Operasi Patuh Lancang Kuning, Polres Rokan Hilir Gelar Hunting Pengendara Tanpa Kelengkapan

Operasi Patuh Lancang Kuning, Polres Rokan Hilir Gelar Hunting Pengendara Tanpa Kelengkapan.
Operasi Patuh Lancang Kuning, Polres Rokan Hilir Gelar Hunting Pengendara Tanpa Kelengkapan.

Rokan Hilir, Riau, Sinarkeadilan.com – Polres Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau menggelar pengejaran atau hunting kepada para pengendara yang tidak mempergunakan kelengkapan berkendara.

Sistem hunting ini digelar dalam rangka Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2020, untuk menekan terjadinya kecelakaan lalulintas (laka lantas) di wilayah itu.

Kepala Satuan Lalu Lintas  Polres Rohil (Kasat Lantas) AKP David Ricardo mengatakan, Operasi Patuh Lancang Kuning 2020 ini merupakan kegiatan yang dilakukan kepolisian setiap tahun di seluruh Indonesia.

Operasi ini diberlakukan untuk menekan tingkat kecelakaan pengguna jalan dalam berlalu lintas, khususnya di wilayah Polres Rokan Hilir.

AKP David Ricardo juga menyampaikan, pihaknya memberlakukan sistem hunting berdasarkan pelaksanaan arahan dua pola yang diberlakukan.

“Diterapkan dalam rangkaian pola dua aturan berkendara, yakni dengan patroli rutin dan penegakan hukum,” tutur AKP David Ricardo kepada Sinarkeadilan.com, ketika dihubungi lewat sambungan telepon seluler, Kamis (24/07/2020).

Operasi Patuh Lancang Kuning, Polres Rokan Hilir Gelar Hunting Pengendara Tanpa Kelengkapan.
Operasi Patuh Lancang Kuning, Polres Rokan Hilir Gelar Hunting Pengendara Tanpa Kelengkapan.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto telah menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka OPS Patuh Lancang Kuning 2020, pada hari Kamis (23/07) Apel Gelar pasukan itu dilaksanakan di halaman Mapolres Rohil, Jalan Lintas Riau-Sumut dengan diikuti anggota satuan lalu lintas Polres Rohil.

Memang, Korlantas Polri akan mulai melaksanakan Operasi Patuh 2020 pada 23 Juli hingga 5 Agustus 2020. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono memberikan instruksi pada jajarannya agar melakukan tindakan hukum secara preventif.

Serta mengedepankan tindakan persuasif dan humanis dengan orientasi mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Tingkatkan kedisiplinan masyarakat di era new normal ini. Oleh karena itu, cara bertindak dilakukan dengan preventif dan persuasif kepada masyarakat, dengan orientasi kedisiplinan. Baik di ruang publik maupun pelayanan publik. Dan hindari tindakan yang kurang simpatik pada momentum operasi ini,” kata Istiono seperti dikutip dari laman Korlantas Mabes Polri.(Jhonny M)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan