Piala Euro 2020 Spanyol Vs Swedia, La Furia Roja Paling Diunggulkan

Piala Euro 2020 Spanyol Vs Swedia, La Furia Roja Paling Diunggulkan

- in DAERAH, DUNIA, NASIONAL, OLAHRAGA
22
0
Piala Euro 2020 Spanyol Vs Swedia, La Furia Roja Paling Diunggulkan.- Foto: Timnas La Furia Roja, julukan Timnas Spanyol. Paul Torres (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekannya pada pertandingan Spanyol vs Malta dalam lanjutan kualifikasi Euro 2020 di Stadion Ramon de Carranza, Cadiz, pada 15 November 2019. (AFP/Cristina Quicler).Piala Euro 2020 Spanyol Vs Swedia, La Furia Roja Paling Diunggulkan.- Foto: Timnas La Furia Roja, julukan Timnas Spanyol. Paul Torres (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekannya pada pertandingan Spanyol vs Malta dalam lanjutan kualifikasi Euro 2020 di Stadion Ramon de Carranza, Cadiz, pada 15 November 2019. (AFP/Cristina Quicler).
Kapasitas dan kualitas Timnas Spanyol akan diuji dalam laga melawan Timnas Swedia pada Pertandingan Grup E Euro 2020 (Euro 2021). 

Pertandingan ke-22 Euro 2021 ini akan berlangsung di Stadion La Cartuja, Sevilla, Spanyol pada Selasa (15/6) dini hari WIB. Rencananya kick-off akan berlangsung mulai pukul 02.00 WIB. 

Timnas Spanyol yang datang dengan banyak wajah baru, akan berupaya menunjukkan bahwa mereka masih pantas disebut sebagai bakal calon juara Piala Eropa tahun ini. Sekilas, ambisi untuk itu terbuka untuk diraih. 

Pasalnya, La Furia Roja, julukan Timnas Spanyol, hanya kalah sekali dalam 13 pertandingan sepanjang 2020-2021. Kekalahan tersebut tercipta pada 13 Oktober 2020 saat bertemu Ukraina. 

Selepas laga itu, gawang Timnas Spanyol hanya lima kali kebobolan. Absennya bek gaek kharismatik Sergio Ramos, pun terbukti tak melemahkan kekuatan Timnas Spanyol yang terlihat tetap solid di sektor jantung pertahanan seiring kehadiran Aymeric Laporte. 

Rekor pertemuan Timnas Spanyol vs Timnas Swedia pun berpihak ke Negeri di Semenanjung Iberia ini. Dari 14 pertemuan, Spanyol meraih 6 kemenangan, 5 kali imbang, dan hanya 3 kali kalah. 

Namun, Timnas Swedia tak bisa dipandang sebelah mata. Tim penghuni peringkat ke-18 FIFA ini tak terkalahkan sepanjang 2021 dengan menyapu bersih lima laga dengan kemenangan. 

Spanyol datang dengan membawa modal hasil imbang tanpa gol ketika berhadapan dengan Timnas Portugal pada pekan lalu. 

Jika dilihat pada lima pertandingan terakhir, Spanyol mendapatkan tiga kali hasil kemenangan, dan dua kali hasil imbang. 

Dengan hasil sangat baik itu, Timnas Spanyol yang kini dilatih oleh Luis Enrique tentu akan optimis untuk kembali meraih hasil impresif kemenangan. 

Swedia juga akan datang dengan membawa misi untuk menang dan akan berambisi memberikan kejutan kekalahan kepada Timnas Spanyol. 

Swedia datang dengan membawa modal hasil kemenangan pada pertandingan terakhirnya pekan lalu ketika berhadapan dengan Timnas Armenia dengan skor 3-1. 

Swedia yang kini diperkuat kembali Imbrahimovic optimis akan meraih hasil kemenangan. 

Jika dilihat pada lima pertandingan terakhirnya, Swedia mendapatkan lima kali hasil kemenangan impresif tanpa sekalipun meraih kekalahan ataupun hasil imbang. 

Data statistik menunjukkan dari pertemuan terakhir kedua tim, maka Spanyol mendominasi dengan meraih tiga kali kemenangan kontra Swedia. 

Sementara Swedia memenangkan satu kali pertemuan atas Spanyol, dan satu kali pertemuan berakhir dengan hasil imbang untuk kedua tim. 

Terakhir kali kedua tim bertemu pada 16 Oktober 2019 lalu, di mana kedua tim hanya bermain dengan skor akhir 1-1. 

Spanyol sendiri sudah mengalami beberapa tahun kompetisi yang amat sulit di level internasional. Mereka tersingkir dari Piala Dunia 2014 di babak penyisihan grup, sebelum hanya mencapai babak 16 besar di Euro 2016 dan Piala Dunia 2018. 

Spanyol merupakan tim yang sangat difavoritkan untuk menang usai mengantongi tiga trofi serupa pada tahun 1964, 2008, dan 2012. Jika berhasil, tim besutan Luis Enrique ini akan menyamai rekor Jerman yang meraih empat gelar. 

Di sisi lain, Timnas Swedia akan mencari awal yang indah demi bisa keluar dari babak penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak Euro 2004 ketika mereka lolos ke perempat final, dan ketika mencapai semifinal pada 1992. 

Mengawali Euro 2020, Swedia tentunya akan mencoba tampil percaya diri mengingat lawan mereka adalah Spanyol yang dianggap sebagai tantangan terberat di semua kompetisi internasional. 

Tim besutan Janne Andersson semakin percaya diri untuk menang usai memenangkan lima pertandingan terakhir mereka, termasuk kemenangan di dua laga uji coba berturut-turut atas Finlandia dan Armenia. 

