Pengusutan Dugaan Korupsi Di KONI Pusat, Jaksa Periksa Tim Pertamina Foundation

Pengusutan Dugaan Korupsi Di KONI Pusat, Jaksa Periksa Tim Pertamina Foundation. – Foto: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Hari Setiyono. (Net)
Pengusutan Dugaan Korupsi Di KONI Pusat, Jaksa Periksa Tim Pertamina Foundation. – Foto: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Hari Setiyono. (Net)

Jaksa kembali melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi pemberian bantuan dana pemerintah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Tahun Anggaran 2017.

Kali ini, jaksa memanggil dan memeriksa Tim dari Pertamina Foundation. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Hari Setiyono menyampaikan, pemeriksaan telah dilakukan pada Rabu, 17 Juni 2020.

Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa 2 orang terkait dengan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) bantuan dana pemerintah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Tahun Anggaran 2017.

Menurut Hari Setiyono, pemeriksaan itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti surat dari BPK RI tanggal 08 Mei 2020.

Kedua saksi diperiksa di Gedung Bundar yakni kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

Saksi-saksi dari Tim Pertamina Foundation yang diperiksa itu adalah Narto Presdianto dan Banteng Pringgodani Walujo Putro.

“Pemeriksaan para saksi dilakukan untuk mengklarifikasi tentang penerimaan uang honor kegiatan pengawasan dan pendampingan, honor rapat dan uang pengganti transport kegaiatan pengawasan dan pendampingan program KONI Pusat Tahun 2017,” ungkap Hari Setiyono, Minggu (21/06/2020).

Pemeriksaan para saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19. Antara lain, dilaksanakan dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Bagi para saksi, wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan