Modernisasi Pendidikan, Pemkab Labuhanbatu Utara Gelar Lokakarya Ke-7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima

Modernisasi Pendidikan, Pemkab Labuhanbatu Utara Gelar Lokakarya Ke-7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima

- in DAERAH, EKBIS, NASIONAL, POLITIK, PROFIL
167
0
Modernisasi Pendidikan, Pemkab Labuhanbatu Utara Gelar Lokakarya Ke-7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima. Foto: Asisten I Pemkab Labuhanbatu Utara, Marwansyah SH., M.AP., yang mewakili Bupati Labuhanbatu Utara, bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Kadis Pendidikan Pemkab Labura), Irwan, S.Pd., M.Pd., membuka secara resmi kegiatan Lokakarya Ke-7 Festival Hasil Panen Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima yang digelar di Aula Dewi Syukur, belakang Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Kecamatan Kualuh Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada akhir Desember 2022 lalu. (Dok)Modernisasi Pendidikan, Pemkab Labuhanbatu Utara Gelar Lokakarya Ke-7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima. Foto: Asisten I Pemkab Labuhanbatu Utara, Marwansyah SH., M.AP., yang mewakili Bupati Labuhanbatu Utara, bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Kadis Pendidikan Pemkab Labura), Irwan, S.Pd., M.Pd., membuka secara resmi kegiatan Lokakarya Ke-7 Festival Hasil Panen Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima yang digelar di Aula Dewi Syukur, belakang Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Kecamatan Kualuh Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada akhir Desember 2022 lalu. (Dok)

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Pemkab Labura) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), menggeber modernisasi dunia pendidikan.

Hal itu terjadi dalam kegiatan Lokakarya Ke-7 Festival Hasil Panen Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima, yang digelar di Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara, pada akhir Desember 2022 lalu.

Kegiatan yang digelar di Aula Dewi Syukur, belakang Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Kecamatan Kualuh Selatan, Provinsi Sumatera Utara itu, dihadiri oleh jajaran Pemkab Labura.

Asisten I Pemkab Labuhanbatu Utara, Marwansyah SH., M.AP., yang mewakili Bupati Labuhanbatu Utara, bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Kadis Pendidikan Pemkab Labura), Irwan, S.Pd., M.Pd., membuka secara resmi kegiatan Lokakarya Ke-7 Festival Hasil Panen Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima tersebut.

Modernisasi Pendidikan, Pemkab Labuhanbatu Utara Gelar Lokakarya Ke-7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima. Foto: Pembukaan kegiatan Lokakarya Ke-7 Festival Hasil Panen Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima yang digelar di Aula Dewi Syukur, belakang Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Kecamatan Kualuh Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada akhir Desember 2022 lalu. (Dok)
Modernisasi Pendidikan, Pemkab Labuhanbatu Utara Gelar Lokakarya Ke-7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima. Foto: Pembukaan kegiatan Lokakarya Ke-7 Festival Hasil Panen Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima yang digelar di Aula Dewi Syukur, belakang Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Kecamatan Kualuh Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada akhir Desember 2022 lalu. (Dok)

Selain Asisten I Pemkab Labuhanbatu Utara, Marwansyah SH., M.AP., bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Kadis Pendidikan Pemkab Labura), Irwan, S.Pd., M.Pd., kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Labuhanbatu Utara, yakni Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara, H Indra Suryah Bakti Simatupang, SH., M.Kn, Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Sumatera Utara, Dr Joko Ahmad Zulfan, Kapolsek Kecamatan Kualuh Hulu Aek Kanopan, AKBP Isgunarko, Danramil 01 yang diwakilkan oleh Serma HAN Dewasa, dan pihak Bank Sumut Labuhanbatu Utara, Markus.

Dalam sambutannya, Bupati Labuhanbatu Utara melalui Asisten I Pemkab Labuhanbatu Utara, Marwansyah SH., M.AP  menyampaikan, dengan adanya Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan Kelima, kiranya upaya peningkatan dan modernisasi Pendidikan di Labuhanbatu Utara akan semakin nyata.

“Kami berharap, seluruh tenaga pendidik dan para Guru Penggerak mampu menjadi Pemimpin Pembelajaran yang menerapkan sistem pendidikan yang benar dan berkualitas. Sehingga nantinya dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM)  yang berkualitas dan unggul dengan sekolah-sekolah di luar Kabupaten Labuhanbatu Utara,” tutur Marwansyah, SH., M.AP.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Kadis Pendidikan Pemkab Labura), Irwan, S.Pd., M.Pd., kepada wartawan Sinar Keadilan Perwakilan Jakarta Pusat, Jonny Silalahi., SE., MM., mengatakan bahwa Program Guru Penggerak merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memajukan pendidikan Indonesia.

“Dengan menggerakkan Ekosistem Pendidikan yang lebih baik dan terarah, sehingga hasil yang diperoleh nantinya akan lebih sempurna, baik mutu pendidikan, maupun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Guru itu sendiri. Guru Penggerak adalah agen-agen perubahan dalam Dunia Pendidikan,” ujar Irwan.

Kadis Pendidikan Pemkab Labura, Irwan menjelaskan, dengan adanya Program Guru Penggerak ini, diharapkan pendidikan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Utara akan lebih berpihak kepada Siswa-Siswi, mulai dari tingkat STK, SD, SMP, hingga SMA dan SMK, di swasta maupun Negeri.

