Breaking News

Patahkan Argumentasi Pemerintah Tentang TKA Ilegal Asal Cina, Sehari Buka Posko Ribuan Laporan Sudah Ditangan

Patahkan Argumentasi Pemerintah Tentang TKA Ilegal Asal Cina, Sehari Buka Posko Ribuan Laporan Sudah Ditangan.

Hanya dalam waktu satu hari, posko pengaduan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang dibuka oleh  Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)  sudah menerima laporan puluhan perusahaan yang mempekerjakan TKA Cina ilegal dengan jumlah ribuan orang.

 

Hal itu dikemukakan Presiden KSPI, Said Iqbal dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (06/01). Said Iqbal mengatakan, para tenaga kerja asing illegal itu tersebar di banyak perusahaan, seperti dari PT HX, PT lsi, PT SSSM, PT MFS, PT KPSS, PT HS, PT MMI, PT SMI, PT VDN dan lain lain yang tersebar di Pulogadung Jakarta, Bekasi, Tangerang, Karawang, Bogor, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan dan Sulawasi Selatan dan kota lainnya.

 

Said Iqbal juga menyayangkan adanya tenaga kerja asing cina yang datang tanpa skill sampai buruh kasar saja harus di impor dari Cina. “Tenaga Kerja illegal dari cina tersebut bahkan bekerja sebagai buruh kasar atau unskill worker di bagian maintenance operator produksi, juru masak, administrasi produksi, gudang, bubut, timbangan, administrasi hrd dan lainnya,” ujarnya.

 

Said menambahkan, posko pengaduan TKA Cina dari KSPI yang berada di 20 provinsi ini akan terus mendata hingga 29 Januari 2017. Dan pada tanggal 30 Januari 2017 KSPI akan memasukan gugatan hukum “citizen law suit” di PN Jakpus dan serempak di 20 PN di seluruh Indonesia.

 

“Tuntutan gugatan tersebut di antaranya stop TKA Cina unskill worker, cabut bebas visa Cina, denda Rp 1 triliun kepada Presiden, Wapres, dan Menaker terhadap kebijakan Tenaga Kerja Asing Cina,” ujarnya.

 

Pada 6 Februari 2017,  Said bersama 10 ribu rekan rekan buruh lainnya berjanji akan turun aksi mengepung Istana dengan tuntutan stop TKA Cina, tolak upah murah dan meminta pencabutan PP 78.

 

“Tanggal 6 Februari nanti kita bersama teman buruh akan turun aksi ke istana dengan tuntutan stop aksi TKA Cina, Tolak Upah Murah dan Cabut PP 78,”  ujar Said.

 

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membantah bahwa tenaga kerja Cina di Indonesia mencapai jutaan orang. Menurut Luhut, angka 10 juta adalah target pemerintah mendatangkan turis dari Cina. Hingga kini, jumlah turis Cina baru mencapai 1,3 juta orang.

 

“Tapi, angka itu dipelesetkan menjadi tenaga kerja kasar Cina yang masuk ke Indonesia. Data kami, tenaga kerja Cina yang mungkin ilegal hanya 800 orang,” kata Luhut dalam konferensi persnya di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Jumat, 23 Desember 2016 lalu.

 

Luhut menjelaskan, angka itu sangat wajar mengingat luasnya wilayah Indonesia. “Kalau sampai ada yang mengatakan angkanya 20 ribu, bawa ke saya, di mana, kapan, dan berapa banyak. Nanti kita cek, dia yang salah atau saya yang benar. Jangan manipulasi rakyat dengan berita yang tidak benar,” tuturnya.

 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga membantah isu yang menyebutkan adanya jutaan tenaga kerja asal Cina yang masuk ke Indonesia. Namun, data yang disebutkan Luhut berbeda dengan data yang diperoleh Presiden Joko Widodo. Menurut Jokowi, jumlah tenaga kerja dari Cina mencapai 21 ribu orang.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*