Raih Juara II Penanganan Perkara Pidsus, Kajari Jaksel Anang Supriyatna: Kami Bertekad Berikan Pelayanan Terbaik

Raih Juara II Penanganan Perkara Pidsus, Kajari Jaksel Anang Supriyatna: Kami Bertekad Berikan Pelayanan Terbaik

- in DAERAH
596
0

JAKARTA – Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) kembali menorehkan prestasi, setelah sebelumnya berhasil menjadi satu-satunya perwakilan Korps Adhyaksa dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020, yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kali ini Kejari Jaksel yang dipimpin Anang Supriyatna, meraih juara II dalam penanganan tindak pidana korupsi tahun 2020.

“Jabatan itu amana loh, bukan hak. Karena itu, apa yang bisa saya kerjakan, ya saya kerjakan sebaik mungkin,” kata Anang Supriyatna ketika dikonfirmasi, Senin (21/12/2020).

Anang menegaskan, apa yang dia kerjakan bersama Kepala Seksi Pidana Khusus(Kasi Pidsus), Ridwan Asmawanta, merupakan tanggungjawabnya, sebagai abdi negara.

“Dari sejak saya diterima di intitusi kejaksaan, saya bertekad akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik, sebisa mungkin. Alhamdulillah, apa yang kami kerjakan selama ini, dinilai baik oleh pihak lain,” ujarnya.

Terkait promosi atas keberhasilannya memimpin Kejari Jaksel, Dia mengatakan, dirinya yakin, pimpinan punya penilaian tersendiri.

“Bagi saya, apa yang saya kerjakan ini, adalah amanat yang harus saya lakukan tanpa kecuali. Semua saya serahkan kepada sang pencipta,” katanya.

Perlu diketahui, bagi para pimpinan Kejaksaan Tinggi maupun Kejari di tipe A dan B yang meraih peringkat 1 – 3, biasanya mendapatkan mempromosikan sebagai reward atas keberhasilanya memimpin di bidangnya masing-masing.

Sementara bagi Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kepala Kejari yang belum menangani perkara tindak pidana korupsi secara optimal, Jaksa Agung tidak segan-segan memberikan tindakan tegas kepada jajarannya yang tidak memenuhi target kinerja.

“Masih ditemukan adanya satuan kerja yang belum atau tidak melakukan penanganan perkara tindak pidana korupsi. Sebagai bentuk komitmen atas instruksi dan arahan yang telah saya buat, saya akan mengambil tindakan tegas berupa evaluasi atas jabatan pada satuan kerja yang sama sekali tidak atau belum ada penanganan perkara tipikor,” kata Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin saat menutup Rapat Kerja Kejaksaan RI Tahun 2020 di Kompleks Kejaksaan Agung, belum lama ini.

Beradasarkan hasil penilaian penanganan perkara tindak Pidana Khusus di masa pandemi Covid-19 untuk Kejari tipe A, Kejari Jaksel meraih nilai 72. Untuk peringkat pertama diraih Kejari Jakarta Pusat dengan nilai 125. Sementara peringkat ketiga diraih Kejari Makassar dengan nilai 54.(Richard)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan dan Penggelapan, Guru Besar UNHAS Ditahan Diam-diam di Polda Metro Jaya

Seorang Guru Besar Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, bernama