Breaking News

Para Pensiunan Guru Tidak Pensiun Mengawal Pendidikan

Peringatan Hari Guru

Peringatan Hari Guru, Para Pensiunan Guru Tidak Pensiun Mengawal Pendidikan.

Indonesia masih menghadapi tantangan berat di dunia pendidikan. Selain guru yang masih aktif, para pensiunan guru juga diharapkan tetap mengawal dunia pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ini.

Sekretaris Jenderal Pengurus Nasional Badan Musyawarah Perguruan Swasta (Sekjen BMPS) Jerry Rudolf Sirait menyampaikan, di momentum Hari Guru ini, seraya mengucapkan Selamat Hari Guru, pelayanan guru-guru di Indonesia tidak boleh berhenti meski sudah memasuki usia pensiun.

Terkhusus di lingkuangan Badan Musyawarah Perguruan Swasta, menurut Jerry, para guru yang melaksanakan dan telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di dalam wadah berhimpun sekolah-sekolah dan madrasah-madrasah swasta di seluruh Indonesia, patut diapresiasi karena mendidik dan mengajar anak-anak bangsa.

“Kami mengapresiasi kesetiaan Ibu, Bapak dan Saudara-Saudari karena memenuhi panggilan Proklamasi dan perintah konstitusi Republik Indonesia yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Seraya berdoa, kiranya Ibu, Bapak dan Saudara-Saudari sekalian diberikan hikmat dan kuasa-Nya melanjutkan tugas dan tanggung-jawab sebagai Pejabat Negara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan dalam spirit atau semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928,” tutur Jerry Rudolf Sirait, di Jakarta, Minggu (25/11/2018).

Dia mengingatkan, tugas berat ke depan, selain melaksanakan tugas dan tanggungjawab rutin di bidang pendidikan dan pengajaran melalui transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi terkini (iptekni), peran dan tugas pendidik dan pengajar  adalah berpartisipasi aktif dalam penguatan pendidikan karakter.

“Dan  mendampingi peserta didik memasuki dan yang kini mulai berada dalam era revolusi digital 4.0,” ujarnya.

Bagaimana pun, menurut Jerry, semua unsur pendidik dan pengajar, para guru yang aktif dan yang sudah pensiun, memiliki tanggung jawab moral untuk mepersiapkan Generasi Emas pada 100 tahun usia Republik Indonesia.

“Menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama sebagai penyelanggara dan pengelola sekolah-sekolah dan madrasah-madrasah di Indonesia mempersiapkan generasi emas itu,” ujarnya.

Dia berharap, ke depan kesatuan hati dan tanggung jawab yang besar para pendidik, pengajar dan para guru, termasuk para pensiunan agar tidak melepaskan diri dan tidak mengasingkan diri dari tugas mendidik dan mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. “Selamat Hari Guru untuk kita semua. Kiranya kita tetap memberikan pengabdian bagi generasi emas Indonesia,” tutupnya.(JR)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*