Pengguna Narkotika Sued Alias Suit Divonis 1 Tahun Penjara, Putusan Majelis Hakim Janggal, Humas PN Jakpus Bungkam

Pengguna Narkotika Sued Alias Suit Divonis 1 Tahun Penjara, Putusan Majelis Hakim Janggal, Humas PN Jakpus Bungkam

- in HUKUM
68
0
Pengguna Narkotika Sued Alias Suit Divonis 1 Tahun Penjara, Putusan Majelis Hakim Janggal, Humas PN Jakpus Bungkam. - Foto: Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) di Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.(Net)Pengguna Narkotika Sued Alias Suit Divonis 1 Tahun Penjara, Putusan Majelis Hakim Janggal, Humas PN Jakpus Bungkam. - Foto: Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) di Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.(Net)

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat telah menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara terhadap terdakwa Sued alias Suit. Sued alias Suit adalah seorang pengguna narkotika. 

Sued alias Suit menjadi tersangka narkotika yang ditangani Kejari Jakarta Pusat, dengan nomor perkara 62/Pid.Sus/2021/PN Jkt.Pst 

Sued ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti satu bungkus plastik klip berisikan kristal warna putih dengan berat bersih seluruhnya 1,0897 gram. 

Putusan tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim Wadji Pramono sebagai Hakim Ketua, yang didampingi oleh Purwanto dan Saptono Setiawan sebagai Hakim Anggota, pada Selasa 2 Maret 2021. 

“Bagaimana saudara terdakwa, hukuman Anda dikurangi setengah dari tuntutan Jaksa,” kata Ketua Majelis Hakim Wadji Pramono, menanyakan Sued alias Suit, usai membaca putusan. 

Putusan tersebut jauh lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nanang Prihanto, yang menuntut terdakwa dengan memakai Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. JPU Nanang menuntut Sued dengan tuntutan 2 tahun penjara. 

Sementara itu, putusan berbeda dijatuhkan oleh PN Jakarta Pusat terhadap terdakwa atas nama Suhono dengan nomor perkara 783/Pid.Sus/2020/PN Jkt.Pst. Dengan barang bukti kristal putih narkotika jenis sabu, seberat 0,0386 gram. 

Suhono dituntut oleh Jaksa yang sama, Nanang Prihanto, dengan menggunakan pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan tuntutan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara. 

Majelis Hakim memvonis Suhono, dengan menggunakan pasal 112 ayat 1, dengan menjatuhkan hukuman empat tahun penjara. 

Atas putusan-putusan yang diduga aneh dan janggal itu, pihak Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak mau buka suara alias bungkam. 

Bahkan, ketika mengkonfirmasi ke Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, beberapa nomor wartawan diblokir oleh Humas. Padahal, wartawan hendak mengkonfirmasi pertimbangan Majelis Hakim dalam memutuskan suatu perkara.  

Heru Hanindyo, Wakil Humas PN Jakarta Pusat saat dikonfirmasi wartawan, bungkam alias tidak merespon.(Nando) 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Lagi, Terdakwa Pelaku Kejahatan Narkotika Dituntut Ringan di PN Jakpus, Jaksa Bungkam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Jakarta