Breaking News

Seret Petinggi Jamkrindo, Jaksa Akan Segera Tetapkan Tersangka Korupsi KUR Bank Jatim Rp 72,3 Miliar

Seret Petinggi Jamkrindo, Jaksa Akan Segera Tetapkan Tersangka Korupsi KUR Bank Jatim Rp 72,3 Miliar.

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta akan segera menetapkan tersangka dalam kasus korupsi penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT Bank Jawa Timur (Jatim) Cabang Pembantu Wolter Monginsidi Jakarta senilai Rp 72,3 miliar.

 

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi menjelaskan, penyidiknya sedang melakukan gelar perkara kasus itu.

 

“Masih dilakukan pendalaman terhadap jajaran Direksi PT Bank Jatim maupun PT Jamkrindo,” kata Nirwan Nawawi di Jakarta, Senin (27/11/2017).

 

Setelah dilakukan pendalaman, kata Nirwan, dalam waktu dekat penyidik akan menetapkan tersangka. “Dalam waktu dekat akan segera menetapkan tersangka,” ujarnya.

 

Sebelumnya, penyidik telah menaikkan status pengusutan dugaan korupsi penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT Bank Jawa Timur (Jatim) Cabang Pembantu Wolter Monginsidi Jakarta ke tahap penyidikan.

 

“Jadi kita telah naikkan ke tahap penyidikan kasus penyaluran dana KUR PT Bank Jatim sebesar Rp 72,3 miliar kurang lebih,” kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Sarjono Turin.

 

Sarjono menjelaskan, dana KUR tersebut diberikan kepada 172 yang nasabah yang masing-masing mendapatkan 500.000.000 rupiah dengan persyaratan izin usaha dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

 

“Dana KUR itu dikoordinir 4 orang yang juga nasabah. Setelah kita lakukan pemeriksaan ke lapangan ternyata 172 nasabah itu tidak ada atau fiktif,” ujarnya.

 

Sarjono menambahkan, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada nasabah PT Bank Jatim Cabang Pembantu Wolter Monginsidi Jakarta mengasuransikan KUR kepada PT Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).

 

“Asuransinya resmi namun kreditnya tidak ada. Kenyataannya kredit itu tidak dibayar karena orangnya emang enggak ada,” kata Sarjono.

 

Untuk kasus ini, penyidik telah memeriksa kurang lebih 20 orang sebagai saksi, diantaranya Kepala Cabang PT Bank Jatim wilayah Jakarta, Kepala Cabang Pembantu PT Bank Jatim Wolter Monginsidi Jakarta dan analis kredit PT Perum Jamkrindo.

 

Kasus ini berawal pada bulan Juli 2011 sampai Agustus 2012 yang dimana PT Bank Jatim memiliki program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

 

Namun dalam pengajuannya dibuat seolah-olah ada 172 nasabah yang mengajukan kredit yang masing-masing mendapatkan 500.000.000 rupiah.(Richard)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*