Meski Unggul, Internazionale Kudu Waspadai Klub Ukraina

Meski Unggul, Internazionale Kudu Waspadai Klub Ukraina

- in DUNIA, OLAHRAGA, PROFIL, World
55
0
Liga Champions, Inter Milan Vs Shakhtar Donetsk, Meski Unggul, Internazionale Kudu Waspadai Klub Ukraina. - Foto: Inter Milan berhadapan dengan Shakhtar Donetsk pada pekan ke-5 Liga Champions UEFA yang digelar 25 November 2021.(Reuters)Liga Champions, Inter Milan Vs Shakhtar Donetsk, Meski Unggul, Internazionale Kudu Waspadai Klub Ukraina. - Foto: Inter Milan berhadapan dengan Shakhtar Donetsk pada pekan ke-5 Liga Champions UEFA yang digelar 25 November 2021.(Reuters)

Duel antara Inter Milan vs Shakhtar Donetsk di Liga Champion 2021 matchday 5 akan dihelat di Stadion Giuseppe Meazza, Italia, Pukul 00.45 WIB pada Kamis (25/11/2021). 

Untuk laga ini, Inter Milan bakal menyambut laga dengan kepercayaan diri tinggi. Di pertandingan terakhir Liga Italia Serie A pada Minggu (21/11), Nerazzurri, julukan Inter Milan, berhasil mengalahkan pemuncak klasemen sementara, Napoli, dengan skor 3-2. 

Kini, giliran persaingan di Grup D  Liga Champions 2021/2022 yang bakal diperjuangkan oleh Lautaro Martinez dan kawan-kawan. 

Saat ini, Inter Milan duduk di urutan ke-2 klasemen dengan 7 angka, selisih 2 poin dari Real Madrid di posisi puncak. 

Sedangkan, Shakhtar Donetsk masih mencari kemenangan perdananya sejak 4 laga terakhir UCL. 

Klub asal Ukraina ini hanya meraih 1 hasil imbang dan 3 kekalahan dalam kesempatan tersebut. 

Deretan hasil minor itu membuat Shakhtar Donetsk terpuruk di dasar klasemen, peringkat 4, dengan hanya mengantongi 1 poin. 

Inter Milan lebih diunggulkan ketimbang Shakhtar Donetsk. Terlebih di laga nanti, Nerazzurri bakal tampil di hadapan para fansnya sendiri di Stadion Giusseppe Meazza. 

Skuad arahan Simone Inzaghi bakal tampil menyerang sejak awal laga. Inter Milan tergolong sebagai tim dengan serangan yang berbahaya. Sejauh ini, Lautaro Martinez dan kolega tercatat mampu melesakkan 20 tembakan di setiap pertandingan. 

Namun, dengan materi pemain depan yang cukup mumpuni, finishing touch Inter Milan di ajang Liga Champions masih kurang optimal.  

Dari sejumlah kesempatan yang diciptakan di tiap laga, hanya 1,5 yang berhasil berbuah gol. Hal itu membuat mereka hanya mendapat nilai konversi sebanyak 7 persen. 

Angka tersebut memang jauh lebih baik ketimbang Shakhtar Donetsk yang hanya melesakkan 1 gol dari 4 laga, tetapi juga bukan hasil bagus untuk tim sekelas Inter Milan.  

Di Liga Italia, torehan gol La Beneamata jauh lebih banyak, yakni 32 gol hanya dalam 13 laga. 

Kendati begitu, performa apik di laga kontra Napoli pekan lalu, dipastikan bakal membuat motivasi para pemain Inter Milan meningkat tajam. 

Salah satu pemain yang ditengarai bakal mencuri perhatian adalah Lautaro Martinez. Di pertandingan Liga Italia terakhir, striker asal Argentina ini akhirnya menyudahi puasa gol selama 1 bulan terakhir lewat torehan 1 golnya ke gawang Napoli. 

Shakhtar Donetsk memang tidak diunggulkan di laga nanti. Namun, Inter Milan harus waspada karena lawan mereka dibesut oleh pelatih asal Italia yang pernah menukangi Palermo, Benevento, dan Sassuolo, yakni Roberto De Zerbi. 

De Zerbi bisa berharap banyak kepada skuad yang dimilikinya, termasuk Tete, Fernando, Lassina Traore, dan Georgiy Sudakov.  

Sejauh ini, keempat pemain itulah yang paling banyak menyumbang gol untuk Shakhtar Donetsk di Liga Ukraina. 

Terkain kondisi pemain, Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi masih tidak bisa menurunkan bek tengah andalannya yakni Stefan de Vrij. 

Sebagai gantinya, bek kawakan Andrea Ranocchia akan berduet dengan bek muda Italia, Alessandro Bastoni. 

Di samping de Vrij, Alexis Sanchez juga masih absen lantaran cedera. Pos penyerang masih akan diisi oleh Edin Dzeko dan Lautaro Martinez. 

Sementara itu, Shakhtar Donetsk akan melawat ke Italia dengan skuad terbaiknya. Pelatih Roberto De Zerbi masih akan menerapkan formasi 4-2-3-1. Posisi 3 gelandang serang akan diisi oleh Tete, Pedrinho, dan Manor Solomon. 

Salah seorang pemain Internazionale Milano atau Inter Milan, Federico Dimarco memperingatkan Nerrazzuri jelang pertandingan melawan Shakhtar Donetsk. 

“Kami tahu apa yang terjadi tahun lalu, semuanya ada di tangan kami,” ujar Federico Dimarco seperti dilansir UEFA.com. 

Kemenangan akan memungkinkan juara Serie A lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan satu pertandingan tersisa, asalkan Sheriff tidak menang melawan Real Madrid. 

Juara Serie A itu gagal mengalahkan Shakhtar di laga terakhir penyisihan grup di musim 2020/2021 ketika mereka membutuhkan kemenangan untuk lolos ke babak 16 besar. 

Mereka meraih hasil imbang 0-0 tahun lalu dan kembali pada bulan September, dalam pertandingan terbalik yang dimainkan di Ukraina. 

“Pertandingan melawan Shakhtar adalah pertandingan yang sulit dan kami tahu apa yang terjadi tahun lalu. Sekarang semuanya ada di tangan kita. Kita hanya harus bermain seperti yang kita tahu. Akan penting untuk melampaui babak penyisihan grup karena kami belum bisa melakukannya selama beberapa tahun,” tuturnya. 

Dimarco adalah produk akademi Inter Milan dan kembali ke klub setelah dipinjamkan ke Ascoli, Empoli, Sion, Parma dan Hellas Verona. 

“Saya terlahir sebagai penggemar Inter Milan. Saya merasakan cinta ini di dalam diri saya,” ujar sang bek. 

Bahkan, sejak masa kecilnya, Dimarco mengaku selalu merasa tidak enak jika melihat Inter Milan mengalami kekalahan. 

“Saya merasakan hal yang sama bahkan sebelum bermain untuk Inter Milan, sejak saya masih kecil. Ketika Inter Milan kalah, saya merasa tidak enak,” imbuhnya. 

Pemain berusia 24 tahun itu melakukan debutnya bersama Inter Milan dalam pertandingan Liga Eropa melawan Qarabag pada Desember 2014, saat berusia 17 tahun. 

“Saya ingat itu sebelum Natal. Bagi saya, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan, sesuatu yang saya impikan sebagai seorang anak. Mengenakan jersey tim yang saya dukung sungguh luar biasa,” kenangnya. 

Dimarco juga mengaku pernah mengalami masa-masa sulit bersama Inter Milan. 

“Ada masa-masa sulit, terutama ketika saya cedera atau saya tidak bermain,” ujar pemain berusia 24 tahun itu. 

Namun, semua pengalaman itu, tambahnya, membuatnya semakin bertumbuh dan dewasa. 

“Tapi saya pikir pengalaman ini telah membantu saya untuk tumbuh dan dewasa, untuk menjadi seorang pria. Sekarang saya lebih mengenal diri saya dan kemampuan saya,” tandas Dimarco.*** 

Prediksi Susunan Pemain 

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Andrea Ranocchia, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Arturo Vidal, Ivan Perisic; Edin Dzeko, Lautaro Martinez. 

Pelatih: Simone Inzaghi. 

Shakhtar Donetsk (4-2-3-1): Anatolii Trubin; Dodo, Marlon Santos, Mykola Matvienko, Ismaily; Maycon, Taras Stepanenko; Tete, Pedrinho, Manor Solomon; Fernando. 

Pelatih: Roberto De Zerbi. 

Head to Head (H2H) 

Inter Milan punya tren bagus saat berjumpa Shakhtar Donetsk. Dari 6 pertemuan, Inter Milan tidak pernah sekalipun menelan kekalahan. Namun, di 3 laga terakhir, Inter Milan tercatat hanya mampu bermain imbang. 

Hasil 5 pertemuan terahir Inter Milan vs Shakhtar Donetsk 

28/09/21, Shakhtar Donetsk 0 – 0 Inter Milan 

10/12/20, Inter Milan 0 – 0 Shakhtar Donetsk 

28/10/20, Shakhtar Donetsk 0 – 0 Inter Milan 

18/08/20, Inter Milan 5 – 0 Shakhtar Donetsk 

25/08/05, Inter Milan 1 – 1 Shakhtar Donetsk 

 

Hasil 5 Laga Terakhir Inter Milan 

28/10/21, Empoli 0 – 2 Inter Milan 

31/10/21, Inter Milan 2 – 0 Udinese 

04/11/21, Sheriff 1 – 3 Inter Milan 

08/11/21, AC Milan 1 – 1 Inter Milan 

22/11/21, Inter Milan 3 – 2 Napoli 

 

Hasil 5 Laga Terakhir Shakhtar Donetsk 

27/10/21, Chornomorets 0 – 3 Shakhtar Donetsk 

30/10/21, Shakhtar Donetsk 4 – 1 Desna 

04/11/21, Real Madrid 2 – 1 Shakhtar Donetsk 

07/11/21, Kolos Kovalivka 1 – 3 Shakhtar Donetsk 

20/11/21, Shakhtar Donetsk 2 – 0 Rukh Vynnyky 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Setan Merah Sudah Kepengen Banget ke San Siro

Atletico Madrid akan menghadapi Manchester United dalam babak 16 Besar Liga Champions.   Bintang Atletico Madrid,