Nyalakan Lilin Kecil Di Tengah Kegelapan Pekat, Para Aktivis Buka Corona Crisis Centre

Pemerintah dan Masyarakat Masih Lemah Tangani Penyebaran Virus Corona

Pemerintah dan Masyarakat Masih Lemah Tangani Penyebaran Virus Corona, Nyalakan Lilin Kecil Di Tengah Kegelapan Pekat, Para Aktivis Buka Corona Crisis Centre. Sejumlah aktivis pemuda dan mahasiswa yang berasal dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Jakarta (GMKI Jakarta), Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Provinsi DKI Jakarta (DPD GAMKI DKI Jakarta), Barisan Serbaguna Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Brisena DPP GAMKI) membentuk Posko Pencegahan dan penanganan penyebaran virus corona yang diberi nama Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia (CCC PI).
Pemerintah dan Masyarakat Masih Lemah Tangani Penyebaran Virus Corona, Nyalakan Lilin Kecil Di Tengah Kegelapan Pekat, Para Aktivis Buka Corona Crisis Centre. Sejumlah aktivis pemuda dan mahasiswa yang berasal dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Jakarta (GMKI Jakarta), Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Provinsi DKI Jakarta (DPD GAMKI DKI Jakarta), Barisan Serbaguna Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Brisena DPP GAMKI) membentuk Posko Pencegahan dan penanganan penyebaran virus corona yang diberi nama Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia (CCC PI).

Ribuan tenaga muda, terutama para aktivis yang sehat dan memiliki keberanian bersama menghadapi serangan Corona Virus Desease 2019 atau Virus Corona, diajak bergabung dan bersama-sama bergandengan tangan menghadapi masa-masa gelap dunia, terutama di Indonesia, akibat penyebaran virus sangat berbahaya yang muncul pertama kali di Wuhan, China itu.

Sejumlah aktivis pemuda dan mahasiswa yang berasal dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Jakarta (GMKI Jakarta), Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Provinsi DKI Jakarta (DPD GAMKI DKI Jakarta), Barisan Serbaguna Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Brisena DPP GAMKI) membentuk Posko Pencegahan dan penanganan penyebaran virus corona yang diberi nama Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia (CCC PI).

Tujuannya, bersama-sama pemerintah, gereja, institusi keagamaan, lembaga-lembaga, para aktivis dari lintas organisasi dan lintas generasi untuk keluar dari terror dan intimidasi parah akibat serangan dan penyebaran virus corona yang sudah melanda Tanah Air.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Provinsi DKI Jakarta (Ketua DPD GAMKI DKI Jakarta) Jhon Roy P Siregar menyampaikan, kemauan sejumlah aktivis pemuda dan mahasiswa yang tergabung membentuk Corona Crisis Centre itu, hanyalah bagian dari panggilan nurani atas kondisi masyarakat Indonesia, yang mendadak hidup dalam penuh kecemasan dan kegelapan karena virus corona.

Sedangkan, upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona itu, dirasa kurang greget dan tidak mampu membangkitkan semangat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat, untuk keluar dan menerjang balik berbagai situasi mencekam yang diakibatkan penyebaran virus corona.

“Kita ini bukan siapa-siapa. Hanya sekelompok kecil anak-anak bangsa ini, yang tidak mau dikungkung dan merasa terus-terusan kena teror dan intimidasi oleh serangan virus corona. Ibarat hari ini, dunia sedang diterpa kegelapan. Kegelapan yang sangat pekat. Karena wabah virus corona yang mematikan. Biarlah kita menyalakan lilin, walau hanya sebuah lilin kecil di tengah kegelapan yang sangat menyiksa ini,” tutur Jhon Roy P Siregar, Kamis (19/03/2020).

Siregar menuturkan, begitu banyaknya informasi yang berseliweran. Ribuan bahkan jutaan informasi tentang virus corona yang menyebar setiap hari. Yang belum tentu sahih dan belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hampir sama dengan penyebaran virus corona itu sendiri. Miliaran nyawa manusia terancam di atas bumi ini.

“Kegelapan informasi seperti itu kian membuat masyarakat, termasuk kami, semakin cemas, was-was dan khawatir. Demikian pula bangsa ini. Ini seharusnya tidak bisa dibiarkan lama-lama terjadi,” ujarnya.

Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Jakarta (Ketua GMKI Cabang Jakarta) Donni Gorga Manurung mengajak semua pihak, khususnya para aktivis mahasiswa dan pemuda, untuk bersama-sama bergandengan tangan melakukan berbagai upaya yang mampu mengubah kondisi gelap akibat serangan virus corona ini.

