Rapat Dengan Pemprov DKI di Bogor, Politisi Betawi Jamaludin Minta Anggaran Rp 100 Miliar

Rapat Dengan Pemprov DKI di Bogor, Politisi Betawi Jamaludin Minta Anggaran Rp 100 Miliar

- in DAERAH, NASIONAL, POLITIK, PROFIL
21
0
Rapat Dengan Pemprov DKI di Bogor, Politisi Betawi Jamaludin Minta Anggaran Rp 100 Miliar. – Foto: Politisi Berdarah Betawi, yang juga Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Golkar, Jamaludin.(Ist)Rapat Dengan Pemprov DKI di Bogor, Politisi Betawi Jamaludin Minta Anggaran Rp 100 Miliar. – Foto: Politisi Berdarah Betawi, yang juga Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Golkar, Jamaludin.(Ist)

Politisi berdarah Betawi, Jamaludin, mengajukan anggaran sebesar Rp 100 miliar yang akan diperuntukkan bagi Badan Musyawarah Betawi (Bamus Betawi).

Hal itu disampaikan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta ini, ketika mengikuti Rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta di Hotel Grand Cempaka Resort and Convention, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, Bamus Betawi memerlukan anggaran itu. Dia berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggarkannya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021.

“Saya hanya ingin menyampaikan amanat dari masyarakat saya, sebagai Putra Daerah Betawi, untuk APBD tahun 2021 melalui dana hibah, Pemprov DKI harus bisa mengalokasikan anggaran untuk Bamus Betawi sebesar 100 miliar,” ujar Jamaludin, Kamis (22/10/2020).

Tokoh Betawi dari Rawa Bambon, Jakarta Timur ini menyampaikan permintaan itu kepada Taufan Basri selaku Kepala Badan Kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) DKI yang juga hadir dalam Rapat Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta itu.

“Khusus kepada Bapak Taufan yang di Kesbangpol, saya minta Bapak untuk dana hibah 2021 mengalokasikan anggaran Rp 100 miliar untuk Bamus Betawi, saya kira ini perlu dicatat,” pinta Jamaludin.

Jamaludin yang merupakan Pendiri Yayasan Rawa Bambon itu mengatakan, permintaan anggaran Rp 100 miliar tersebut tidak berlebihan. Karena anggaran tersebut digunakan untuk pengembangan Budaya Betawi melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Orang Betawi yang nota bene Penduduk Asli Jakarta.

“Sebagai bentuk penghargaan terhadap Masyarakat Betawi yang didukung dengan pengembangan Budaya Betawi, pengajuan anggaran Rp 100 miliar itu saya kira masih wajar dengan APBD DKI yang mencapai triliunan,” tambahnya.

Sebagai orang Betawi, Jamaludin meminta agar kiranya pemintaan anggaran untuk Bamus Betawi itu hendaknya dicatat oleh Pimpinan Rapat.

“Jadi permintaan alokasi anggaran 100 miliar untuk Bamus Betawi yang baru saja saya sampaikan, merupakan amanah yang disampaikan masyarakat saya. Melalui saya di DPRD DKI dan ini mohon dicatat oleh Pimpinan Rapat,” pungkas Jamaludin.(JTM)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like