Minimalisir Penyimpangan, Kejagung Siap Kawal Dana Desa Senilai Rp 832,3 Triliun

Minimalisir Penyimpangan, Kejagung Siap Kawal Dana Desa Senilai Rp 832,3 Triliun

- in DAERAH, HUKUM, NASIONAL
30
0
Ikuti Rakosnas Forkominda di Batam, Jamintel Jan S Maringka Tekankan Cipta Kondisi Jelang Pemilu.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan kesiapannya dalam mengawal penyaluran dana desa. Hal itu dilakukan agar dana desa dapat dimanfaatkan secara optimal dan meminimalisir penyimpangan.

“Kami siap mengawal agar dana desa bisa tersalur tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran,” kata Jaksa Agung Muda (JAM Intel) Jan S. Maringka dalam acara workshop Pengawasan Program Inovasi Desa (PID) yang diadakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di JS Luwangsa Hotel, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (24/10/2018).

Menurutnya, kerja sama yang erat antara Kejagung dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi diikat oleh nota kesepakatan yang ditandatangani pada15 Maret 2018 lalu. Salah satunya melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4) yang berupaya menjadi katalisator pembangunan desa.

“Dengan Semangat kebersamaan, Kejaksaan mendukung percepatan program pembangunan,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, kehadiran TP4 juga sebagai paradigma baru pemberantasan korupsi yang mengedepankan pendekatan pencegahan.

“Hal ini sangat dibutuhkan, mengingat pada tahun 2019 Pemerintah mengalokasikan dana desa dalam RAPBN hingga Rp 832,3 triliun,” katanya.(Richard)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like