MUI Keluarkan Fatwa, Gafatar Sesat!

Keluarkan Pernyataan Berbau Kepentingan Politik Praktis, Cicit Pendiri Perti Tegur Said Aqil Siradj.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar sebagai aliran sesat. Hal itu diumumkan MUI di Jakarta, Rabu (03/02/2016).

Organisasi Massa (Ormas) Gafatar itu dianggap telah menyalahi ajaran Islam, sehingga menyesatkan. “Fatwanya, aliran Gafatar sesat dan menyesatkan,” ujar Ketua Umum MUI, Ma’ruf Amin di kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2016).

Menurut Ma’ruf, ormas Gafatar merupakan reinkarnasi atau metamorfosis dari gerakan Al Qiyadah Al Islamiyah, dimana aliran kepercayaan itu melakukan sinkritisme ajaran dari Alquran, Injil, Yahudi, dan Wahyu yang diakui turun dari pemimpinnya. Apalagi, lanjutnya, aliran ini dipimpin oleh Ahmad Mossadeq yang sekaligus guru spiritual.

“Mossadeq dijadikan sebagai guru spiritual, padahal MUI telah memfatwakan bahwa Mossadeq itu sesat, karena menganggap dirinya nabi,” ujarnya.

Selain itu, ormas Gafatar juga tebukti menggunakan ajaran Millah Ibrahim. Ajaran itu diduga kuat memiliki benang merah dengan ajaran Mossadeq.

Dijelaskan dia, ajaran Millah Ibrahim sendiri adalah ajaran sinkritisme yang mencampuradukkan tiga agama yaitu Islam, Nasrani dan Yahudi. Sebelumnya, ajaran Millah Ibrahim juga sempat mendapatkan kritik dan sorotan publik karena dinilai masih mempraktikkan penodaan ajaran agama.

“Bagi mereka yang meyakini faham Milah Abraham ini adalah murtad, harus keluar dari Islam,” tegas Ma’ruf.(Rich)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*