Pimpinan KPK Yang Baru Harus Pastikan LHKPN Sebagai Pintu Masuk Pemberantasan Korupsi

Diskusi Hukum Ada Apa Dengan KPK? Evaluasi Publik Di Bawah Kepemimpinan Agus Cs, oleh Journalist Of Law Jakarta (JLJ), di Boplo Room Meeting, Lantai 2, Restauran Gado-Gado Boplo, Jalan Panglima Polim IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/09/2019). Pembicara: Prof Romli Atmasasmita sebagai narasumber. Juga ada Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr Emrus Sihombing dan Mantan Komisioner KPKPN, yang juga Advokat Peradi, Petrus Selestinus, SH.
Diskusi Hukum Ada Apa Dengan KPK? Evaluasi Publik Di Bawah Kepemimpinan Agus Cs, oleh Journalist Of Law Jakarta (JLJ), di Boplo Room Meeting, Lantai 2, Restauran Gado-Gado Boplo, Jalan Panglima Polim IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/09/2019). Pembicara: Prof Romli Atmasasmita sebagai narasumber. Juga ada Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr Emrus Sihombing dan Mantan Komisioner KPKPN, yang juga Advokat Peradi, Petrus Selestinus, SH.

Pimpinan KPK yang baru, harus memastikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebagai pintu masuk pemberantasan korupsi ke depan.

Mantan Komisioner Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN) Petrus Selestinus menekankan, upaya pencegahan yang maksimal tidak pernah dilakukan di KPK, dengan LHKPN itu.

Seharusnya, ribuan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang sudah ada di tangan KPK, itu ditelaah dan dijadikan pintu masuk pemberantasan korupsi.

“Jadi, LHKPN itulah harusnya dijadikan pintu masuk. Men-trigger pemberantasan korupsi. Nah itu selama ini tidak maksimal. Malah numpuk begitu saja. Ada mungkin ribuan bahkan jutaan LHKPN di KPK, tidak dijamah,” ujar Petrus Selestinus.

Hal itu disampaikan Emrus Sihombing saat menjadi pembicara pada Diskusi Hukum yang digelar Journalist Of Law Jakarta (JLJ), di Boplo Room Meeting, Lantai 2, Restauran Gado-Gado Boplo, Jalan Panglima Polim IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/09/2019).

Diskusi Hukum bertema Ada Apa Dengan KPK? Evaluasi Publik Di Bawah Kepemimpinan Agus Cs itu, menghadirkan Prof Romli Atmasasmita sebagai narasumber, Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr Emrus Sihombing dan Mantan Komisioner KPKPN, yang juga Advokat Peradi, Petrus Selestinus.

Diskusi itu diikuti wartawan, mahasiswa dan juga para pegiat anti korupsi. Koordinator Jakarta Law Journalist (JLJ) Edward Bivi Panggabean menyampaikan, diskusi itu untuk memperkuat pemahaman dan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Bukan untuk saling pro kontra, tetapi kita membuka wacana publik, dan mencoba melihat secara obyektif, apa persoalan sebenarnya di KPK dan pemberantasan korupsi,” ujar Edward.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*