Pasien Pengguna Kartu Indonesia Sehat Ditolak Rumah Sakit Hermina Kalideres, Gubernur Anies Diminta Menolong Warganya

Pasien Pengguna Kartu Indonesia Sehat Ditolak Rumah Sakit Hermina Kalideres, Gubernur Anies Diminta Menolong Warganya. – Foto: Aji Pamungkas Tri Prasetyo berusia 23 tahun dan beralamat di Kampung Belakang, RT 009/RW 03, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat adalah salah seorang penerima manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS). Aji memiliki NIK KTP: 3603142901970002 dengan NO BPJS PBI: 0001861975809, Kelas III. Dia ditolak Rumah Sakit Hermina Kalideres saat hendak membuka pen yang dipasang di badannya. (Ist)
Pasien Pengguna Kartu Indonesia Sehat Ditolak Rumah Sakit Hermina Kalideres, Gubernur Anies Diminta Menolong Warganya. – Foto: Aji Pamungkas Tri Prasetyo berusia 23 tahun dan beralamat di Kampung Belakang, RT 009/RW 03, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat adalah salah seorang penerima manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS). Aji memiliki NIK KTP: 3603142901970002 dengan NO BPJS PBI: 0001861975809, Kelas III. Dia ditolak Rumah Sakit Hermina Kalideres saat hendak membuka pen yang dipasang di badannya. (Ist)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pimpinan Gubernur Anies Rasyid Baswedan melalui Kepala Dinas Kesehatan diminta menolong warganya yang ditolak pihak Rumah Sakit dalam perobatan karena ketiadaan biaya.

Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia Kamal (SPRI Kamal), Ningsih menyampaikan, seorang warga DKI Jakarta pengguna Kartu Indonesia Sehat (KIS) telah ditolak pihak Rumah Sakit Hermina Kalideres, Jakarta Barat, lantaran tidak memiliki biaya dalam perobatan, yakni untuk mencabut pen yang dipasang saat mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu.

Warga bernama Aji Pamungkas Tri Prasetyo berusia 23 tahun dan beralamat di Kampung Belakang, RT 009/RW 03, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat itu, memang bekerja sebagai seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta. Pada tahun 2018 lalu, Aji Pamungkas mengalami kecelakaan, dan dirawat di Rumah Sakit Hermina Kalideres.

“Saat itu, Aji dirawat di Rumah Sakit Hermina Kalideres. Dia harus mendapat tindakan operasi pasang pen,” tutur Ningsih, yang mendampingi pasien, Selasa (04/08/2020).

Dia melanjutkan, pada saat itu, biaya operasi ditanggung oleh pihak perusahaan dengan menggunakan asuransi swasta.

“Setelah dua tahun pasang pen, hari-hari ini yang bersangkutan sering merasa sesak nafas dan cepat kelelahan. Hal ini disebabkan karena yang bersangkutan belum mencabut pen,” lanjut Ningsih.

Kemudian, saat ini, Aji hendak mencabut pen pasca operasi. Aji adalah salah seorang penerima manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS). Aji memiliki NIK KTP: 3603142901970002 dengan NO BPJS PBI: 0001861975809, Kelas III.

“Rumah Sakit Hermina Kalideres menolak Aji menggunakan BPJS PBI yang dimiliki sebagai jaminan biaya untuk tindakan medis pencabutan pen,” ujar Ningsih.

Untuk itu, dia berharap, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kiranya bersedia memberikan pertolongan.

“Kami memohon kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta agar membantu mempermudah akses kesehatan menggunakan BPJS PBI,” tandasnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan