepala Desa di Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, dalam waktu dekat ini.

Pria berusia 35 tahun ini juga mengajak semua elemen masyarakat di desanya, untuk memilih Swangro Lumbanbatu pada Pilgub Samosir 2020 mendatang.

“Itulah peluang untuk memajukan Samosir. Sangat banyak peluang,” ujar Raja Sonang Simbolon.

Dia menegaskan, perwakilan masyarakat Desa Lumban Suhi-suhi Toruan yang hadir juga sepakat menolak politik uang dalam berbagai konstestasi pemilihan.

“Kita semua yang di sini sepakat menolak money politic. Apalagi bagi yang masih muda-muda, jangan sampai masyarakat kita rusak hanya karena permainan uang,” tegasnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan