Breaking News

Sekali Tiga Tersangka Korupsi Alkes Kabupaten Poso Diciduk Jaksa

Sekali Tiga Tersangka Korupsi Alkes Kabupaten Poso Diciduk Jaksa. Sekali Tiga Tersangka Korupsi Alkes Kabupaten Poso Diciduk Jaksa.

Tiga tersangka dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) ditangkap Jaksa.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri menuturkan, penangkapan berlangsung pada Selasa, 15 Oktober 2019, oleh penhyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng).

“Ketiga tersangka ditangkap atas dugaan kasus korupsi proyek pengadaan Alkes di Dinas Kesehatan Kabupaten Poso dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Poso tahun anggaran 2013,” tutur Mukri, di Komplek Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Ketiga tersangka yang ditangkap itu adalah inisial NMS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Kesehatan Kabupaten Poso. Tersangka NMS kini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Palu selama  20 hari ke depan. Penahanannya berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Nomor: Print-05/P.2.5/Fd.1/10/2019 tanggal 15 Oktober 2019.

Tersangka kedua yang ditangkap inisial S. Dia adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di RSUD Kabupaten Poso. Dia ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas III Maku selama 20  hari ke depan. Dengan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Nomor: Print-06/P.2.5/Fd.1/10/2019 tanggal 15 Oktober 2019.

Tersangka ketiga, inisial AAM. AMM adalah Staf Teknis di Bidang Perencanaan RSUD Kabupaten Poso. Dia ditahan di rutan Palu selama 20 hari ke depan. Berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Nomor: Print-07/P.2.5/Fd.1/10/2019 tanggal 15 Oktober 2019.

Kapuspenkum Kejagung Mukri menambahkan, penyidik Kejati Sulteng melakukan penahanan setelah para tersangka diperiksa secara intensif dengan didampingi Penasihat Hukum.

Perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian keuangan Negara. Untuk kasus dugaan korupsi Alkes di Dinkes Kabupaten Poso diperkirakan senilai Rp 3,2 miliar. Sedangkan untuk kerugian negara kasus dugaan korupsi di RSUD Kabupaten Poso diperkirakan senilai Rp 4,8 miliar.

“Perhitungan dugaan kerugian Negara itu dilakukan berdasarkan hasil perhitungan oleh ahli di Universitas Tadulako,” ujarnya.

Para Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pembarantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*