Refleksi Hari Kemerdekaan RI, Jaksa Agung Burhanuddin Serukan Garap Kasus Korupsi Big Fish Untuk Pembangunan Indonesia Maju

Refleksi Hari Kemerdekaan RI, Jaksa Agung Burhanuddin Serukan Garap Kasus Korupsi Big Fish Untuk Pembangunan Indonesia Maju

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, POLITIK, PROFIL
442
0
Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin. (Dok)Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin. (Dok)

Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, memaknai Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia, sebagai upaya untuk terus mengawal Pembangunan Indonesia Maju.

Sesuai dengan Tema Hari Kemerdekaan “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, Kejaksaan sebagai salah satu Aparat Penegak Hukum harus mengawal pembangunan di berbagai sektor strategis nasional.

Menurut Jaksa Agung Burhanuddin, upaya itu perlu dilakukan agar tidak tergerus dengan berbagai tindakan koruptif.

“Dengan mengawal dan mengasistensi sejak dini, tentu akan menghindari penyimpangan sehingga memastikan proyek strategis nasional dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu dan tepat manfaat serta tujuan,” tutur Burhanuddin, dalam siaran pers yang diterima, Jumat (18/08/2023).

Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) itu menekankan, Kejaksaan dengan berbagai kewenangan yang dimiliki, senantiasa melakukan penindakan perkara-perkara “Big Fish” atau perkara-perkara besar yang berpotensi merugikan kerugian dan perekonomian Negara yang jumlahnya triliunan rupiah.

“Penindakan tersebut tidak saja untuk menimbulkan efek jera bagi pelaku, tetapi juga dapat menyetop proses peredaran virus korupsi yang selama ini menggerogoti pembangunan nasional yang massif di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Jaksa Agung ST Burhanuddin sangat fokus terhadap penegakan hukum yang terkait dengan hajat hidup orang banyak.

Dengan kata lain, yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas, terutama pada sektor-sektor pelayanan publik, sektor penerimaan keuangan Negara, serta program-program strategis nasional terkait dengan sosial kemasyarakatan.

Secara khusus, Burhanuddin, berpesan kepada jajarannya, agar di tahun politik ini seluruh Insan Adhyaksa untuk tetap menjaga netralitas, petakan potensi konflik, AGHT (ancaman, gangguan, hambatan, tantangan) terkait pelaksanaan pesta demokrasi.

Selain itu, Kejaksaan diharapkan agar lebih berperan dalam menyukseskan pesta demokrasi di Indonesia dengan mengoptimalkan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Pos Pemilu di seluruh Indonesia.

“Kita hanya bisa berihktiar semoga apa yang kita lakukan paling tidak dapat berperan untuk kemajuan Indonesia melalui pemberantasan korupsi,” tandas Jaksa Agung Burhanuddin.(RED)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Hakim ‘Gemes’ di Sidang Bongkar Kejahatan Biksu Perempuan dan Keluarganya pada PN Jakarta Utara

Persidangan kasus pidana dengan Nomor Perkara 246/Pid.B/2024, di