Swedia sendiri dipastikan tak diperkuat striker veteran Zlatan Ibrahimovic yang harus absen karena mengalami cedera. Namun, hal ini tak menjadi masalah karena Spanyol sendiri juga tidak diperkuat sang kapten Sergio Busquets akibat positif Covid-19. 

Tetapi head-to-head menunjukkan Swedia memang bukan apa-apanya dibandingkan Spanyol. La Furia Roja sudah memenangkan dua kali lebih banyak pertandingan (6) melawan Swedia karena mereka kalah tiga kali dalam 14 laga sebelumnya. 

Selain itu, tim tuan rumah masih memiliki banyak pemain berkualitas di skuat mereka, sehingga masih diunggulkan untuk menang atas Swedia meski dengan skor tipis. 

Pelatih La Furia Roja, Luis Enrique kabarnya tengah galau untuk menentukan pemain yang berhak mengisi posisi ujung tombak penyerangan tim. 

Setidaknya ada tiga pemain yang berpeluang untuk mengemban tugas sebagai tukang gedor pertahanan tim lawan. Ketiga pemain tersebut ialah Alvaro Morata, Gerard Moreno dan Ferran Torres. 

Dilansir dari laman Football Espana, nama Morata menjadi yang terdepan untuk mengisi lini depan penyerangan Spanyol. 

Musim 2020/2021 memang menjadi tahun kompetisi yang tak baik bagi Sang Bomber. Dipinjamkan Atletico Madrid ke JuventusMorata hanya mampu mengemas 11 gol di ajang Serie A. 

Meski kerap bermain sebagai starter, namun eks Real Madrid ini gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya. 

Kendati demikian, Enrique kabarnya lebih condong kepada memainkan Morata sebagai starter kala bersua dengan Swedia. 

Pengalaman dan jam terbang di level Internasional yang dimiliki Morata menjadi tolak ukurnya. Opsi kedua tersedia nama Gerard Moreno. 

Bomber Villarreal ini menunjukkan penampilan yang gemilang bersama Kapal Selam Kuning musim lalu. 

Ia mengantongi 23 gol di ajang LaLiga dan membantu Villarreal memenangkan trofi Liga Eropa. 

Seperti yang dijelaskan, Moreno hanya menjadi ban serep jika kondisi Morata tak fit untuk tampil. 

Sedangkan opsi lain yang dimiliki lini serang Timnas Spanyol adalah Ferran TorresTorres menjadi bagian dari suat juara Manchester City. 

Meski kalah saing dari Bernardo Silva maupun Riyad Mahrez, namun Torres mampu mengemas 13 gol di semua kompetisi bareng The Citizens. 

Ia memang bukan tipikal striker nomor 9 yang berkutat di dalam kotak penalti saja. Akan tetapi permainan ‘liar’ yang dimiliki pemain 21 tahun tersebut dapat menjadi warna tersendiri bagi penyerangan La Furia Roja. 

False nine adalah skema yang tepat untuk digunakan oleh Enrique ketika memainkan Ferran Torres di posisi center forward. 

Di sisi lain, Swedia bukannya tanpa masalah sama sekali. Dejan Kulusevski yang merupakan pilar andalan diprediksi tak akan tampil pada laga perdana Swedia di Euro 2020. 

Pemain Juventus ini dipastikan positif Covid-19 beberapa hari yang lalu dan harus menjalani isolasi mandiri. 

Kehilangan seorang Dejan Kulusevski merupakan pukulan telak bagi tim yang berjuluk Blagult ini. 

Alvaro Morata dipercaya Timnas Spanyol sebagai ujung tombak saat mengawali Euro 2020 melawan Swedia nanti. Morata memang telah menunjukkan kualitasnya sejak dipinjamkan Atletico Madrid ke Juventus tahun lalu. 

Bersama raksasa Turin, pemain 28 tahun ini telah mencetak 11 gol dan 11 assist di Serie A Italia, dan total 20 gol dan 12 assist dalam 44 penampilannya di semua kompetisi. 

Morata juga menjadi opsi paling ideal bagi Enrique dan dirinya difavoritkan untuk memenangkan Sepatu Emas pada kompetisi Euro 2020 kali ini. 

Jika Spanyol akan mengandalkan Morata sebagai ujung tombak, maka Swedia akan memasang Victor Lindelof untuk memimpin lini belakang meredam serangan-serangan lawan di pertandingan nanti. 

Bek Manchester United ini memang sudah menjadi langganan di Timnas Negaranya sejak debut pada 2016 lalu. Sedangkan bersama klubnya, Lindelof juga sudah membuktikan dirinya sebagai benteng yang tangguh. 

Di musim 2020/2021, Lindelof tampil reguler bersama Manchester United. Duetnya bersama Harry Maguire di jantung pertahanan Setan Merah menjadi yang paling sering dipasang Sang Pelatih, Ole Gunnar Solkjaer. Untuk laga ini, diprediksi skor Timnas Spanyol 2-1 Timnas Swedia.***

Prediksi Susunan Pemain 

Timnas Spanyol: David de Gea, Marcos Llorente, Diego Llorente, Pau Torres, Jose Luis Gaya, Fabian Ruiz, Sergio BusquetsThiago AlcantaraFerran Torres, Gerard Moreno, Pablo SarabiaPelatih: Luis Enrique. 

Timnas Swedia: Robin Olsen, Mikael Lustig, Victor Lindelof, Emil KrafthLudwig AugustinssonDejan KulusevskiKristoffer Olsson, Sebastian Larsson, Viktor Claesson, Alexander Isak, Zlatan IbrahimovicPelatih: Janne Andersson. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like