Breaking News

Relawan Anti Radikalisme Sebar Spanduk Sukseskan Pelantikan Presiden

Relawan Anti Radikalisme Sebar Spanduk Sukseskan Pelantikan Presiden. Relawan Anti Radikalisme Sebar Spanduk Sukseskan Pelantikan Presiden.

Masyarakat Indonesia diajak untuk menyukseskan proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Pasangan ini dianggap sebagai sosok yang anti terhadap radikalisme di Tanah Air. Sehingga, Indonesia jangan ribut dengan berbagai isu radikalisme lagi.

Hal itu ditegaskan Penggiat Gerakan Anti Radikalisme di Indonesia, Haidar Alwi. Pihaknya menyebarkan pesan-pesan damai dan anti radikalisme lewat pemasangan spanduk berisi Sukseskan Pelantikan Presiden & Wakil Presiden Terpilih, 20 Oktober 2019, Berjalan Aman & Lancar.

“Ini pesan damai. Rakyat dan relawan mengapresiasi kemenangan Pak Jokowi-Ma’aruf Amin. Sehingga, dalam proses pelantikannya, pun harus dimulai dengan damai,” tutur Haidar Alwi, Kamis, (19/09/2019).

Dia mengatakan, ratusan sepanduk dan ribuan stiker telah disebar di wilayah Jakarta dan Bogor, untuk agenda pelantikan Presiden itu Oktober nanti.

Haidar Alwi yang juga Pembina Aliansi Relawan Jokowi menegaskan, pihaknya tidak ingin ada keributan nantinya dalam proses pelatikan presiden baru.

Sementara itu, aktivis dari Komunitas Media Sosial Anti Radikalisme Bela Indonesia Kita, Ronald mengatakan, pesan-pesan yang dituangkan di dalam spanduk dan stiker itu adalah pesan moral agar Indonesia tidak terjebak pada keributan. Agar waspada terhadap radikalisme yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Spanduk dan stiker ini adalah pesan seruan yang diinisiasi oleh Bapak Haidar Alwi. Untuk mengajak semua kalangan masyarakat bersama-sama menyukseskan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 nanti,” ujar Ronald.

Menurut dia, di tengah maraknya aksi-aksi massa seperti aksi soal Papua dan soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hendaknya tidak berkepanjangan. Sebab pasti akan merugikan bagi semua pihak, terutama masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, Ronald juga mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap fokus, dengan menyatakan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih masa periode 2019-2024, tanggal 20 Oktober 2019 nanti, harus berjalan sukses.

“Karena hal itu merupakan momentum atau peristiwa nasional. Yang harus dihargai oleh seluruh warga masyarakat di Indonesia maupun di seluruh dunia,” ujar Ronald.(Togap)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*