Pilkada Labuhanbatu Sebentar Lagi, Aspirasi Kaum Millenial Jangan Dianggap Remeh

Pilkada Labuhanbatu Sebentar Lagi, Aspirasi Kaum Millenial Jangan Dianggap Remeh.
Pilkada Labuhanbatu Sebentar Lagi, Aspirasi Kaum Millenial Jangan Dianggap Remeh.

Pilkada Serentak akan kembali digelar dalam waktu yang tidak lama lagi. Setiap daerah diharapkan bersungguh-sungguh menelusuri calon pemimpinnya yang bisa dan mau memajukan kesejahteraan rakyat daerah, dengan melibatkan kalangan millennial.

Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Labuhanbatu Raya Jakarta (Himapala Raya) Johannes Aritonang menyampaikan, para kaum millennial daerah yang menuntut ilmu di rantau dan bekerja, kiranya mau dan mampu berkompetisi di daerah-daerahnya untuk kemajuan daerah asal masing-masing.





“Begitu pula di daerah Labuhanbatu. Pertarungan para kandidat tidak bisa dipandang sebelah mata. Para kandidat tentu telah mempersiapkan langkah-langkah dan stategi politiknya menghadapi pesta demokrasi mendatang di Kabupaten Labuhanbatu. Generasi millennial yang tergabung di Himapala Raya juga begitu,” tutur Johannes Aritonang, di Jakarta, Selasa (23/07/2019).

Pria yang akrab disapa Jo ini juga dikenal aktiv sebagai aktivis Pemuda dan Mahasiswa di Jakarta yang berkeinginan memberikan konstribusi nyata bagi Tanah Kelahirannya.

Menurut dia, saat ini, masyarakat di daerah sudah sangat melek dan bisa menilai pemimpin yang benar-benar bisa menjadi penampung aspirasi mereka.





Meski begitu, perhelatan Pilkada jangan menjadi ajang perpecahan dan malah menyebabkan daerah itu mundur dari peradabannya.

“Siapapun yang akan menjadi pemimpin nantinya, kiranya bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, peningkatan nilai ekonomi dan peran serta masyarakat. Pemimpin di daerah nantinya juga harus mampu melakukan peningkatan daya saing daerah, dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, dan kekhasan suatu daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas Jo.

Dia mengingatkan, para calon yang bertarung di Pilkada harus mampu melihat potensi-potensi masyarakatnya di daerah. “Seperti di Labuhanbatu, sangat banyak potensi yang perlu dikembangkan lebih baik lagi,” ujarnya.





Menurut Jo, para calon yang merangkul generasi milenial dalam membangun Labuhanbatu, misalnya, akan mendapat tempat yang lebih baik di mata masyarakat.

“Sebab tak bisa dipungkiri, kita hidup di zaman milenial, tentu membutuhkan gagasan-gagasan yang berupa solusi dalam memecahkan masalah yang ada di daerah. Karena Labuhanbatu memiliki generasi milenial yang berpotensi, baik yang berada di Kabupaten Labuhanbatu maupun di Luar Labuhanbatu, terkhususnya di DKI Jakarta,” tandasnya.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*