Pungli Pengangkatan Karyawan PDAM Dengan Modus Bantu Pengurusan Kredit Ke Bank, Jaksa Di Kabupaten Kudus Tangkap Pelaku Dengan Barbuk Rp 65 Juta

Pungli Pengangkatan Karyawan PDAM Dengan Modus Bantu Pengurusan Kredit Ke Bank, Jaksa Di Kabupaten Kudus Tangkap Pelaku Dengan Barbuk Rp 65 Juta. – Foto: Uang hasil kejahatan pungli oknum karyawan PDAM Kabupaten Kudus.
Pungli Pengangkatan Karyawan PDAM Dengan Modus Bantu Pengurusan Kredit Ke Bank, Jaksa Di Kabupaten Kudus Tangkap Pelaku Dengan Barbuk Rp 65 Juta. – Foto: Uang hasil kejahatan pungli oknum karyawan PDAM Kabupaten Kudus.

Jaksa di Kabupaten Kudus menangkap seorang karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) karena diduga melakukan pungutan liar  alias Pungli dalam proses penerimaan karyawan.

Dari proses tangkap tangan yang dilakukan Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kudus (Tim Pidsus Kejari Kudus) itu disita barang bukti atau barbuk berupa uang sebanyak Rp 65 juta.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Hari Setiyono mengumumkan, oknum karyawan PDAM Kabupaten Kudus berinisial T itu tertangkap tangan pada Kamis, 11 Juni 2020, pada pukul 14.40 WIB.


“Tim Pidsus Kejari Kudus bekerja sama dengan Tim Pidsus Kejati Jateng berhasil menangkap tangan seorang karyawan  PDAM Kabupaten Kudus bernama T. Dia diduga telah menerima uang terkait dengan penerimaan dan pengangkatan karyawan PDAM Kabupaten Kudus. Dengan bukti uang tunai sejumlah Rp 65 juta,” tutur Hari Setiyono, Jumat (12/06/2020).

Dikatakan Hari Setiyono, penangkapan dilakukan berdasarkan laporan pengaduan yang diterima. Diduga dalam penerimaan dan pengangkatan karyawan, Direktur Utama PDAM Kabupaten Kudus disinyalir telah menarik uang dari para calon karyawan  dengan jumlah bervariasi. Antara Rp 25 juta hingga Rp 150 juta.

Pelaku pungli itu melancarkan aksinya lewat kerja sama dengan pihak swasta berinisial O. O adalah sebagai orang yang menerima uang pungli dengan modus calon karyawan diarahkan untuk meminjam uang di koperasi O, untuk bayar uang muka sebesar Rp 10 juta.


“Selebihnya calon karyawan  diarahkan dan dibantu pengurusan kredit ke Bank Jateng dan Bank Pasar oleh karyawan PDAM Kabupaten Kudus berinisial T tadi. Selanjutnya pada saat pencairan uang langsung diserahkan kepada O,” tutur Hari Setiyono.

Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjutnya,  terungkap bahwa uang diterima oleh T itu adalah atas perintah O. “Dan sekarang sedang diupayakan menangkap yang bersangkutan,” ujar Hari.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan