Sebelum Rusak, MRT Dijajal Dulu

Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, Sebelum Rusak Dijajal Dulu.
Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, Sebelum Rusak Dijajal Dulu.

Masyarakat Jabodetabek kembali menjajal transportasi publik jenis Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Sekalian keliling kota jelang libur panjang Hari Raya Lebaran, penduduk Jabodetabek meluangkan waktunya untuk menjajal MRT.




Nancy Cateleya atau Caty membawa anak-anak dan sanak saudaranya menjajal MRT, Selasa (04/06/2019). Warga Bekasi itu hendak berkeliling kota Jakarta dengan moda transportasi massal yang disebut-sebut bagus, MRT.

“Mau menjajal MRT. Masa masih baru belum pernah dijajal, ya sebelum rusak ya dijajal dululah,” tutur Caty ketika berbincang, Selasa (04/06/2019).

Warga Bekasi, Jawa Barat ini membawa rombongan keluarganya. Naik dari Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Karena hari libur, pengguna MRT cukup ramai, dan sekaligus masih banyak yang baru pertama kali menjajal MRT. “Nanti turun di Thamrin atau Bundaran HI,” ujar Caty.




Caty membeli tiket dengan mengantri di mesin pembayaran dan kartu tiket. Dia harus memasukkan uang sebesar Rp 15 ribu sebagai biaya kartu tiket. Kemudian, per orang juga dia membayar ongkos Rp 14 ribu untuk sekali perjalanan MRT.

“Beli tiket ke mesin yang mirip ATM. Kemudian ada menu pilihan, tujuan, ya dipilih dan ada daftar tarifnya. Nanti ada biaya jaminan Rp 15 ribu. Biaya jaminan ini akan diambil setelah tiba di tujuan, ditukarkan kembali ke petugas loket,” tutur Caty.

Caty dan keluarganya yang baru pertama kali naik MRT ini memutuskan akan turun di Thamrin, Jakarta Pusat. Menurut dia, warga cukup antusias menjajal MRT. Selain itu, fasilitas dan stasiun maupun loket yang disediakan cukup representative.




“Kebanyakan yang naik MRT ini kelas menengah ke atas. Yang tingkat perekonomiannya menengah ke atas,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dari rumahnya di Bekasi, Caty dan keluarganya memang sengaja hendak menjajal MRT. Setelah melalui Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Caty dan keluarganya mempergunakan mobil ke arah Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dari sini mereka naik MRT ke Thamrin, Jakarta Pusat.

Jarak dari Bekasi ke Lebak Bulus cukup menyita waktu. Memang di kawasan Bekasi dan pinggiran kota Jakarta belum ada MRT yang beroperasi.




Menurut Caty, MRT belumlah menjadi pilihan warga Ibukota untuk beraktivitas sehari-hari. Kemudian, harga tiket yang cukup tinggi, sepertinya memang dipersiapkan untuk membidik penumpang yang merupakan warga dengan kondisi perekonomian kelas menengah ke atas.

“Kalau untuk warga kelas menengah ke atas, memang cocoklah MRT,” ujar Caty.

Akan tetapi, dia ragu bahwa raga Ibukota yang kebanyakan masih memiliki penghasilan mengenah ke bawah akan memilih naik MRT dalam aktivitas sehari-harinya. “Mungkin yang baru pas naik MRT saat ini ya menengah ke atas,” ujarnya.(JR)




Berikut Jadwal Pemberangkatan MRT Jakarta

Dengan menggunakan MRT Jakarta, perumpang diantarkan dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran HI dan sebaliknya, hanya butuh waktu tempuh sekitar 30 menit saja. Sedangkan jam pemberangkatan atau operasional adalah:

Perjalanan MRT Jakarta dimulai dari Pukul 05.00 WIB hingga 22.01 WIB setiap hari. Rentang waktu perjalanan MRT akan tiba setiap 5 menit pada jam sibuk dan setiap 10 menit di luar jam sibuk.

Pukul 05.00 WIB – Pukul 06.00 WIB, kereta MRT berangkat setiap 10 menit

Pukul 06.00 WIB – Pukul 09.00 WIB, kereta MRT berangkat setiap 5 menit

Pukul 09.00 WIB – Pukul 16.00 WIB, kereta MRT berangkat setiap 10 menit

Pukul 16.00 WIB – Pukul 19.00 WIB, kereta MRT berangkat setiap 5 menit

Pukul 19.00 WIB – Pukul 22.01 WIB, kereta MRT berangkat setiap 10 menit




Jenis Kartu untuk Naik MRT Jakarta

Tiket MRT Jakarta ini disebut Kartu Jelajah yang dikeluarkan oleh PT MRT Jakarta.

Kartu Jelajah ini terdiri dari 2 jenis, yakni Kartu MRT Single Trip dan Kartu MRT Multi Trip.

Perbedaan Kartu MRT Single Trip dan Kartu MRT Multi Trip adalah:

Kartu MRT Single Trip: Kartu hanya untuk perjalanan sekali jalan dan masih bisa digunakan atau berlaku untuk 7 hari, dengan harus mengisi saldo (top up) saat ingin berangkat.




