Breaking News

Persoalan Sampah Kini Sangat Serius, Gakkum KLHK Segel Pembuangan Sampah Ilegal di Kota Tangerang

Persoalan Sampah Kini Sangat Serius, Gakkum KLHK Segel Pembuangan Sampah Ilegal di Kota Tangerang. Persoalan Sampah Kini Sangat Serius, Gakkum KLHK Segel Pembuangan Sampah Ilegal di Kota Tangerang.

Persoalan sampah kini sangat serius. Pihak Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) pun terus menggeber langkah penindakan terhadap pembuangan sampah ilegal yang terus marak di berbagai lokasi.

Sebelumnya, pada 28 Mei 2019, untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat, Tim Gakkum KLHK menyegel tempat pembuangan sampah ilegal di Sudimara Timur, Ciledug, Kota Tangerang, Banten.  Penyegelan dilakukan oleh  Pengawas lingkungan hidup.




Direktur Pengawasan dan Penerapan Sanksi Administratif KLHK, Sugeng Priyanto mengatakan, penyegelan ini dilakukan merespon aduan masyarakat yang mengeluhkan tempat pembuangan dan pembakaran sampah illegal dilokasi dekat perumahan mereka.

Sugeng menambahkan, Pembuangan dan Pembakaran sampah illegal ini telah menimbulkan pencemaran dan gangguan kesehatan masyarakat.

“Lokasi pembuangan sampah illegal ini selain berdekatan dengan permukiman penduduk juga melanggar Rencana Tata Ruang Daerah, karena tidak diperuntukkan untuk tempat pembuangan sampah,” ujar Sugeng Proyanto, dalam keterangannya, Minggu (02/06/2019).




Dirjen Penegakan Hukum LHK, Rasio Ridho Sani menegaskan, permasalahan sampah saat ini sudah menjadi permasalahan serius.

“Penindakan pembuangan atau dumping sampah ilegal menjadi prioritas dari KLHK. Pemasangan garis pengawas lingkungan hidup dan papan peringatan untuk menghentikan kegiatan pembuangan sampah iilegal.  Lokasi tersebut berada dalam pengawasan dan penegakan hukum oleh Pengawas dan Penyidik KLHK,” tutur Rasio.

Rasio Ridho Sani menegaskan, pengelola sampah ini melanggar Pasal 29 ayat 1 huruf e dan dapat dijerat dengan Pasal 40 ayat 1 Undang-Undang No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, dengan hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Seratus Juta Rupiah dan paling banyak Rp 5 miliar.




Selain itu, pelaku juga dapat dijerat dengan dengan Pasal 98 ayat 1 UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp 3 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar, dan Pasal 109 UU No 32 tahun 2009 dengan hukuman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 3 miliar.

Selain penyegelan pembuangan sampah ilegal di Ciledug Kota Tangerang ini, Gakkum KLHK telah melakukan penyegelan di empat lokasi lainnya di Cibubur, Kabupaten Bogor pada tanggal 21 Mei 2019.

Rasio Sani mengingatkan para pengelolaan sampah ilegal ini agar segera menghentikan kegiatan pembuangan dan pembakaran sampah ilegal.




“Karena berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Tindakan yang mereka lakukan ini merupakan kejahatan,” kata Rasio Sani.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*