“Sehingga tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, akan tetapi anak-anak kita memiliki karakter yang lebih baik lagi, baik itu moral maupun akhlak anak-anak itu sendiri, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan ajaran Pancasila,” jelasnya.

Menurut Irwan, dengan adanya Guru Penggerak ini, maka para guru di Kabupaten Labuhanbatu Utara nantinya dapat termotivasi dan beradaptasi dengan teknologi yang canggih pada saat sekarang ini, dan tidak ketinggalan dengan Kabupaten-Kabupaten yang lain, atau pun Provinsi-Provinsi lain.

Irwan menambahkan, untuk menjadi Guru Penggerak atau GP, seorang Guru tersebut sendiri sudah mengabdi atau bertugas minimal 5 tahun mengajar di swasta, maupun honorer atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Modernisasi Pendidikan, Pemkab Labuhanbatu Utara Gelar Lokakarya Ke-7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima. Foto: Kegiatan Lokakarya Ke-7 Festival Hasil Panen Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima yang digelar di Aula Dewi Syukur, belakang Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Kecamatan Kualuh Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada akhir Desember 2022 lalu. (Dok)
Modernisasi Pendidikan, Pemkab Labuhanbatu Utara Gelar Lokakarya Ke-7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima. Foto: Kegiatan Lokakarya Ke-7 Festival Hasil Panen Belajar Guru Penggerak Angkatan Kelima yang digelar di Aula Dewi Syukur, belakang Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Kecamatan Kualuh Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada akhir Desember 2022 lalu. (Dok)

Jumlah Guru Penggerak tahun 2022 untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara sebanyak lebih kurang 28 orang, dan dibagi menjadi 6 kelompok.

Setiap 1 kelompok  beranggotakan 4 Guru, dan di dalam setiap kelompok terdapat Guru PNS, dan Guru Swasta, yang terdiri dari guru di SD, SMP, SMA dan SMK.

“Guru Penggerak ini dilatih selama 6 bulan. Setelah menjalani pelatihan, maka mereka dapat mempromosikan hasil karya mereka di masyarakat, atau pun juga ke Guru-guru yang lainnya, yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Utara, dengan cara melakukan Festival Pameran di Lapangan Terbuka atau di Ruang Aula yang terbuka untuk umum,” tutur Irwan lagi.

Manfaat atau kegunaan Guru Penggerak itu, lanjut Irwan, adalah meningkatkan kompetensi-kompetensi sebagai Pemimpin Pembelajaran yang berpusat pada murid.

Sedangkan menurut Koordinator Wilayah Pendidikan di Kecamatan Kualu Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rahman Saleh Tanjung, S.Pd., Guru Penggerak sangat berguna untuk memodernisasi dan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Dengan adanya Guru Penggerak atau GP di Kabupaten Labuhanbatu Utara, kiranya dapat memberikan kesempatan kepada para Guru terbaik bangsa untuk menghadirkan perubahan nyata bagi dunia pendidikan Indonesia, melalui pendaftaran menjadi Guru Penggerak,” tutur Rahman Saleh Tanjung.

Sejumlah perwakilan Guru dan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara, yang dimintai tanggapannya terkait adanya Guru Penggerak tersebut, mengakui bahwa masyarakat juga sangat antusias dengan adanya upaya memodernisasi dan memajukan dunia pendidikan di Labuhanbatu Utara.

Warga masyarakat dari Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, R Silalahi dan Ibu N Manurung, yang berlokasi di Desa Damuli Pekan, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, beserta Guru SD, SMP, dan SMA, menyambut dengan riang gembira diadakannya Guru Penggerak ini.

“Agar anak-anak didik yang ada di Kabupaten Labuhanbau Utara ini tidak ketinggalan di dunia pendidikan, dan dunia elektronika, dibandingkan dengan yang ada di Kota-Kota Besar seperti Jakarta, Medan dan sekitarnya,” ujar Ibu N Manurung kepada wartawan Sinar Keadilan Perwakilan Jakarta Pusat, Jonny Silalahi., SE., MM.

Sebelum menutup sambutan dan pengarahannya, Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Kadis Pendidikan Pemkab Labura), Irwan, S.Pd., M.Pd., membacakan pantun sebagai motivasi.

“Pakai baju warna biru, karena akan pergi ke Medan. Dengarkan apa Perintah Ibu Guru, supaya jadi anak pintar,” ujarnya.

“Nenek berdandan pakai pupur, berkata akan kondangan luas. Cintailah Ilmu sepanjang umur, agar sukses sepanjang masa,” lanjut Irwan.

“Kami pulang ke Desaku, Desaku sangat ramah dan mulia. Jangan bosan baca buku, buku adalah jendela dunia,” tutur Irwan mengakhiri.(Jonny Silalahi, SE., MM., wartawan Sinar Keadilan Perwakilan Jakarta Pusat di Labuhanbatu Utara)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Urgen, Nelayan Butuh Wamen KKP Yang Ngerti Persoalan Dan Kebutuhan Sektor Perikanan

Presiden Joko Widodo diminta memperhatikan dengan seksama kondisi