Menteri BUMN Tak Muncul, Tak Punya Tempat Menginap, Buruh PT Pelindo I Belawan Digiring Ke Polsek Gambir

Menteri BUMN Tak Muncul, Tak Punya Tempat Menginap, Buruh PT Pelindo I Belawan Digiring Ke Polsek Gambir.

Tak kunjung ditemui Menteri BUMN Rini Soemarno, ratusan buruh PT Pelindo I Belawan yang menggelar aksi unjuk rasa di hari kesembilan, digiring oleh aparat kepolisian dari Polsek Gambir, Jakarta Pusat ke kantor Polsek Gambir, agar para buruh memperoleh tempat menginap.

 

Aksi yang digelar sejak pagi hari di depan Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka, Selatan Nomor 13, Jakarta Pusat pasa Senin (06/03/2017 itu berkahir malam hari dan berlangsung tenang, meskipun Menteri Rini tidak kunjung menunjukkan batang hidungnya kepada buruh.

 

Dikatakan April, pihaknya akan terus menggelar aksi di depan Istana Negara hingga Presiden Joko Widodo mau bertemu langsung dengan para buruh, agar persoalan yang mereka hadapi di PT Pelindo I Belawan bisa diambil keputusan oleh Presiden sendiri.

 

“Soalnya sudah bertahun-tahun kami tidak pernah digubris oleh Kementerian BUMN dan PT Pelindo I. Kami berharap Bapak Presiden Republik Indonesia bisa kami temui dan menyampaikan langsung persoalan ini. Kami yakin, hanya Bapak Presiden Jokowi yang bisa menyelesaikan dan memutuskan nasib kami di PT Pelindo I Belawan,” tutur April, Senin malam (06/03/2017).

 

April Waruwu mengatakan, meskipun dilarang, mereka akan tetap bertahan di sekitar Istana Negara.

 

“Kami mau gimana lagi. Kami tidak punya tempat. Rumah kami di Medan. Di sini kami ya tak punya tempat,” kata April.

 

Ratusan buruh tersebut masih mempertanyakan sikap pemerintah yang hingga saat ini tidak memperdulikan nasib mereka. Presiden RI, Jokowi yang pernah berjanji untuk mewujudkan Nawacita saat menjadi calon presiden 2014 lalu dianggap telah ingkar.

 

Sudah satu Minggu lebih ratusan buruh karyawan PT Pelindo I tersebut berada di Jakarta. April mengatakan, hingga saat ini belum ada respon dari pemerintah untuk menanggapi persoalan mereka.

 

“Apa seperti ini sikap pemerintah sama rakyatnya? Kami sudah seminggu di sini tapi pemerintah tidak perduli sama kami. Hati pemerintah ini melihat rakyatnya seperti ini? Mana realisasi janji Nawacitanya Pak Jokowi?” ujar April.

 

April menyampaikan, mereka akan tetap bertahan sampai Presiden Joko Widodo memberikan kepastian atas nasib ratusan buruh PT Pelindo I Belawan itu.

 

Dikarenakan tidak ada jawaban, dan tidak ada penginapan, aparat Kepolisian dari Polsek Gambir meminta para buruh agar sekiranya mau bermalam di sekitar kantor Polsek Gambir. Soalnya, dalam beberapa hari aksi di Jakarta, terutama di depan Istana Negara, pada buruh yang tergabung dalam Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejatera Indonesia (PK SBSI) Kopkarpel UPTK Belawan-Pelindo I dari Federasi Industri, Kesehatan, Energi dan Pertambangan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FIKEP SBSI) Medan itu hanya bisa tidur di trotoar, halte bus dan di bawah tenda petugas kepolisian yang kebetulan ada di seberang Istana Negara.

 

“Kami menuju Polsek Gambir, dan beristirahat malam ini di Polsek Gambir,” ujar April.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*