Breaking News

Save Garam Lokal Indonesia, Bersihkan Mafia Impor Garam dari Ring Satu Istana

Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya’roni: Save Garam Lokal Indonesia, Bersihkan Mafia Impor Garam dari Ring Satu Istana. Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya’roni: Save Garam Lokal Indonesia, Bersihkan Mafia Impor Garam dari Ring Satu Istana.

Garam lokal Indonesia, seperti garam di Pulau Madura harus diselamatkan. Salah satu caranya, dengan membersihkan para pemain impor yang kini masih ada di sekitar Istana Kepresidenan.

Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya’roni menuturkan,  saat ini tagar #SaveGaramJawaMadura tengah menjadi trending topic. Tagar ini muncul sebagai respon beredarnya 2 foto terkait kunjungan Presiden Jokowi ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam foto pertama, Jokowi tengah mendengarkan penjelasan soal garam. Foto kedua, ada beberapa garam di atas meja, dimana pada garam yang putih diberi keterangan garam impor Australia. Sedangkan pada garam yang buram diberi keterangan Garam Lokal Jawa Madura.

“Foto kedua inilah yang mengundang polemik. Banyak petambak garam yang membantah bahwa produk garam lokal sejelek seperti yang dipajang di foto tersebut,” tutur Sya’roni, di Jakarta, Jumat 23 Agustus 2019.

Dikatakannya, lewat #SaveGaramJawaMadura, para petambak garam memposting foto-foto produk garam lokal yang tersebar di Jawa dan Madura. Hampir semua foto yang diposting menunjukkan kualitas yang bagus.

“Pelabelan garam pada kunjungan presiden telah memberi kesan buruk terhadap kualitas garam lokal. Namun di sisi lain memberi kesan bagus terhadap produk impor. Ada faktor kesengajaan untuk menjatuhkan garam lokal,” ujarnya lagi.

Dia menduga, pelabelan ini dilakukan oleh kaki tangan mafia impor dengan tujuan agar presiden selalu menyetujui usulan impor garam.

Oleh karena itu, lanjutnya, harus ada pengusutan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab mengatur kunjungan presiden ke NTT. Terutama pihak yang mengatur tata letak dan pelabelan garam yang ditunjukkan kepada presiden.

“Kasus tersebut sebagai bukti nyata bahwa mafia impor garam sudah beroperasi di ring satu presiden. Merekalah yang selalu membuat langkah-langkah untuk kebijakan impor garam,” ujar Sya’roni.

Dia menyampaikan, Presiden Jokowi hendaknya membersihkan sekelilingnya dari anasir-anasir mafia impor garam. Lebih lanjut,  Presiden juga harus menyetop impor garam.

Saat ini harga garam rakyat telah menukik hingga Rp 350 per kilogram. “Dengan harga yang sedemikian rendah, para petambak garam sulit menutup biaya produksinya. Boro-boro mau mengambil untung,” pungkas Sya’roni.(JR)

4 Comments on Save Garam Lokal Indonesia, Bersihkan Mafia Impor Garam dari Ring Satu Istana

  1. iya bang saya sependapat dengan abang,karna sy dari pihak petambak dan petani kemaren juga ikut rapat di KPPU pusat dengan para perwakilan dari mentri terkait , dari pembicara’an hasil tersebut,seakan2 garam kita terkesan buruk,padahal sy juga bawa contohnya yg hasil dari perani sy klo garam tersebut sudah masuk katagori ke industri karna sudah sy LAB di salah satu univ di madura. bahkan sy sudah menjelaskan kalau perlu dari pihak pusat terjun langsung ke madura sy siap mengantarkan untuk mencari data yg valid,
    selain itu mari kita liat petani kita di lapangan cara kerjanya seperti apa biar tau kalau data tersebut bukan dari petani, tp pakai datanya mafia. @saveGARAMsampangSatukomando

  2. iya bang saya sependapat dengan abang,karna sy dari pihak petambak dan petani kemaren juga ikut rapat di KPPU pusat dengan para perwakilan dari mentri terkait , dari pembicara’an hasil tersebut,seakan2 garam kita terkesan buruk,padahal sy juga bawa contohnya yg hasil dari perani sy klo garam tersebut sudah masuk katagori ke industri karna sudah sy LAB di salah satu univ di madura. bahkan sy sudah menjelaskan kalau perlu dari pihak pusat terjun langsung ke madura sy siap mengantarkan untuk mencari data yg valid,
    selain itu mari kita liat petani kita di lapangan cara kerjanya seperti apa biar tau kalau data tersebut bukan dari petani, tp pakai data penghianatnya petani yg rela sampai keluar keringat kuning tp hasil tak pantas@saveGARAMsampangSatukomando

  3. klo sy berpendapat , semua membicarakan klo garam petani kita tidak layak masuk industri dengan alasan NHclnya kurang , trus yg saya pertanyakan dari taun taun sebelumnya pihak industri tetep ngambil,kan aneh.
    artinya klo taun sebelumnya petani kita belum memakai mimbran sekarangkan sudah pakai mimbran karna sudah arahan dari pemerintah supaya bisa masuk ke industri,nyatanya sekarang selain harganya membuat petani menjerit , untuk jualnya sangat sulit , disisi lain mreka juga mau bayar upah yg ngerut dan ankut garamnya yg dari ladang untuk di taruk gudang.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*