Pembalakan Liar Sangat Rugikan Negara, Amankan 384 Kontainer Kayu Merbabu, Hasil Operasi Pengamanan Gakkum KLHK Ditinjau DPR

Pembalakan Liar Sangat Rugikan Negara, Amankan 384 Kontainer Kayu Merbabu, Hasil Operasi Pengamanan Gakkum KLHK Ditinjau DPR.

Operasi pemberantasan pembalakan liar harus terus dilakukan. Pembalakan liar dan penyeludupan kayu-kayu maupun hewan-hewan langkah masih marak terjadi. Hal itu sangat merugikan masyarakat dan Negara Indonesia.

Satuan Tugas Penyelamatan Sumber Daya Alam (Satgas Penyelamatan SDA) dan Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengaku berhasil mengamankan sebanyak 384 kontainer kayu merbabu dalam operasi pemberantasan pembalakan liar.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sustyo lriyono menyebutkan, atas kinerja Satgas Penyelamatan SDA di Tanah Papua, hingga Maret 2019 telah dilakukan 6 kali operasi peredaran dan pengamanan hutan dengan barang bukti 455 kontainer.

Pengembangan operasi tersebut terbagi dalam 37 kasus, dengan rincian penanganan kasus sampai proses penyelidikan sebanyak 11 kasus, penyidikan sebanyak 26 perkara dan telah ditahan 6 tersangka dan 1 orang DPO (Daftar Pencarian Orang).

“Berdasarkan pantauan Ditjen Gakkum KLHK, operasi ini berhasil menekan aktivitas-aktivitas illegal dalam Kawasan Hutan di Tanah Papua,” tutur Sustyo Iriono, Jumat (22/03/2019).

Dia menuturkan, atas operasi yang digelar KLHK itu, pada Rabu 20 Maret 2019, Ditjen Gakkum LHK menerima kunjungan kerja 20 anggota DPR Rl Komisi IV di Surabaya.

“Kunjungan para anggota Komisi IV DPR itu dalam rangka peninjauan barang bukti hasil tangkapan, sekaligus pemantauan tindak lanjut operasi penangkapan kayu-kayu ilegal asal Papua,” ujar Sustyo.

Pertemuan dengan Komisi IV DPR RI tersebut berlangsung di tempat penyimpanan dan pengamanan barang bukti, Jalan Tambak Langong 18, Surabaya.

Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI yang membidangi kehutanan itu, juga sebagai bagian pengawasan dan pemantauan kinerja institusi pemerintah (KLHK).

“Kunjungan dilakukan setelah sehari sebelumnya DPR Rl memberikan apresiasi kepada Ibu Menteri KLHK atas kinerja KLHK pada Rapat Kerja KLHK dengan Komisi IV DPR RI, dimana salah satu kesepakatan pada rapat tersebut adalah melakukan peninjauan terhadap penanganan barang bukti 384 kontainer kayu merbau,” ujar Sustyo.

Menurut dia, keberhasilan Gakkum LHK melakukan rangkaian upaya penindakan saat ini bukti keseriusan Kementerian KLHK dalam memberantas pembalakan liar.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Dirjen Gakkum KLHK), Rasio Ridho Sani menambahkan, upaya pemberantasan pembalakan liar ini merupakan komitmen Kementerian LHK dalam aksi penyelamatan SDA Papua.

“Kita menggalakkan pemberantasan pembalakan liar,” ujar Rasio Ridho Sani.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan pihak KLHK sangat prihatin atas bencana banjir bandang Sentani di Jayapura. Rasio Ridho Sani berharap bencana serupa tidak terjadi kembali di Jayapura maupun daerah-daerah lainnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas dukungannya dalam pemberantasan pembalakan liar, termasuk dalam hal telah ditolaknya Gugatan Praperadilan para pelaku tindak pidana LHK terhadap tindak dan upaya hukum yang dilakukan penyidik KLHK oleh PN Makasar minggu IaIu.

“Dengan dukungan dan pengawasan dari semua pihak kami berkeyakinan masalah perusakan SDA ini akan segera berakhir,” harapnya.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*