Breaking News

Pemerintah Batasi Akses di Medsos, Jangan Pasung Rakyat Dengan Kebenaran Tunggal

Pemerintah Batasi Akses di Medsos, Jangan Pasung Rakyat Dengan Kebenaran Tunggal. Pemerintah Batasi Akses di Medsos, Jangan Pasung Rakyat Dengan Kebenaran Tunggal.

Langkah pemerintah membatasi akses tertentu di media sosial menuai kritik dari Presidium Gerakan Kemasyarakatan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Rinto Namang.




Menurut Rinto Namang upaya pembatasan demi mencegah hoaks beredar di masyarakat dapat berarti menyumbat kanal-kanal informasi yang bukan hoaks untuk diakses oleh publik.

“Itu artinya kebenaran tunggal milik penguasa, kebenaran versi lain dibatasi dan boleh jadi dianggap hoaks. Pemerintah jangan pasung rakyat dengan kebenaran tunggal versinya,” ungkapnya, Kamis (23/05/2019).

Menurutnya pembatasan akses penyebaran informasi via medsos itu sangat bertentangan dengan prinsip demokratis dan menjurus ada totaliterisme.




“Itu hak orang untuk menyebarkan informasi jangan dibatasi dengan cara demikian, kan ada UU ITE yang siap menjerat jika informasi itu ternyata hoaks. Saya takut pembatasan ini justru membuat kita menjadi negara totaliter yang menguasai dan menentukan segala sesuatu termasuk akses informasi,” kata dia tegas.

Menurut dia, alih-alih membatasi peredaran informasi via medsos, pemerintah perlu melakukan konsolidasi dengan semua elit politik dan tokoh bangsa untuk mendinginkan situasi politik.

“Saya kira pembatasan akan semakin membuat orang memberontak, mencari cara untuk terus melawan. Ajak semua pihak yang saling terkait berdialog untuk mendinginkan situasi bangsa yang kacau ini,” lanjutnya.




Dia berpendapat bahwa situasi politik yang memanas hari ini adalah puncak dari ketidakbecusan elit dalam menata negara.

“Ini puncak dari elit yang gemar memprovokasi masyarakat, elit yang menyulut emosi. Sekarang kita tanggung akibatnya. Yang harus bertanggung jawab adalah semuanya, bukan cuma kubu 01 atau 02. Mari sama-sama rembug nasional untuk selesaikan masalah ini, jangan saling menyalahkan antara kubu sini dan sana,” tuturnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*