“Kita relawan yang mau membantu diri kita sendiri, membantu keluarga kita sendiri, membantu masyarakat kita sendiri, membantu bangsa dan Negara kita, untuk bersama-sama melakukan upaya yang bisa dilakukan menghadapi serangan virus corona ini,” tutur Donni Manurung.

Donni pun mengajak seluruh elemen untuk bergabung bersama di Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia (CCC PI). Meskipun bukan berlatarbelakang pendidikan medis, Donni percaya, upaya yang bisa dilakukan bersama-sama terutama membangkitkan kembali semangat dan kebersamaan masyarakat menghadapi persoalan ini.

“Jangan egois. Dan jangan lari dari kenyataan yang sedang terjadi. Kita semua harus bergandengan tangan, bersama-sama menghadapi persoalan yang pelik ini,” ujarnya.

Sebagai Komandan Posko pada Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia (CCC PI), Antoni Yudha Benusu dan Ketua Barisan Serbaguna Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Brisena DPP GAMKI) Martin Laurel Siahaan menyampaikan, beberapa langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membangun kepercayaan diri dan keberanian masyarakat. Kemudian menyediakan beberapa peralatan sederhana yang bisa dipergunakan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Kita mengajak pasukan di Posko untuk menyediakan dan mempergunakan masker, sarung tangan, sanitizer, alat pengecekan suhu badan, vitamin dan beberapa kebutuhan dasar untuk melawan virus corona,” tutur Komandan Posko Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia (CCC PI) Antoni Yudha Benusu.

Posko Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia (CCC PI) saat ini dilakukan di Jalan Salemba Raya 49, Jakarta Pusat. “Kita mengajak semua aktivis, mahasiswa, pemuda, ustad-ustad, pendeta-pendeta, pastor, kiyai, personil polisi, tentara, PNS, swasta, pengusaha, pemulung, anggota masyarakat  dan siapapun, untuk bergerak bersama melawan dampak buruk dari terjadinya serangan virus corona di bangsa kita,” jelas Antoni.

Ketua Barisan Serbaguna Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Brisena DPP GAMKI) Martin Laurel Siahaan menambahkan, selain mengumpulkan para relawan, Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia (CCC PI) juga akan melakukan deteksi penyebaran virus corona terhadap setiap anggota masyarakat yang datang atau pun yang beraktivitas, yang bisa dijangkau.

Ketersediaan perlengkapan alat deteksi, menurut Martin sangat diharapkan bisa disuplai oleh pihak Rumah-Rumah Sakit, dan dari Tim Gugus Tugas Penanggulangan Virus Corona yang dibentuk oleh pemerintah.

“Terutama dukungan dari setiap anggota masyarakat, entah pengusaha, pendeta, ustad, professional, aktivis dan lain sebagainya. Agar bersama-sama menghadapi serangan virus corona yang melanda Indonesia,” jelasnya.

Beberapa langkah lain yang sedang dipersiapkan, lanjut Martin Laurel, yakni akan melakukan bersih-bersih kota, bersih-bersih sekolah, bersih-bersih lingkungan, bersih-bersih kampus, bersih-bersih fasilitas umum. Dengan fogging dan penyemprotan disinfektan di lokasi-lokasi itu.

“Bersihkan jembatan penyeberangan, menyemprot disinfektan di sekolah-sekelolah, kampus dan fasilitas-fasilitas umum yang terjangkau,” ujarnya.

Juga, melakukan campaign  melawan akibat buruk dari penyebaran virus corona. Termasuk memberikan informasi yang valid harus dilakukan.

“Karena itu, kami dari Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia menyerukan dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghadapi persoalan ini. Jangan takut, tetapi juga kita jangan konyol. Rasa was-was, cemas dan khawatir boleh saja, wajar itu. Namun kita harus bangkit dan melakukan upaya penyelamatan diri kita, keluarga kita, masyarakat kita dan bangsa serta Negara Indonesia,” tandas Martin.(Nando)

Contact Person Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia:

Komandan Posko Corona Crisis Centre Pemuda Indonesia (CCC PI) Antoni Yudha Benusu: 0857-1182-4600

Ketua Barisan Serbaguna Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Brisena DPP GAMKI) Martin Laurel Siahaan: +62 812-7645-135

Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Jakarta (GMKI Jakarta) Donni Gorga Manurung: +62 812-9608-0349

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Provinsi DKI Jakarta (DPD GAMKI DKI Jakarta) Jhon Roy P Siregar: +62 812-1821-2734

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Provinsi DKI Jakarta (DPD GAMKI DKI Jakarta) Richard Manahan Saragi: +62 813-7644-8509

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan