Presiden Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet, Generasi Muda Visioner: Jika Tak Ada Perubahan, Menteri BUMN Layak Diganti

Presiden Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet, Direktur Eksekutif Gerakan Muda Visioner (GEMUVI) Teofilus Mian Parluhutan : Jika Tak Ada Perubahan, Menteri BUMN Layak Diganti. – Foto: Menteri BUMN Erick Thohir. (Net)
Presiden Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet, Direktur Eksekutif Gerakan Muda Visioner (GEMUVI) Teofilus Mian Parluhutan : Jika Tak Ada Perubahan, Menteri BUMN Layak Diganti. – Foto: Menteri BUMN Erick Thohir. (Net)

Sejumlah menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo-Ma’aruf Amin layak diganti, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir.

Video rapat paripurna Kabinet Indonesia Maju yang tersebar luas di jagat maya telah membuat arah angin berbalik menerpa para menteri yang visi misinya tidak sesuai dengan visi misi Presiden Jokowi.

Pada awal pembentukan kabinet, Presiden Joko Widodo telah dengan sangat jelas  menyatakan akan melakukan reshuffle jika ada menteri yang menjalankan visi misi tidak sesuai dengan visi misi Presiden.

Direktur Eksekutif Gerakan Muda Visioner (GEMUVI) Teofilus Mian Parluhutan mengatakan, dalam video tersebut, salah satu sektor yang disorot oleh Presiden Joko Widodo adalah sektor ekonomi. Dan lebih spesifik lagi adalah sektor BUMN.

Menurut Teo, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir beberapa waktu yang lalu telah melakukan pergantian Komisaris di dalam tubuh BUMN dengan memasukan dua Jenderal aktif TNI-Polri untuk mengisi jabatan Komisaris di perusahaan plat merah tersebut.

“Ini sangat bertentangan dengan ketentuan yang tertuang dalam Pasal 47 ayat (1) Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 02 Tahun 2002 tentang Polri,” ujar Teofilus, Rabu (01/07/2020).

Teo juga mempertanyakan, kehadiran jenderal aktif TNI/Polri itu di BUMN. “Apakah hal ini dilakukan memang karena kebutuhan mendesak di BUMN ? Sehingga harus menempatkan para anggota aparat keamanan aktif untuk menjadi komisaris? Ataukah untuk menggalang dukungan demi 2024 seperti isu yang beberapa waktu lalu santer mencuat ke publik?” tanyanya.

Teo meminta Menteri BUMN Erick Thohir agar tidak lagi membuat kebijakan-kebijakan yang blunder dan tidak sesuai visi dan misi Presiden.

“Menurut saya, jika Pak Erick membuat kebijakan kebijakan yang blunder dan tidak sesuai visi presiden lagi, saya kira beliau layak diganti,” ujar Teo.

Menurutnya, seharusnya Erick Thohir sebagai Menteri BUMN yang berasal dari kaum muda itu bisa mencerminkan semangat muda. Dengan cara membuat terobosan-terobosan baru yang inovatif.

“Bukan malah membuat kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai dengan reformasi  Jangan malah hal-hal seperti ini akan meligitimasi isu-isu liar di masyarakat, yang menyebut bahwa reformasi masih dikorupsi,” tandasnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan