Rapat Harian PB HMI Turunkan Saddam Al Jihad dari Posisi Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam

Diputuskan Bersalah Melanggar Konstitusi HMI

Tak Merasa Pernah Lakukan Rapat Pemecatan, Koordinator MPK PB HMI Bantah Saddam Al Jihad Lengser dari Ketua Umum.

Menyikapi skandal amoral yang dilakukan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Respiratory Saddam Al Jihad, maka jajaran Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) resmi menggelar Rapat Harian disekretariat PB HMI di Jalan Sultan Agung No 25 A, Kamis (27/12). Hasil rapat memutuskan, Respiratory Saddam Al Jihad diturunkan dari jabatan Ketua Umum PB HMI.

Rapat Harian yang dipimpin oleh Abdul Hafid. Hafid yang merupakan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Internal Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO) PB HMI itu menyampaikan, pembahasan dalam rapat harian tersebut yakni menindak lanjuti Sikap Mosi Tidak Percaya Pengurus BADKO HMI dan HMI Cabang se-Indonesia atas Skandal Amoral yang dilakukan oleh Ketua Umum PB HMI Respiratory Saddam Al Jihad.

“Kemudian sesuai dengan fakta yang berkembang di dalam rapat harian, berdasarkan bukti-bukti yang ada, maka forum rapat harian PB HMI memutuskan Saudara Saddam Al-Jihad terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindakan amoral,” tutur Abdul Hafid, dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/12/2018).

Dia membeberkan, hasil Rapat Harian Pengurus Besar HMI 2018-2020, yakni, pertama, memberikan sanksi pemecatan sebagaimana pasal 9 ayat 1 Juncto Pasal 6 ayat 3 ART HMI.

Kedua, Pemberhentian Jabatan Ketua Umum, sebagaimana pasal 20 ayat 9 dan ayat 10 karena terbukti melanggar pasal 3, 4, dan 5 AD HMI dan tidak lagi memenuhi syarat sebagaimana pasal 20 ayat 4 ART HMI.

“Ketiga, menetapkan Sekretaris Jenderal PB HMI, Saudara Arya Kharisma Hardy sebagai Pjs Ketua Umum PB HMI  hingga terpilihnya, diangkatnya dan disumpahnya Pejabat Ketua Umum PB HMI yang akan dipilih pada rapat harian berikutnya, sebagaimana pasal 20 ayat 13 ART HMI,” tutur Hafid.

Keempat, mendesak MPK PB HMI untuk segera membahas hasil rapat harian PB HMI tentang penjatuhan jabatan ketua umum untuk ditindaklanjuti sebagaimana konstitusi yang berlaku.

Selain itu, rapat harian tersebut menghasilkan keputusan untuk menginstruksikan seluruh instansi HMI di segala tingkatan untuk mengerahkan bantuan terkait bencana Tsunami Lampung-Banten.

“Dan mengambil sikap terkait berbagai kasus pelanggaran HAM yang terjadi baik di dalam dan di luar negeri,” tutup Hafid.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan