Negara Ini Mengakui Hukum dan Masyarakat Adat, Harus Dipertahankan!

Hingga Penghujung Periode, RUU Masyarakat Adat Dipendam, Koalisi Masyarakat Pertanyakan Kinerja Pemerintahannya Jokowi.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan mengatakan, keberagaman suku adat merupakan idientitas Indonesia. Untuk itu, keberagaman suku adat di Indonesia harus diper erat lagi untuk membangun dan memperkuat NKRI.

 

Hal itu disampaikan Zulkifli dalam acara Seminar Nasional yang bertema “Pemberdayaan Sistem Pemerintahan Desa Adat dalam Penataan Ketatanegaraan Indonesia” yang dihadiri sejumlah tokoh Nasional dan tokoh masyarakat adat dari seluruh Indonesia, di Gedung Nusantara V Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (25/8/2016).

 

Pembukaan seminar nasional itupun dilakukan dengan memberikan penghargaan berupa Ulos Batak kepada para tokoh nasional serta diiringi oleh musik tradisional adat Batak Toba.

 

Seminar Nasional ini menurut Zulkifli Hasan, sebagai inisiasi penting seluruh perwakilan tokoh masyarakat adat nusantara dari Aceh sampai dengan Papua, untuk masa depan bangsa negara.

 

Zulkifli menjelaskan, Indonesia yang berada dalam wilayah hukum adat selama ini belum mendapatkan pelatihan yang adil.

 

“Masyarakat hukum adat perlu kita beri dukungan agar mereka turut serta berperan dalam pembangunan,” kata Zulkifli dalam pidatonya.

 

Menurutnya, keberagaman adat budaya yang ada di Indonesia sering tidak diperdulikan dan selalu lemah dalam mempertahankan hak-haknya. Untuk itu, Ketua MPR RI mengajak seluruh tokoh masyarakat adat dari Aceh hingga Papua dapat mengambil sikap yang tepat untuk mempertahankan NKRI.

 

“Kita harus mengambil sikap yang tepat. Keberagaman dalam persatuan tetap harus kita akui, hormati dan junjung tinggi, dan semuanya itu kita bangun dalam rangka memperkuat NKRI,” jelas Zulkifli.

 

Zulkifli menambahkan, dalam Undang-Undang dasar Tahun 1945 Negara juga mengakui masyarakat adat. Seperti yang tertulis Dalam Pasal 18 B ayat (2) UUD 1945 menyebutkan bahwa negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya.(Nando Tornando)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*