Persoalan Kian Pemerintah Sudah Menggunung, Usai Reshuffle Jilid II Menteri-Menteri Harus Tancap Gas

Menteri-menteri hasil reshuffle Jilid II harus segera buktikan kemampuan kerjanya menyelesaikan persoala-persoalan yang kian pelik.

Presiden Jokowi telah mengangkat menteri-menteri baru untuk melanjutkan kabinet kerja 2014-2019. Namun pengangkatan ini dinilai belum menjawab apapun terhadap kondisi riil yang terjadi saat ini.

 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J. Mahesa mengatakan, pemerintah saat ini tergantung pada kondisi riil ekonomi masyarakat, apakah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah mampu mendongkrak perekonomian bangsa ini.

 

“Seperti halnya pengampunan pajak ini yang targetnya mencapai sekian triliun itu, dapat tercapai atau tidak? Kalau tidak tercapai dengan sehebat apapun menteri yang ada saat ini ya percuma juga,” ujar Desmond di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (27/07/2016).

 

Dengan masuknya nama-nama baru dalam kabinet kerja Jokowi-JK, menurut Desmond, harus peka melihat sektor yang mengalami krisis saat ini, seperti sektor ekonomi. Dengan masuknya Sri Mulyani, harapannya pemerintah dapat memberikan jalan keluar dari keterpurukan perekonomian Indonesia.

 

“Masuknya Sri Mulyani seperti yang diharapkan atau tidak. Maka tantangan terbesar ada pada apakah Undang Undang Tax Amnesty bisa mencapai target, jika tidak bisa mencapai target ya siapapun menterinya pasti akan gagal. Saya yakin Sri Mulyani bukan sinterklas yang bisa menyelesaikan masalah atau david copperfield yang dapat menyulap yang bisa menjadi semuanya sempurna,” ucapnya.

 

Desmond menilai, orang-orang yang mengisi cabinet hari ini memiliki sepak terjang yang bagus begitu juga dengan yang lama. Namun, menurut Desmond, letak keberhasilan itu bukan ada pada bagus atau tidaknya orang-orang yang masuk dalam jajaran kabinet kerja melainkan mengerti akan melakukan apa melihat kondisi saat ini.

 

“Bagus atau tidak tapi kalau kondisi riil tidak mendukung untuk apa? Karena semua sektor saat ini mengalami krisis baik dari ekonomi, hukum, kesenjangan sosial dan kemiskinan pun kita pertanyakan lalu ketersediaan lapangan pekerjaan. Pertanyaannya apakah dengan orang-orang baru sekarang ini dapat menyelesaikan semua persoalan itu dan memenuhi janji-janji Jokowi. Kan disini persoalannya,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Desmond mengatakan, untuk saat ini semua sektor harus diperhatikan, dan jangan hanya satu sektor saja yang mendapatkan perhatian khusus.

 

“Harus dilihat dari seluruhnya karena semua berawal dari persoalan ekonomi saat ini yang sangat parah, penegakan hukum amburadul, politik juga ikut amburadul tentunya akan berdampak pada kesenjangan sosial yang amburadul, nah kalau kita hanya fokus pada satu hal saja seolah-olah yang lain beres,” ujarnya.

 

Untuk itu, Desmond meminta agar menteri-menteri yang telah diangkat oleh presiden membuktikan bahwa dirinya sebagai orang terbaik untuk mengurusi persoalan bangsa saat ini.

 

“Harus berbuat semaksimal mungkin. Itu saja,” pungkasnya.(Richard)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*