Kartu MRT Multi Trip: Kartu dapat digunakan lebih dari satu kali dan apabila saldo habis, dapat diisi saldo (top up) dengan masa berlaku kartu lebih lama.

Selain dengan Kartu Jelajah yang dikeluarkan MRT Jakarta, untuk menggunakan MRT ini bisa dengan kartu uang elektronik bank, seperti:

e-Money Mandiri

Flazz BCA

Brizzi BRI

TapCash BNI




Harga Tiket MRT Jakarta

Rincian Tarif MRT Jakarta
Berlaku Per 1 April 2019
Lebak Bulus – Bundaran HI Rp14.000
Lebak Bulus – Dukuh Atas Rp14.000
Lebak Bulus – Setia Budi Rp13.000
Lebak Bulus – Bendungan Hilir Rp12.000
Lebak Bulus – Istora Rp11.000
Lebak Bulus – Senayan Rp10.000
Lebak Bulus – Sisingamangaraja Rp9.000
Lebak Bulus – Blok M Rp8.000
Lebak Bulus – Blok A Rp7.000
Lebak Bulus – Haji Nawi Rp6.000
Lebak Bulus – Cipete Raya Rp5.000
Lebak Bulus – Fatmawati Rp4.000
Bundaran HI – Lebak Bulus Rp14.000
Bundaran HI – Fatmawati Rp13.000
Bundaran HI – Cipete Raya Rp11.000
Bundaran HI – Haji Nawi Rp10.000
Bundaran HI – Blok A Rp9.000
Bundaran HI – Blok M Rp8.000
Bundaran HI – Sisingamangaraja Rp7.000
Bundaran HI – Senayan Rp6.000
Bundaran HI – Istora Rp5.000
Bundaran HI – Bendungan Hilir Rp4.000
Bundaran HI – Setia Budi Rp4.000
Bundaran HI – Dukuh Atas Rp3.000
Fatmawati – Bundaran HI Rp13.000
Fatmawati – Dukuh Atas Rp12.000
Fatmawati – Setiabudi Rp11.000
Fatmawati – Istora Rp9.000
Fatmawati – Senayan Rp9.000
Fatmawati – Sisingamangaraja Rp7.000
Fatmawati – Blok M Rp7.000
Fatmawati – Blok A Rp6.000
Fatmawati – Haji Nawi Rp5.000
Fatmawati – Cipete Raya Rp4.000
Cipete Raya – Bundaran HI Rp11.000
Cipete Raya – Dukuh Atas Rp10.000
Cipete Raya – Setiabudi Rp9.000
Cipete Raya – Bendungan Hilir Rp9.000
Cipete Raya – Istora Rp8.000
Cipete Raya – Senayan Rp7.000
Cipete Raya – Sisingamangaraja Rp6.000
Cipete raya – Blok M Rp5.000
Cipete Raya – Blok A Rp4.000
Cipete Raya – Haji Nawi Rp3.000
Haji Nawi – Bundaran HI Rp10.000
Haji Nawi – Dukuh Atas Rp9.000
Haji Nawi – Setiabudi Rp8.000
Haji Nawi – Bendungan Hilir Rp8.000
Haji Nawi – Istora Rp7.000
Haji Nawi – Senayan Rp6.000
Haji Nawi – Sisingamangaraja Rp5.000
Haji Nawi – Blok M Rp4.000
Haji Nawi – Blok A Rp3.000
Blok A – Bundaran HI Rp9.000
Blok A – Dukuh Atas Rp8.000
Blok A – Setiabudi Rp7.000
Blok A – Bendungan Hilir Rp7.000
Blok A – Istora Rp6.000
Blok A – Senayan Rp5.000
Blok A – Sisingamangaraja Rp4.000
Blok A – Blok M Rp3.000
Blok M – Bundaran HI Rp8.000
Blok M – Dukuh Atas Rp7.000
Blok M – Setiabudi Rp6.000
Blok M – Bendungan Hilir Rp6.000
Blok M – Istora Rp5.000
Blok M – Senayan Rp4.000
Blok M – Sisingamangaraja Rp3.000
Sisingamangaraja – Bundaran HI Rp7.000
Sisingamangaraja – Dukuh Atas Rp7.000
Sisingamangaraja – Setiabudi Rp6.000
Sisingamangaraja – Bendungan Hilir Rp5.000
Sisingamangaraja – Istora Rp4.000
Sisingamangaraja – Senayan Rp3.000
Senayan – Bundaran HI Rp6.000
Senayan – Dukuh Atas Rp5.000
Senayan – Setiabudi Rp4.000
Senayan – Bendungan Hilir Rp4.000
Senayan – Istora Rp3.000
Istora – Bundaran HI Rp5.000
Istora – Dukuh Atas Rp4.000
Istora – Setiabudi Rp3.000
Istora – Bendungan Hilir Rp3.000
Bendungan Hilir – Bundaran HI Rp4.000
Bendungan Hilir – Dukuh Atas Rp3.000
Bendungan Hilir – Setiabudi Rp3.000
Setiabudi – Bundaran HI Rp4.000
Setiabudi – Dukuh Atas Rp3.000
Dukuh Atas – Bundaran HI Rp3.000

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*