Naik ke Penyidikan, Kejagung Usut Dugaan Korupsi Penyewaan Dermaga di PT Pelindo II

JAKARTA – Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) kini sedang mengusut kasus dugaan korupsi yang terjadi di PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo II.

Jaksa Agung Muda (JAM) Pidsus Kejagung, Ali Mukartono mengatakan kasus di perusahaan plat merah itu berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam sewa-menyewa dermaga di kawasan pelabuhan PT Pelindo II yang dikelola PT JICT (Jakarta International Container Terminal)

“Di pelabuhan kan ada tiga shift dan setiap shiftnya kan ada tarifnya. Nah disitu ada dugaan penyimpangan dalam sewa menyewa itu,” kata Ali Mukartono di Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Dia membenarkan penggeledahan yang pernah dilakukan pihaknya di kantor PT JICT beberapa waktu lalu terkait dengan penyidikan yang kini sedang dilakukan.

Tentang kerugian negaranya, Ali mengakui masih belum diketahui. “Masih belum. Nanti kan masih menunggu (perhitungan) dari BPK atau BPKP. Kalau belum dihitung kan belum bisa tahu (kerugian negaranya),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono, mengatakan untuk kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II telah naik ke tahap penyidikan, berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor: Print-54/F.2/Fd.1/09/2020. Saat ini, lanjutnya, tim penyidik pidsus telah memanggil dan memeriksa satu saksi.

“Saksi tersebut yaitu Retono Soelistianti selaku anggota Tim Teknis pada PT Pelindo II,” kata Hari.

Dia menyebutkan pemeriksaan terhadap saksi dilakukan guna mencari serta mengumpulkan bukti. Dari bukti itu, akan membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi.

“Untuk menemukan tersangkanya, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 1 angka 2 KUHAP,” ujarnya.(Richard)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan