Perjalanan Tol Langit Terancam, Turunkan Harga Tiket Pesawat

Perjalanan Tol Langit Terancam, Turunkan Harga Tiket Pesawat.
Perjalanan Tol Langit Terancam, Turunkan Harga Tiket Pesawat.

Harga tiket pesawat yang sangat tinggi di tiga minggu terakhir menunjukkan adanya ancaman dalam pelaksanaan Program Tol Langit, atau perjalanan dengan mempergunakan moda transportasi pesawat.

Jika hendak melayani masyarakat lewat transportasi publik jenis pesawat terbang, maka pemerintah juga harus memberikan jaminan dan kepastian akan harga tiket yang bisa terjangkau kantong masyarakat umum.




Hal itu terungkap dalam Diskusi Tematik yang digelar oleh Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI), Sabtu (25/05/2019) kemarin.

Pengamat Kebijakan Publik, Herman Dirgantara menyampaikan, isu tiket pesawat dua minggu terakhir berada di 3 isu teratas yang ramai diperbincangkan. Isu ini tidak kalah dengan isu Pilpres yang sedang menghangat.

Lebih lanjut, Direktur Gajah Mada Analitika ini menjelaskan, mahalnya harga tiket pesawat cukup marak dikeluhkan, dikarenakan mendekati hari raya Idul Fitri. “Dimana budaya mudik merupakan tradisi tahunan di Indonesia,” ujarnya.




Herman Dirgantara mengatakan, mahalnya harga tiket pesawat ini tak lepas dari tingginya harga avtur. “Dan Pertamina harus bertanggung jawab atas hal ini. Selain itu, diperlukan political will oleh pemerintah untuk ikut berperan dalam menyikapi hal ini dikarenakan pesawat adalah salah moda transpotasi yang vital,” tuturnya.

Mantan Dirjen Perhubungan Udara, Cucuk Suryo Suprojo menyampaikan, pemerintah sudah berusaha melakukan hal yang tepat dengan ikut mengontrol dengan mengeluarkan harga batas atas batas bawah untuk menjaga stabilitas harga dan tetap mengutamakan keamanan.

Menurut dia, Peraturan Menteri mengenai batas atas batas bawah harga tiket pesawat harus dikaji secara berkala untuk memantau pergerakan cost penerbangan agar tetap dalam nilai keseimbangan tanpa mengabaikan keselamatan.




Kebijakan yang lain, lanjutnya, adalah pengaturan rute penerbangan yang terkoneksi antar wilayah sehingga tercipta efisiensi cost penerbangan dan tidak membebani maskapai.

“Ini merupakan hal yang wajib dilakukan pemerintah untuk mengatur rute agar efisiensi dapat tercapai,” ujar Cucuk Suryo Suprojo.

Konsultan Bisnis, Kuncoroadi mengatakan, efek domino akan mahalnya tiket pesawat bagi rata-rata orang Indonesia sangat terasa. Pesawat hari ini adalah moda transpotasi modern yang paling efektif dari segi jangkauan dan efisien dari segi waktu.




“Penurunan penumpang ikut mempengaruhi jumlah wisatawan baik domestik maupun internasional, hal ini mengurangi pendapatan di sektor pariwisata,” ujar Kuncoroadi.

Tidak sampai situ saja, hal ini juga berimbas pada sektor UMKM yang ikut turun karena berkurangnya angka kunjungan wisatawan.

“Dan masih akan merembet ke sektor lainnya berdampak beruntun secara ekonomi,” ujarnya.

Dia pun menekankan, harapan masyarakat akan kembali sesuainya harga tiket pesawat dengan kemampuan rata-rata orang Indonesia.




“Peran aktif pemerintah sebagai pengambil kebijakan sangat ditunggu. Pembatasan harga tiket pesawat namun tidak mengorbankan nilai keselamatan dan  dengan kajian-kajian strategis yang rutin untuk membantu menjaga keseimbangan cost penerbangan,” ujarnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan