Perang Terhadap Kanker Payudara, Perlu Keseriusan Deteksi Dini

Perang Terhadap Kanker Payudara, Perlu Keseriusan Deteksi Dini.

Kanker payudara menempati posisi salah satu prevalensi kanker tertinggi di Indonesia dan menempati posisi ke 10 untuk penyebab kematian terbanyak pada wanita di Indonesia.

Dengan jumlah yang sangat tinggi ini, pencegahan menjadi salah satu hal yang perlu disebarluaskan.

Kanker payudara menjadi sorotan setiap tahun, karena tidak hanya menyebabkan kerugian materi para pasiennya, juga moril dan kepercayaan diri.

Oleh karena itu, perlu dukungan dari pemerintah dan pengertian dari masyarakat, seputar deteksi dini kanker payudara.

Menurut Dr Alfiah Amiruddin, MD, Msurg, Dokter spesialis bedah RS Mitra Kemayoran, dengan adanya deteksi dini kanker payudara, tingkat kesakitan dapat ditekan dan kematian pun dapat dicegah. Penanganan yang dilakukan lebih sederhana dan biaya pun lebih murah.

“Oleh karena itu, sosialisasi  untuk deteksi dini menjadi hal yang perlu digaungkan ke masyarakat luas,” ujarnya, dalam konperensi pers, di Ruang Auditorium Lantai 6, Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran, Jalan HBR Motik Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2018).

RS Mitra Kemayoran bekerjasama dengan perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI), Kementerian Hukum dan HAM, Yayasan Maharani Kirana Pertiwi dan Allianz Indonesia akan menggelar Cancer Day, sosialisasi deteksi dini kanker payudara dengan tema “Untukmu Perempuan Indonesia”, Sayangi Payudaramu” bersama Wanita Kuat di Lapas Wanita Tangerang, Sabtu, 27 Oktober 2018.

Melalui kegiatan ini, lanjut dia, diharapkan menjadi awal untuk menggerakkan kesadaran masyarakat akan deteksi dini kanker payudara. Gerakan serupa untuk mendukung sosialisasi deteksi dini kanker payudara perlu didukung berbagai pihak dalam rangka menyehatkan wanita Indonesia.

Lapas Wanita Tangerang dipilih menjadi tempat penyelenggaran “Untukmu Perempuan Indonesia”, menurut Alfiah, karena lapas wanita membina para perempuan Indonesia yang bernasib kurang beruntung.

Sebagai salah satu rumah sakit yang peduli akan deteksi dini kanker payudara, maka rumah sakit Mitra Keluarga Kemayoran bersaa Allianz Indonesia ingin berbagi pengetahuan dan kesempatan untuk melakukan screening kanker payudara.

“RS Mitra Keluarga Kemayoran sangat peduli akan kaum perempuan di negeri ini yang seharusnya memiliki hak untuk tetap sehat mesti berada dibalik jeruji besi,” paparnya.

Target RS Mitra Keluarga Kemayoran melalui kegiatan ini, dapat memberikan edukasi kepada warga binaan, dan anggota komunitas perempuan yang hadir tentang pentingnya deteksi dini untuk menurunkan angka stadium lanjut kankaer payudara berkisar 40-70%.

Pada acara tersebut juga akan dijadikan momen untuk menyambut hari sumpah pemuda menjadi rangkaian kegiatan Dharma Wanita Kementerian Huum dan HAM dalam rangka hari ulang tahun Kemenkumham.

Acara ini dimeriahkan dengan talkshow kesehatan, fashion show perwakilan penghuni lapas berkolaborasi dengan komunitas perempuan yang mendukung kegiatan ini. Serta Baksos berupa pemeriksaan Mammografi dan USG gratis pada warga binaan dan staf lapas yang terindikasi tinggi terhadap kanker payudara. Tak ketinggalan hiburan untuk para penghuni lapas.

Ketua Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Indah Surya Dharma Ali, memberikan apresiasi kepada RS Mitra Keluarga Kemayoran yang menyediakan sejumlah dana untuk pemerikasaan gratis bagi para peghuni lapas dan petugas lapas, karena pemeriksaan dini kanker tidak masuk dalam kebijakan yang ditanggung oleh BPJS.

“Semoga ke depan akan keberpihakan dari berbagai elemen masyarakat maupun pemerintah agar pemerikasaan kanker secara dini bisa mudah dan murah, atau bahkan gratis,” ujar isteri Mantan Menteri Koperasi Surya Dharma Ali ini.

PPLIPI, meurut Indah, sebagai organisasi sosial yang bertujuan memberdayakan perempuan di segala aspek kehidupannya, salah satu prioritas programnya adalah masalah kesehatan.

“Masalah kanker ini menjadi sorotan besar karena banyak dialami perempuan, khususnya breast cancer dan kanker serviks menjadi tangung jawab kami untuk ikut melakukan kampanye dan sosialisasi ke para perempuan di semua golongan,” ujarnya.

RS Mitra Keluarga Kemayoran memiliki agenda tahunan untuk senantiasa melakukan event di berbagai tempat bekerjasama dengan beberapa mitra kerja, serta komunitas pemerhati kanker yang berada di Jakarta dan di luar Jakarta.

Adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, utamanya para komunitas kanker di Jakarta sangat positif, karena komunitas saling bahu membahu dalam membantu visi dan misi rumah sakit untuk menggaungkan deteksi dini, serta pendampingan sesama penderita yang membutuhkan support mental dalam menghadapi rangkaian terapi yang kadang membosankan dan menakutkan.

Sebagai Rumah sakit yang memiliki One Stop Breast Clinic di Jakarta, keberadan RS Mitra Keluarga Kemayoran akan memudahkan para perempuan yang membutuhkan pelayanan sehari dalam satu atap.

Sehingga menjadi target deteksi dini dapat tercapai.mulai dari pemeriksaan Dokter, pemeriksaan mammografi dan USG, MRI serta biopsi seua dilakukan dalam satu kali kunjungan tanpa harus keluar dari gedung rumah sakit.

RS Mitra Keluarga Kemayoran dengan peralatan yang canggih dan terkini mampu mendeteksi kanker payudara yang sangat dini sekalipun dengan ukuran tumor yang sangat kecil melalui rangkaian  pemeriksaan dan fasilitas satu atap yang dimiilikinya.

Di tempat yang sama, Founder LKG-Allianz, Ivan Maleakhi menyampaikan, kesehatan sering berbenturan dengan kondisi keuangan. Dalam perawatan atau perobatan, tidak semua pasien memiliki uang kes.

Bayangkan saja, lanjut Ivan, dari 10 orang pasien meninggal dunia, sebanyak 7 orang dikarenakan mengalami sakit. “Dan hanya sebanyak 3 persen dari 7 orang itu yang siap secara tunai biaya perobatan,” ujarnya.

Dia mengatakan, Allianz sudah berusia 128 tahun dan selalu memberikan pelayanan asuransi kesehatan bagi pasien. Perusahaan yang berasal dari Jerman itu, lanjut dia, juga aktif melakukan distribusi dan kegiatan-kegiatan yang membantu masyarakat, terutama kaum perempuan untuk mengobati penyakitnya.

“Terutama untuk penyakit-penyakit berat, termasuk kanker serviks dan kanker payudara. Ini perlu segera ditangani,” tuturnya.

Dia pun berharap, masyarakat bisa mengambil langkah kreatif untuk pembiayaan perobatan jika nanti mengalami masa sakit. “Kami membantu penyediaan dana untuk kesehatan,” ujarnya.(JR/Michael Nababan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*