Mutasi Di Tengah Pandemi Covid-19, Pisah Sambut Berlangsung Sederhana, Kapolres Pelalawan Diminta Terus Berjuang Mengatasi Karhutla

Mutasi Di Tengah Pandemi Covid-19, Pisah Sambut Berlangsung Sederhana, Kapolres Pelalawan Diminta Terus Berjuang Mengatasi Karhutla

- in DAERAH, HUKUM, NASIONAL
33
0
Mutasi Di Tengah Pandemi Covid-19, Pisah Sambut Berlangsung Sederhana, Kapolres Pelalawan Diminta Terus Berjuang Mengatasi Karhutla. - Foto: Acara Pisah Sambut Kapolres Pelalawan dari AKBP Hasyim Risahondua kepada AKBP Indra Wijatmiko, digelar di Gedung Daerah Mangkudiraja, mulai Pukul 11.30 WIB pada Selasa (02/06/2020). (Ist)Mutasi Di Tengah Pandemi Covid-19, Pisah Sambut Berlangsung Sederhana, Kapolres Pelalawan Diminta Terus Berjuang Mengatasi Karhutla. - Foto: Acara Pisah Sambut Kapolres Pelalawan dari AKBP Hasyim Risahondua kepada AKBP Indra Wijatmiko, digelar di Gedung Daerah Mangkudiraja, mulai Pukul 11.30 WIB pada Selasa (02/06/2020). (Ist)

Pelalawan, Riau, Sinarkeadilan.com -Acara pisah sambut Kepala Kepolisian Resort Pelalawan (Kapolres Pelalawan) Provinsi Riau berlangsung sederhana. Pergantian Kapolres yang dilakukan di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 ini mengharuskan kegiatan tetap digelar mengikuti protokol penanganan Covid-19.

Kegiatan Pisah Sambut Kapolres Pelalawan digelar di Gedung Daerah Mangkudiraja, mulai Pukul 11.30 WIB pada Selasa (02/06/2020).

Kapolres Pelalawan yang lama, AKBP Hasyim Risahondua mengatakan, meski acara pisah sambut dilaksanakan secara sederhana, tetapi hal itu juga merupakan bentuk pengabdian dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas.

Acara dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan, memakai masker, posisi duduk yang berjarak, serta salam tanpa berjabat tangan.

“Kita tidak harus melanggar aturan yang ada serta tak mesti melanggar instruksi pimpinan,” ujar AKBP Hasyim Risahondua.

Hasyim menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, yang telah memberi kepercayaan serta dukungan kepadanya untuk menjaga kondusifitas dan stabilitas di Kabupaten Pelalawan.

“Yang menjadi momok di Kabupaten Pelalawan adalah masalah Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla. Mudah-mudahan kejadian tersebut tidak terulang kembali di Pelalawan,” harapnya.

Dia menyerahkan tongkat estafet Kapolres Pelalawan kepada Kapolres Pelalawan yang baru,  AKBP Indra Wijatmiko.

“Kami mohon pamit dan kami minta maaf jika selama bertugas di Pelalawan ada yang kurang berkenaan. Karena kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT,” ujar AKBP Hasyim Risahondua mengakhiri sambutannya.

Kapolres Pelalawan yang baru,  AKBP Indra Wijatmiko menyampaikan, kehadiran dirinya di Kabupaten Pelalawan merupakan impiannya. Karena, dirinya adalah kelahiran Dumai dan menghabiskan masa kecilnya di Kampar, Provinsi Riau.

“Oleh karena Kabupaten Pelalawan merupakan pemekaran Kampar, maka terpenuhi panggilan ari-ari saya,” ujar Kapolres Pelalawan yang baru,  AKBP Indra Wijatmiko, dalam sambutannya.

AKBP Indra Wijatmiko menambahkan, dirinya akan meneruskan kepemimpinan Kapolres Pelalawan lama AKBP Hasyim Risahondua.

“Tadi sudah disampaikan Pak Hasyim, yang menjadi momok disini adalah masalah Karhutla. Untuk itu mari kita jaga secara bersama, apalagi sebentar lagi musim kemarau,” ujar Kapolres Pelalawan yang baru AKBP Indra Wijatmiko mengakhiri sambutannya.

Foto: Acara Pisah Sambut Kapolres Pelalawan dari AKBP Hasyim Risahondua kepada AKBP Indra Wijatmiko, digelar di Gedung Daerah Mangkudiraja, mulai Pukul 11.30 WIB pada Selasa (02/06/2020). (Ist)
Foto: Acara Pisah Sambut Kapolres Pelalawan dari AKBP Hasyim Risahondua kepada AKBP Indra Wijatmiko, digelar di Gedung Daerah Mangkudiraja, mulai Pukul 11.30 WIB pada Selasa (02/06/2020). (Ist)

Sementara, Bupati Pelalawan H. Harris  dalam sambutannya menyampaikan, Kabupaten Pelalawan merupakan pemekaran baru yang heterogen. Kabupaten ini dihuni tak kurang dari dari 32 paguyuban.

“Bagaimana kita menjaga investasi, yang merupakan terbanyak di Riau. Untuk itu, mari kita menjaga bersama kondusifitas dan stabilitas investasi di Pelalawan,” ujar Bupati Pelalawan H Harris.

Bupati Harris juga menyampaikan, saat ini Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga akan melaksanakan kebijakan the new normal life di tengah pandemic Covid-19.

Dia menegaskan, jangan sampai masyarakat menganggap new normal sebagai  keadaan yang bebas tanpa aturan.

New Normal memang tidak ada sanksi. Namun harus disiplin. Maka perlu partisipasi semua pihak. Jika kita tidak disiplin, maka siap-siap aja ada penyebaran covid-19 gelombang kedua,” ujar Bupati Pelalawan Harris.

Usai sambutannya, Bupati Pelalawan Harris melanjutkan dengan penyerahan cindera mata kepada Kapolres Pelalawan yang lama AKBP Hasyim Risahondua.

Mutasi Kapolres Pelalawan itu tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor 1377 hingga ST Nomor 1383/V/KEP 2020 tanggal 1 Mei 2020. ST itu ditandatangani Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri di Jakarta.

AKBP M Hasyim Risahondua yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelalawan diangkat menjabat sebagai Kabag Wapers Polda Riau. Dia menggantikan posisi yang sebelumnya  diisi oleh AKBP Indra Wijatmiko. Sementara, AKBP Indra Wijatmiko sebelumnya juga sebagai Kasat PJR Ditlas Polda Riau.

Kegiatan serah terima dan pisah sambut Kapolres Pelalawan itu dihadiri juga oleh Ketua DPRD Pelalawan, Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan, Ketua Pengadilan Agama Pelalawan, Kejari Pelalawan, Dandim, Kapolsek Pangkalan Kerinci, pejabat teras Polres Pelalawan, Kepala Dinas pemkab Pelalawan, OKP dan sejumlah Tokoh Masyarakat.***

Penulis : Supriadi Panjaitan

Editor   : (JM)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like